SAMPIT – Anggota DPRD Kotawaringin Timur (Kotim) SP Lumban Gaol mengatakan sektor pendidikan harus menjadi perhatian khusus, bahkan sebanyak 20 persen dari dana APBD digelontorkan untuk dunia pendidikan.
Seperti yang telah disampaikan Bupati dalam pidatonya, bahwa pada APBD Kotim memiliki bobot postur pendapatan Rp2.177.286.255.176,- dengan realisasi pendapatan Rp1.924.665.709.034,76,- dengan persentase 88,9% dan realisasi belanja sebesar Rp1.902.863.571.762.12,- dengan persentase 84,09%.
“Dari realisasi belanja Rp1,9 triliun tersebut, digunakan kurang lebih Rp500 milyar di OPD Dinas Pendidikan. Hal ini sejalan dengan amanat undang-undang yang mensyaratkan minimal 20% APBD ada di dunia pendidikan. Apakah Rp 500 itu masih kecil,” ucap Anggota DPRD Kotim SP Lumban Gaol, Senin 10 Juli 2023.
Menurutnya, sebanyak apapun nilai uang tidak akan pernah cukup bagi orang orang serakah. Namun sekali lagi bagaimana semua pihak membelanjakannya dengan baik dan penuh rasa tanggung jawab dengan integritas tinggi.
“Saya juga mengucapkan terima kasih kepada Bupati yang sudah memerintahkan wakil Bupati bersama dengan kepala Dinas Pendidikan dengan jajaran bersama saya mewakili komisi 3 untuk melakukan sidak di SDN 4 Sawahan yang terletak di perumahan Binakarya,” bebernya.
Sidak itu terkait banyaknya laporan masyarakat sekitar yang sedang mendaftarkan anak-anak mereka ke sekolah dasar bisa diterima lagi akibat dari over kuota di sekolah tersebut.
“Namun dengan dasar tanggung jawab bersama sebagai pengayom masyarakat dengan spontan membuat suatu keputusan melalui wakil Bupati menyampaikan agar semua siswa yang tidak diterima agar diterima kembali menggunakan ruangan yang seadanya sambil dengan menargetkan sesegera mungkin akan melakukan pembangunan ruangan baru sebagai solusi jangka pendek,”
(dia/matakalteng.com)






















Discussion about this post