PALANGKA RAYA – Akses jaringan telekomunikasi di wilayah Dapil III Kalimantan Tengah disebut semakin merata. Anggota Komisi IV DPRD Kalteng, Dapil III, Okki Maulana Razak, mengungkapkan bahwa hampir seluruh kawasan pemukiman kini sudah terlayani sinyal komunikasi, sesuai hasil reses yang ia lakukan baru-baru ini.
Menurut Okki, temuan di lapangan menunjukkan kondisi yang sejalan dengan laporan Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kalteng yang menyebut cakupan sinyal telah mencapai sekitar 90 persen di wilayah pemukiman. “Blank spot, Alhamdulillah, seperti yang disampaikan oleh pihak Kominfo, sekarang coverage sinyal sudah sampai di angka, kalau tidak salah, sekitar sembilan puluhan persen di daerah pemukiman,” ujarnya, Sabtu 22 November 2025.
Dia menegaskan bahwa selama reses, tidak ditemukan titik blank spot di area tempat tinggal masyarakat. “Yang saya rasakan saat reses kemarin, semua sudah ter-coverage sinyal dengan baik. Jadi pihak kami tidak menemukan blind spot di daerah pemukiman,” katanya.
Meski demikian, Okki mengakui bahwa blind spot masih ditemukan di jalur non-pemukiman, seperti jalan antar-kabupaten atau daerah dengan kepadatan rendah. Hal tersebut, menurutnya, masih wajar.
“Wajar saja kalau misalnya di area jalan antar kabupaten atau jalan non-pemukiman padat masih ada blank spot. Saya kira itu normal, karena prioritasnya sekarang adalah memberikan layanan sinyal ke masyarakat di daerah pemukiman padat terlebih dahulu,” jelasnya.
Okki menambahkan bahwa apa yang ditemukannya selama reses tidak bertentangan dengan data dan klaim resmi pemerintah daerah. “Sejauh ini masih sesuai dengan apa yang diklaim oleh Dinas Kominfo,” tutupnya.
(nra/matakalteng)






















Discussion about this post