• Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman
  • Kontak
Sabtu, 25 Juli 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
Mata Kalteng
  • Home
  • News
  • Daerah
    • Kalimantan Tengah
    • Palangka Raya
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Legislatif
    • DPRD Kalimantan Tengah
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Seruyan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom
    • Advetorial
    • Opini
  • Home
  • News
  • Daerah
    • Kalimantan Tengah
    • Palangka Raya
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Legislatif
    • DPRD Kalimantan Tengah
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Seruyan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom
    • Advetorial
    • Opini
Mata Kalteng
  • News
  • Daerah
  • Legislatif
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom

Beranda » Kontrak Berakhir, Alat Berat Ditarik sampai Aktivitas Petani Mandek

Kontrak Berakhir, Alat Berat Ditarik sampai Aktivitas Petani Mandek

Minggu, 23 November 2025
in DPRD Kalimantan Tengah
A A
Anggota Komisi II DPRD Kalteng, Sutik.

Anggota Komisi II DPRD Kalteng, Sutik.

Share on FacebookShare on Twitter

PALANGKA RAYA – Program cetak sawah nasional di Kabupaten Kotawaringin Timur terungkap realisasinya baru mencapai sekitar 10 persen dari total target yang diajukan. Pari lebih dari 4.000 hektare yang diusulkan, hanya 405 hektare yang berhasil dicetak di Desa Handil Sohor, Samuda, Kotim. 

Mandeknya pekerjaan membuat petani kecewa. Kontrak kerja berakhir sebelum target tercapai, dan seluruh alat berat sudah ditarik dari lokasi. Hal itu disampaikan Anggota Komisi II DPRD Kalimantan Tengah, Sutik, usai menerima banyak keluhan dari masyarakat saat melakukan reses di daerah pemilihannya (Dapil II Kotim–Seruyan).

Baca juga berita lainnya

Komisi III DPRD Kalteng Dorong BGN Miliki Struktur Definitif di Daerah

Anggaran Terbatas, Peningkatan Jalan Nasional Sulit Direalisasikan

PLN Diminta Evaluasi Pemadaman Bergilir, DPRD Kalteng Soroti Dampak ke UMKM

Perizinan Tambang Rakyat Diminta Tanpa Proses Berbelit, DPRD Kalteng Kawal ke Pusat

“Di Kotim kemarin memang diajukan 4.000 hektare lebih. Tapi karena kontraknya tidak selesai, hanya 405 hektare yang tercetak. Yang sudah tercetak itu sudah ditanami,” ujarnya, Minggu 23 November 2025. Menurut Sutik, pekerjaan terhenti karena alat berat dipulangkan begitu masa kontrak selesai. “Program ini kan dari pusat. Kemarin alatnya diangkut semua, jadi baru tercetak 405 hektare,” jelasnya.

Meski demikian, Sutik berharap hasil yang sudah dicapai dapat menjadi pertimbangan agar pemerintah pusat kembali menurunkan bantuan. “Dicoba dulu mudah-mudahan yang 400 itu nanti berhasil, dan pusat bisa menambah bantuan lagi untuk ketahanan pangan Kalteng,” katanya.

Legislator Gerindra ini menilai hasil cetak sawah di Desa Handil Sohor, Samuda cukup baik dan layak dilanjutkan. “Dulu itu hutan, sekarang dicetak. Saya lihat bagus, mudah-mudahan cocok lah di sana,” ucapnya. Dalam reses sebelumnya, Sutik juga mencatat sejumlah hambatan yang dialami petani, terutama akses menuju lahan.

“Keluhannya cuma jalan. Jalan menuju lokasi sawah belum bisa dilalui roda empat. Jadi kalau angkut pupuk atau bibit itu lewat klotok,” ungkapnya. Kondisi itu membuat biaya angkut melonjak dan membebani petani. “Klotok itu tidak bisa bawa muatan banyak,” tambahnya. Selain akses, petani juga dirugikan karena bibit bantuan dari pusat datang terlambat hingga tidak dapat digunakan.

“Bibit itu datangnya kelamaan, jadi sudah lapuk. Petani akhirnya beli sendiri,” kata Sutik. Ia juga menyoroti minimnya regenerasi petani. “Anak muda belum ada yang terjun. Program jagung kemarin ada, dan kita harap berhasil,” ujarnya. Sutik mengatakan sebagian besar masyarakat di wilayah tersebut lebih memilih menanam kelapa sawit dibandingkan tanaman pangan.

“Kalau sawit, mau semua,” katanya. Terkait kelanjutan program cetak sawah, Sutik menegaskan masih menunggu kejelasan dari pemerintah pusat. “Ini kan program pusat. Saya belum tahu pasti kelanjutannya seperti apa. Nanti kami coba koordinasi lagi. Mudah-mudahan bisa dilanjutkan,” pungkasnya.

