KASONGAN – Konferensi Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Katingan diharapkan tidak hanya menjadi ajang pemilihan pengurus baru, tetapi juga forum strategis untuk merumuskan solusi atas berbagai persoalan guru.
Harapan tersebut disampaikan Anggota DPRD Kabupaten Katingan, H Fahmi Fauzi, usai pembukaan konferensi yang digelar di aula Kantor Bappedalitbang, dua hari lalu.
Fahmi Fauzi, menegaskan pentingnya menyediakan ruang bagi guru untuk menyampaikan aspirasi secara langsung dalam konferensi tersebut.
“Panitia sebaiknya menyiapkan wadah apresiasi agar guru bisa mengutarakan permasalahan dan mencari solusi bersama,” ungkapnya, Jumat, 1 Agustus 2025.
Dia menyebut isu yang kerap dihadapi para pendidik antara lain menyangkut kesejahteraan, profesionalisme, dan kondisi kerja. Menurutnya, kebijakan yang tepat diperlukan untuk meningkatkan mutu pendidikan sekaligus menjamin kesejahteraan guru.
“Sebagai wakil rakyat, saya mendorong adanya perbaikan kebijakan yang berpihak kepada guru,” tegas legislator Partai NasDem itu.
Lebih lanjut, Fahmi Fauzi menilai sejumlah isu seperti peningkatan tunjangan, penyediaan fasilitas yang layak, serta penguasaan teknologi digital perlu mendapat perhatian serius. Selain itu, perlindungan profesi guru dari kekerasan dan tindakan yang mengganggu proses belajar mengajar juga menjadi hal mendesak.
Dia pun mengajak PGRI untuk memaksimalkan perannya sebagai organisasi profesi yang memperjuangkan hak guru dan meningkatkan kualitas pendidikan.
“Kesimpulannya, mari kita bersama-sama mencari solusi konstruktif demi pendidikan yang lebih baik di Kabupaten Katingan,” tandasnya.
(anr/matakalteng.com)






















Discussion about this post