PALANGKA RAYA – Anggota DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Asdy Narang, mendesak Pemerintah Provinsi Kalteng untuk segera menanggapi kerusakan parah pada jalan dan jembatan yang menghubungkan Kuala Kurun dengan Palangka Raya.
Kerusakan infrastruktur yang sudah berlangsung lama ini dinilai menghambat mobilitas masyarakat dan berdampak negatif pada aktivitas sehari-hari warga Kabupaten Gunung Mas. “Asdy Narang mengungkapkan, kondisi jalan di rute Kuala Kurun-Palangka Raya masih sangat buruk, bahkan baru-baru ini kami menerima laporan bahwa jembatan di Desa Tuyun mengalami kerusakan serius,” kata Asdy, Kamis 7 November 2024.
Politikus Partai NasDem ini mengingatkan bahwa persoalan kerusakan infrastruktur di kawasan tersebut sudah sering disampaikan sebelumnya, namun hingga kini belum ada tindakan nyata dari pemerintah daerah. Ia menekankan bahwa kerusakan tersebut sudah berlangsung cukup lama dan memerlukan perhatian khusus segera.
Asdy juga menyoroti minimnya kontribusi dari perusahaan besar swasta (PBS) yang mengakses jalan tersebut. Ia mengingatkan bahwa perusahaan-perusahaan yang memanfaatkan jalan umum yang dibangun dengan dana publik seharusnya ikut bertanggung jawab dalam menjaga dan memperbaiki infrastruktur tersebut.
“Mereka menggunakan jalan yang dibangun dengan uang rakyat, jadi sudah sewajarnya jika mereka berkontribusi dalam perbaikan jalan yang mereka pakai,” tegas Asdy. Kerusakan jalan dan jembatan ini juga berdampak pada keterlambatan distribusi logistik, yang mengganggu kelancaran kebutuhan sehari-hari masyarakat Kabupaten Gunung Mas.
Asdy menekankan bahwa kerusakan infrastruktur ini menghambat akses bagi barang-barang penting yang dibutuhkan oleh warga setempat. “Kami ingin pembangunan yang merata di seluruh wilayah Kalteng, bukan hanya di bagian barat. Apalagi gubernur sering menggunakan helikopter dan tidak merasakan langsung kondisi jalan yang buruk ini,” kritik Asdy.
Sebagai langkah tindak lanjut, Asdy meminta agar Pemprov Kalteng segera memperbaiki kerusakan jalan dan jembatan tersebut, serta melibatkan perusahaan-perusahaan yang memanfaatkan akses jalan tersebut untuk turut berkontribusi dalam pemeliharaan infrastruktur demi kesejahteraan masyarakat setempat.
(vi/matakalteng)






















Discussion about this post