(nra/matakalteng)

Share1Tweet1SendShareShareSendScan
ad-space
Previous Post

Tahap Kedua Bazar Sembako Murah Gubernur Kalteng Digulirkan, 23.000 Paket Disiapkan untuk Kotim

Next Post

Layanan Dasar Minim, Purdiono ungkap Listrik dan Sinyal Kerap Padam

Berita Terkait

Komisi III DPRD Kalteng Dorong BGN Miliki Struktur Definitif di Daerah
DPRD Kalimantan Tengah

Komisi III DPRD Kalteng Dorong BGN Miliki Struktur Definitif di Daerah

Selasa, 7 Juli 2026
Anggaran Terbatas, Peningkatan Jalan Nasional Sulit Direalisasikan
DPRD Kalimantan Tengah

Anggaran Terbatas, Peningkatan Jalan Nasional Sulit Direalisasikan

Selasa, 7 Juli 2026
PLN Diminta Evaluasi Pemadaman Bergilir, DPRD Kalteng Soroti Dampak ke UMKM
DPRD Kalimantan Tengah

PLN Diminta Evaluasi Pemadaman Bergilir, DPRD Kalteng Soroti Dampak ke UMKM

Selasa, 7 Juli 2026
Perizinan Tambang Rakyat Diminta Tanpa Proses Berbelit, DPRD Kalteng Kawal ke Pusat
DPRD Kalimantan Tengah

Perizinan Tambang Rakyat Diminta Tanpa Proses Berbelit, DPRD Kalteng Kawal ke Pusat

Kamis, 2 Juli 2026
DPRD Minta Kajian Kelayakan Jadi Dasar Pengembangan RS Kalawa Atei
DPRD Kalimantan Tengah

DPRD Minta Kajian Kelayakan Jadi Dasar Pengembangan RS Kalawa Atei

Kamis, 2 Juli 2026
DPRD Kalimantan Tengah

DPRD Kalteng Minta PLN Buka Informasi Soal Pemadaman Bergilir

Rabu, 1 Juli 2026
Load More
Next Post

Layanan Dasar Minim, Purdiono ungkap Listrik dan Sinyal Kerap Padam

Pemkab Kobar Gelar Turnamen Sepak Bola Bupati Cup 2025

Kwartir Ranting Baamang Gelar Penyuluhan Hidup Sehat untuk Penegak, Pandega, dan Pembina Pramuka

Respons Audiensi AMPEHU, Dishut Siap Turun Lapangan dan Perkuat Patroli KPH

Wagub: "Penyelesaian RTRWP Penting agar Masyarakat Adat Tak Terbentur Status Kawasan"

Discussion about this post

Banner

PILIHAN EDITOR

HANI 2026, Pemkab Kotim Tegaskan Komitmen Wujudkan Daerah Bersih dari Narkoba

Kamis, 23 Juli 2026

BPBD Kotim Padamkan Karhutla di Perumahan CMDP, Api Melalap 1 Hektare Lahan Gambut

Kamis, 23 Juli 2026

Tabligh Akbar Bersama Ning Umi Laila, Irawati Ajak Masyarakat Perkuat Iman dan Ukhuwah Islamiyah

Selasa, 21 Juli 2026

Kotim Sepakati Raperda Penanganan Kawasan Kumuh, Perkuat Dasar Hukum Penataan Permukiman

Senin, 20 Juli 2026

PAN Kotim Tancap Gas Usai Terima SK, Abdul Hafid Bidik Tambah Kursi DPRD dan Perkuat Ranting

Minggu, 19 Juli 2026

Kotim Siaga Ganda Hadapi Karhutla dan Kekeringan, Dampaknya Mengancam Kesehatan dan Pertanian

Rabu, 15 Juli 2026

  • Hakim Nyatakan Penangkapan Tidak Sah, Rudiyanto Resmi Bebas dari Tahanan

    12235 shares
    Share 4894 Tweet 3059
  • TPP Bukan Hak bagi ASN

    5952 shares
    Share 2381 Tweet 1488
  • Ini Jadwal Libur Siswa saat Bulan Ramadhan

    4269 shares
    Share 1708 Tweet 1067
  • 317.000 Hektare Kebun Sawit Behasil Disita Satgas PKH

    3807 shares
    Share 1523 Tweet 952
  • Satgas PKH Dari Jakarta Akan Mendarat di Sampit, Tinjau Penyitaan Lahan Perusahaan Nakal

    3618 shares
    Share 1447 Tweet 905
  • Kunjungi Kalteng, Kasum TNI Pantau Langsung Penyitaan Lahan Satgas Garuda di Kotim

    2790 shares
    Share 1116 Tweet 698
  • PT HMBP dan Polda Kalteng Didenda Rp 335 Juta

    2367 shares
    Share 947 Tweet 592
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman
  • Kontak
COPYRIGHT © 2018-2023 MATA KALTENG. ALL RIGHT RESERVED.
PROUDLY POWERED BY TEKNO HOLISTIK.
TENTANG KAMI  |  PEDOMAN  |  DISCLAIMER
KEBIJAKAN PRIVASI  |  KONTAK
© 2018-2023 MATA KALTENG. ALL RIGHT RESERVED.
PT RAJA DIGITAL MEDIA
JL. BUMI RAYA I, PERUM.ZAHRANA, RT.01/RW.01
KEL. BAAMANG BARAT, KEC. BAAMANG
SAMPIT, KOTAWARINGIN TIMUR, KALIMANTAN TENGAH
PROUDLY POWERED BY TEKNO HOLISTIK

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • News
  • Daerah
    • Kalimantan Tengah
    • Palangka Raya
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Legislatif
    • DPRD Kalimantan Tengah
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Seruyan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom
    • Advetorial
    • Opini

COPYRIGHT © 2018-2023 MATA KALTENG
PROUDLY POWERED BY TEKNO HOLISTIK