SAMPIT – Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor melalui Wakil Bupati Irawati menyampaikan rancangan kebijakan umum anggaran (KUA) dan prioritas plafon anggaran sementara (PPAS) tahun anggaran 2024 dalam rapat paripurna di DPRD Kotim, 10 Juli 2023.
“Sebagai agenda yang telah kita tetapkan bersama, bahwa pihak eksekutif secara resmi menyediakan rancangan KUA PPAS tahun anggaran 2024. Penyampaian ini, merupakan rangkaian atau siklus dalam proses penyusunan anggaran daerah Pada setiap tahun anggaran dengan ber pedoman pada Ketentuan yang diatur dalam peraturan menteri dalam negeri nomor 77 tahun 2020 tentang pedoman teknis pengelolaan keuangan daerah,” kata Irawati, Senin 10 Juli 2023.
Ada beberapa capaian kinerja ekonomi Kabupaten Kotim selamat tahun 2021 sampai dengan 2022 yaitu laju pertumbuhan ekonomi meningkat signifikan yaitu sebesar 2,10 persen pada tahun 2021, meningkat menjadi 7,76 persen pada tahun 2022.
“Kemudian inflasi mengalami kenaikan yaitu sebesar 4,62 persen pada tahun 2021, dan 5,99 persen pada tahun 2022. Namun kita telah berupaya maksimal untuk menurunkan dan menstabilkan tingkat inflasi di Kotim melalui beberapa kegiatan,” bebernya.
Yaitu mengadakan pasar murah di beberapa tempat. Upaya ini semua diharapkan dapat menurunkan atau menstabilkan tingkat inflasi di Kabupaten Kotim.
“Kemudian pada tahun lalu juga kita mengalami peningkatan pendapatan perkapita atas dasar harga berlaku dari RP. 68,65 juta pada tahun 2021 menjadi RP. 76,73 juta pada tahun 2022,” tegasnya.
Selain itu, angka kemiskinan cenderung masih ada peningkatan dari 5,91% pada tahun 2021 menjadi 5,95% pada tahun 2022. Namun untuk tingkat pengangguran terbuka mengalami penurunan dari 5,15% pada tahun 2021 menjadi 5,00% pada tahun 2022.
“Kemudian indeks pembangunan manusia IPM cenderung lebih baik yaitu 71,38 pada tahun 2021 menjadi 71,67 pada tahun 2022. Jika kita melihat kinerja ekonomi daerah di atas, memang ada beberapa indikator ekonomi yang mengalami penurunan, namun ada juga beberapa indikator ekonomi yang masih bisa bertahan bahkan meningkat. Kondisi ini diharapkan sebagai awal pertumbuhan perekonomian yang lebih baik pada tahun berikutnya,” pungkasnya.
(dia/matakalteng.com)





















Discussion about this post