SAMPIT – Kepala Sekolah SDN 1 Tumbang Gagu, Kecamatan Antang Kalang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mengalami luka lantaran kantor atau ruang guru di sekolah itu ditimpa pohon tumbang pada 7 November 2024.
“Saat kejadian, memang guru dan anak-anak pulang terlebih dahulu. Seperti biasa Pak Kepala sekolah tetap tinggal di kantor untuk menyelesaikan laporan ANBK,” kata Bahara, seorang guru di sekolah itu.
Menurutnya, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 13.00 WIB setelah ujian ANBK hari kedua selesai. Pada saat itu, pihak sekolah memulangkan para murid dan guru akibat gangguan sinyal Internet.
“Rencananya setelah sinyal internet kembali bagus, kami balik lagi ke sekolah pada sore hari,”tegasnya.
Terjadinya pohon tumbang diduga akibat banjir yang terjadi sehari sebelumnya, Rabu, 6 November 2024, menyebabkan tanah di sekitar pohon lemah sehingga pohon tercabut dari akarnya dan tumbang mengenai bangunan kantor.
“Cuaca saat kejadian cukup tenang tanpa ada angin kencang, namun memang pohon yang berada di belakang bangunan itu sudah lama mati tapi masih berdiri tegak,”bebernya.
Akibat kejadian itu, ruang kantor mengalami kerusakan parah, tampak atapnya terbelah di tengah-tengah. Selain itu, beberapa fasilitas penting seperti dua unit laptop, proyektor, printer, panel surya dan meja kursi ikut mengalami kerusakan.
“Setelah kejadian, kami berupaya menyelamatkan buku-buku siswa yang masih bisa diselamatkan dengan memindahkannya ke ruang kelas. Kami berharap adanya bantuan perbaikan secepatnya agar aktivitas belajar mengajar bisa kembali normal,”tutupnya.
(dia/matakalteng)





















Discussion about this post