BUNTOK – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Barsel meminta kepada semua aparat desa untuk maksimal dalam pengelolaan keuangan desa. Karena pengelolaan keuangan desa diharapkan bisa membantu sukses dan lancarnya pembangunan. Hal itu diucapkan oleh Nurul Hikmah, anggota DPRD Barsel, Rabu 25 Agustus 2021.
Politisi PPP Barsel itu mengatakan, desa memiliki peran sentral dalam menunjang kesuksesan pembangunan daerah yaitu sebagai tempat pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat walaupun dalam kenyataannya banyak pengelolaan keuangan desa yang belum memiliki manajemen yang baik.
“Sehingga sering terjadi kesimpangsiuran data dan inilah yang mendasari semuanya. Maka dirasa perlu dilaksanakanya pelatihan Pengelolaan Keuangan Desa di tahun 2021,” sebutnya.
Perlu diketahui, Alokasi Dana Desa (ADD) merupakan dana untuk membangun fasilitas di suatu desa serta membantu pula kesejahteraan dari masyarakat. Berdasarkan ketentuan dari Pemkab Barsel sesuai porsinya 30 persen untuk operasional dan 70 persen untuk pemberdayaan masyarakat.
Menurut dia, ADD tersebut bukan merupakan milik pribadi atau pemegang dana di suatu desa, sehingga harus dikelola sesuai dana maupun peruntukan yang ditetapkan. Dengan adanya program PNPM setiap tahunnya, lanjut dia, sudah tentu kegiatan itu sangat membantu majunya pembangunan di tingkat desa.
“Karena program PNPM yang dilaksanakan setiap tahun itu sangat didukung dan disambut baik oleh DPRD maupun Pemerintah Daerah Barsel karena mampu memberikan peningkatan kesejahteraan bagi masyarakat desa,” ungkapnya.
Politisi wanita itu mengimbau dan berharap, dengan besarnya ADD setiap tahunnya dianggarkan, dapat kiranya aparat di seluruh desa bisa mempergunakannya tepat pada sasarannya.
“Dengan penggunaan ADD tepat sasaran itu, diyakni pula pembangunan di tingkat desa bisa merata dan terus meningkat dari tahun ke tahun,” ujarnya.
(co/hab/matakalteng.com)






















Discussion about this post