KUALA KURUN – Anggota DPRD Kabupaten Gumas Iceu Purnamasari mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk melestarikan kearifan lokal atau budaya Dayak di Bumi Habangkalan Penyang Karuhei Tatau.
“Saat ini, perkembangan kemajuan teknologi sudah sangat pesat dan ditakutkan akan mengikis budaya hingga kearifan lokal. Untuk itu, kami imbau kepada masyarakat agar tetap menjaga budaya kita, jangan sampai tergerus perkembangan zaman,” kata Iceu, Jumat, 20 September 2024.
Politisi Partai Golkar ini menuturkan, hampir semua wilayah kecamatan di Kabupaten Gumas sudah terjangkau jaringan telepon maupun internet, sehingga masyarakat dengan mudah mengakses semua hal yang diinginkan.
“Harus kita akui perkembangan teknologi dan modernisasi tidak bisa terbendung, dimana semua memiliki hak dan kepentingan untuk mengakses. Kemudahan pelayanan teknologi ini yang sangat mempengaruhi budaya lokal kita,” jelasnya.
Legislator dari dapil III mencakup Kecamatan Kurun, Mihing Raya dan Sepang ini mengajak masyarakat untuk tetap menjaga kearifan lokal, seperti gotong royong, seni, budaya, dan sejenisnya. Semua itu merupakan warisan nenek moyang dan menjadi identitas masyarakat Dayak di Kabupaten Gumas.
“Kearifan lokal kita tidak hanya sebagai identitas diri, tetapi juga sebagai wadah atau sarana untuk selalu bersikap positif, ramah, serta menjaga adat istiadat,” tandasnya.
(sid/matakalteng)






















Discussion about this post