• Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman
  • Kontak
Selasa, 9 Juni 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
Mata Kalteng
  • Home
  • News
  • Daerah
    • Kalimantan Tengah
    • Palangka Raya
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Legislatif
    • DPRD Kalimantan Tengah
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Seruyan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom
    • Advetorial
    • Opini
  • Home
  • News
  • Daerah
    • Kalimantan Tengah
    • Palangka Raya
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Legislatif
    • DPRD Kalimantan Tengah
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Seruyan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom
    • Advetorial
    • Opini
Mata Kalteng
  • News
  • Daerah
  • Legislatif
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom

Beranda » Maraknya Kasus Bundir, Bukti Lemahnya Mental Masyarakat

Maraknya Kasus Bundir, Bukti Lemahnya Mental Masyarakat

Minggu, 28 Juli 2024
in Opini
A A
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Nur Rahmawati, S.H***

Meningkatnya kasus bunuh diri akhir-akhir ini mengindikasikan melemahnya kesehatan mental di masyarakat, yang dapat dikaitkan dengan kegagalan kapitalisme. Hal ini karena ideologi kapitalis memandang hidup melalui sudut pandang materialistis, yang dapat berkontribusi pada masalah kesehatan mental.

Baca juga berita lainnya

Kekerasan Seksual Verbal, Cermin Kerusakan Sistem Sosial

Ratusan Nelayan Belawan Unjuk Rasa, Tolong Peka Wahai Penguasa!

MBG Berulang, Alarm Kelalaian Negara?

Gagalnya Sistem Kapitalisme, Menciptakan Pendidikan yang Suram

Seperti dilansir dari laman berita Cnnindonesia.com, Bali menjadi wilayah tertinggi angka suicide rate atau tingkat bunuh di Indonesia. Berdasarkan data Pusat Informasi Kriminal Indonesia (Pusiknas) sepanjang 2023 laporan kasus bunuh diri di Bali mencapai angka 3,07. Suicide rate atau tingkat bunuh diri dihitung berdasarkan jumlah kasus bunuh diri dibandingkan dengan jumlah penduduk (2-7-2024).

Sistem Rusak

Kapitalisme merupakan sistem rusak, di mana segala sesuatunya akan diperjualbelikan untuk mendapatkan keuntungan. Sistem ini memprioritaskan keuntungan ekonomi, yang berpotensi mengabaikan kesejahteraan mental individu. Namun, penting untuk dicatat bahwa masalah kesehatan mental juga dapat dipengaruhi oleh faktor-faktor lain, seperti keadaan pribadi, kecenderungan genetik, dan faktor lingkungan.

Meskipun demikian, semua hal tersebut didukung oleh sistem kapitalisme yang merusak tatanan kehidupan. Oleh karena itu, sistem kapitalis dapat berkontribusi pada masalah kesehatan mental. Selain itu, persoalan hidup yang disebabkan banyak faktor seperti permasalahan ekonomi,sosial dan kemerosotan moral juga dapat memengaruhi kesehatan mental, seperti yang ditunjukkan oleh tingginya tingkat bundir di Indonesia.

Sistem kapitalisme sering kali dianggap sebagai penyebab utama dari tekanan mental dan gangguan jiwa. Dalam sistem ini, individu diharuskan untuk bekerja keras dan mencapai kesuksesan ekonomi untuk memenuhi kebutuhan hidup. Hal ini dapat menimbulkan tekanan yang signifikan, terutama bagi mereka yang tidak memiliki akses yang sama ke sumber daya dan peluang.

Dampak Sistem Kapitalisme pada Mental

Sistem kapitalisme dapat memengaruhi mentalitas masyarakat yang berdampak pada lemahnya mental dan akhirnya marak terjadi kasus bundir, adapun cara sistem kapitalisme melemahkan mental yaitu sebagai berikut:

Tekanan untuk Sukses: Sistem ini mengharuskan individu untuk mencapai kesuksesan ekonomi, yang dapat menimbulkan tekanan dan stres yang signifikan. Ini dapat menyebabkan individu merasa tidak puas dengan dirinya sendiri jika tidak mencapai standar yang ditetapkan.

Kurangnya Akses ke Sumber Daya: Sistem ini sering kali tidak meratakan akses ke sumber daya dan peluang, yang dapat menimbulkan rasa tidak adil dan ketidakpuasan. Dari sini, tampak sekali ketimpangan antara yang miskin dan kaya.

Kondisi Kerja yang Buruk: Banyak pekerjaan di bawah sistem kapitalisme memiliki kondisi kerja yang buruk, yang dapat menimbulkan stres dan depresi. Maka, wajar jika kasus bundir dijadikan solusi oleh sebagian orang yang memiliki mental lemah.

Pada akhirnya, pendekatan komprehensif diperlukan untuk mengatasi masalah kesehatan mental di masyarakat, termasuk meningkatkan akses ke layanan kesehatan mental, mempromosikan pendidikan kesehatan mental, dan mengatasi masalah sistemik yang berkontribusi pada buruknya kesehatan mental. Hanya saja semua ini baru berhasil jika sistem rusak hari ini diganti dengan sistem yang sesuai fitrah manusia, yaitu sistem Islam.

