SAMPIT – Mitra kerja pada Komisi III DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menyampaikan masih banyak kekurangan anggaran untuk membiayai sejumlah kegiatan. Salah satunya pada Dinas Pendidikan (Disdik).
“Pada Dinas Pendidikan Pagu indikatif disepakati Rp 608 milyar lebih, namun pada saat pembahasan disampaikan ada beberapa point yang masih belum terpenuhi, seperti usulan kenaikan gaji PNS dan P3K pada tahun 2024 mendatang,”kata Ketua Komisi III DPRD Kotim, Sanidin, Kamis 23 November 2023.
Serta, ujarnya, usulan pengangkatan P3K tahun 2024 mendatang dan beberapa hal lainnya dengan total anggaran yang masih kurang sebanyak Rp 58 miliar lebih.
“Kemudian pada Dinas Kesehatan, pagu indikatif Rp 214 miliar lebih. Dalam pembahasan ada beberpa point yang belum terdanai ada 3 kegiatan, pertama premi jkn 2024 Rp 36 miliar lebih, kedua insentif nakes Rp 17 miliar lebih, ketiga usulan musrenbang pada tahun 2023 lalu sebesar Rp 900 juta lebih,”bebernya.
Selanjutnya, pada RSUD dr Murjani Sampit. Pagu indikatif Rp 180 miliar lebih, ada beberapa yang masih kekurangan untuk tahun 2024 mendatang dari pagu yang sudah disediakan itu.
“Diantaranya. Untuk tunjangan P3K Rp 8 miliar lebih, gaji tenaga kontrak pemerintah daerah, insentif nakes Rp 19 miliar lebih, penambahan belanja BLUD Rp 37 miliar lebih, dengan total kekurangan Rp 68 miliar lebih,”ucapnya.
Kekurangan tersebut telah disampaikan kepada tim anggaran pemerintah daerah untuk ditindaklanjuti sesuai dengan kemampuan keuangan daerah.
(dia/matakalteng.com)






















Discussion about this post