SAMPIT – DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur Kotim mengingatkan, agar pemerintah membantu memasarkan produk lokal yang banyak dikembangkan oleh pelaku UMKM di daerah ini, salah satunya jamu tradisional.
“Mengingat jamu juga merupakan salah satu produk khas dari daerah kita yang biasanya dikembangkan oleh pelaku UMKM rumahan, sehingga dalam pemasarannya perlu memiliki label agar lebih dikenal di luar daerah,”kata Anggota DPRD Kotim, Riskon Fabiansyah, Kamis 7 Desember 2023.
Apalagi unarnya, Budaya Sehat Jamu ditetapkan sebagai Representative List of the Intangible Cultural Heritage of Humanity oleh UNESCO pada sidang sesi ke-18 Intergovernmental Committee for the Safeguarding of the Intangible Cultural Heritage di Kasane, Republik Botswana.
“Jamu merupakan salah satu warisan ilmu pengetahuan dari nenek moyang Bangsa Indonesia yang sudah disebutkan dalam relief, primbon, prasasti dan kitab-kitab lama Nusantara,”ujarnya.
Menurutnya, upaya Pelestarian jamu tradisional ini harus dibantu oleh pemerintah agar para pembuat jamu tetap bertahan di tengah gencaran banyaknya produk kesehatan dari luar daerah saat ini.
“Selama ini jamu telah menjadi ensiklopedi ekologis, pengetahuan teknologi kesehatan, dan penanda peradaban, sekaligus sebagai local knowledge dan local wisdom dari budaya Nusantara yang sangat berharga. Selain menjadi kekayaan budaya dan alam Indonesia, jamu juga memiliki nilai strategis dari sisi ekonomi,”pungkasnya.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post