PALANGKA RAYA – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Tengah, Kuwu Senilawati mendorong pemerintah dan masyarakat untuk dapat melestarikan dan memelihara kesenian daerah, terutama generasi muda.
Hal ini disampaikannya mengingat Kalteng memiliki kearifan lokal dan seni budaya yang cukup banyak. Maka dari itu Ia menilai pelestarian seni dan budaya sangat penting dilakukan sebagai warisan turun temurun untuk generasi berikutnya.
“Selain pemerintah keterlibatan serta peran masyarakat terutama para generasi muda sangat diperlukan untuk menjaga kearifan lokal dan seni budaya di Provinsi Kalteng,” ujar wanita yang juga merupakan Sekretaris Komisi III membidangi pendidikan, kesehatan dan pariwisata DPRD Kalteng, Minggu, 18 Juli 2021.
Kuwu juga menambahkan, pelestarian perlu dilakukan agar warisan yang sudah diturunkan turun temurun tersebut tidak hilang seiring perkembangan zaman. Ia menyebutkan, salah satu kearifan lokal yang mulai hilang dikalangan generasi muda yaitu kesenian karungut.
“Salah satu contoh kearifan lokal yang sudah mulai tergerus seiring perkembangan zaman dan kemajuan teknologi yakni ‘Karungut’ dan ‘pernak-pernik khas Dayak’. Agar tidak hilang nuansa lokalnya, maka wajib bagi kita mempertahankan keberadaannya. Jangan sampai jati diri kita sebagai masyarakat asli Dayak hilang begitu saja,” tegas Politisi dari Fraksi Partai Gerindra DPRD Kalteng ini
Saat ini Kalteng telah masuk berbagai macam budaya luar, dan disayangkan budaya ini justru diminati oleh generasi muda. Menurut Kuwu, ini menjadi salah satu penyebab kurang familiarnya generasi muda dengan budaya dan kearifan lokal daerah asal.
“Ini harus menjadi perhatian kita jangan sampai kearifan lokal dan seni budaya yang kita miliki tergeser oleh budaya luar. Kalau bukan kita, lalu siapa lagi,” pungkas wakil rakyat asal Daerah Pemilihan (Dapil) III Kalteng meliputi Kabupaten Gunung Mas, Katingan dan Kota Palangka Raya ini.
(liv/matakalteng.com)






















Discussion about this post