Kegagalan Sistem Pendidikan

Fenomena ini juga menunjukkan gagalnya sistem Pendidikan dalam mencetak individu yang bermental kuat, selalu bersyukur dan bersabar dalam menjalani kehidupan. Selain itu, juga menunjukkan gagalnya Negara dalam mengurus rakyat dan menjaga kesehatan mental rakyat.

Kelemahan mental dipengaruhi banyak hal, salah satunya adalah pandangan hidup berdasar sekulerisme kapitalisme, dari sistem ini akan memengaruhi pendidikan yang diadopsinya. Sistem pendidikan kapitalisme memandang bahwa segala sesuatu menghasilkan materi, sehingga tidak heran jika output yang dihasilkan orang-orang individualisme dan memandang apa pun yang tidak menghasilkan materi maka akan diabaikan.

Islam Solusi

Islam menjadikan negara sebagai pelindung yang akan mengurus rakyat dan memberikan kehidupan terbaik melalui terwujudnya sistem kesehatan masyarakat yang terbaik. Negara wajib memberikan fasilitas kesehatan gratis bagi rakyatnya. Selain itu, fasilitas dan tenaga medisnya pun diberi yang terbaik dengan percuma tanpa terkecuali.

Penerapan syariat Islam kafah oleh negara akan menjamin terwujudnya kesejahteraana dan ketentraman, juga terpenuhinya jaminan untuk menjaga setiap rakyat memiliki jiwa dan raga yang sehat dan kuat, kesadaran inilah yang ditanamkan Islam kepada umatnya dan siapa pun yang hidup di negara yang menerapkan sistem Islam tersebut.

Islam dengan tegas melarang tindakan bunuh diri, karena dianggap sebagai perbuatan dosa besar yang menjerumuskan pelakunya ke dalam api neraka. Mengingat maraknya kasus bunuh diri di Indonesia, berikut beberapa solusi yang dapat dilakukan berdasarkan ajaran Islam:

Pencegahan dengan cara, pertama, memperkuat Iman dan Keyakinan. Meningkatkan pemahaman tentang ajaran Islam terkait larangan bunuh diri dan bahayanya. Kedua, memperbanyak tadabbur Al-Qur’an dan doa untuk menumbuhkan keimanan dan ketawakalan kepada Allah SWT.

Dengan memahami isi Alquran akan tumbuh kesadaran dan rasa syukur atas anugerah hidup yang diberi. Ketiga, mengikuti kajian dan halaqah keilmuan Islam untuk mendapatkan pemahaman yang benar dan mendalam. Hal ini akan mencerdaskan umat, dan bisa mendapatkan solusi tepat atas segala persoalan hidup dengan Islam.

Keempat, membangun mental yang kuat, membiasakan diri untuk selalu bersyukur dan optimis dalam menghadapi setiap cobaan.
Menanamkan rasa cinta kepada Allah SWT dan keyakinan bahwa Dia selalu bersama hamba-Nya. Membangun mentalitas yang tangguh dan pantang menyerah dalam menghadapi masalah.

Kelima, mempererat hubungan sosial, dengan meningkatkan kesadaran masyarakat. Melakukan edukasi dan sosialisasi tentang bahaya bunuh diri dan pentingnya menjaga kesehatan mental. Menghilangkan stigma negatif terhadap orang-orang dengan masalah kesehatan mental. Meningkatkan akses terhadap layanan kesehatan mental yang mudah dijangkau dan terjangkau.

Pendampingan: Khatimah
Dengan menerapkan sistem Islam secara keseluruhan akan mencegah tindakan bundir dan mengedukasi serta menyadarkan masyarakat bahwa hidup adalah anugerah dan segala persoalan bisa diatasi dengan solusi Islam. Oleh karenanya, mengambil solusi Islam adalah solusi yang tepat untuk mengatasi masalah lemahnya mental yang berdampak tindakan bundir. Wallahu’alam bishawab.

(Penulis adalah Praktisi Pendidikan di Kabupaten Kotim)

Share5Tweet3SendShareShareSendScan
ad-space
Previous Post

Seruyan Masuki Periode Pertama Penyusunan Teknokratik RPJMD 2025-2029

Next Post

Kwartir Baamang Kembali Raih Predikat Kwartir Tergiat 1 

Berita Terkait

Opini

Kekerasan Seksual Verbal, Cermin Kerusakan Sistem Sosial

Jumat, 24 April 2026
Opini

Ratusan Nelayan Belawan Unjuk Rasa, Tolong Peka Wahai Penguasa!

Minggu, 8 Maret 2026
Opini

MBG Berulang, Alarm Kelalaian Negara?

Minggu, 22 Februari 2026
Opini

Gagalnya Sistem Kapitalisme, Menciptakan Pendidikan yang Suram

Sabtu, 14 Februari 2026
Opini

Menimbang Arah Diplomasi Perdamaian dan Keberpihakan Kemanusiaan

Senin, 9 Februari 2026
Opini

Ketimpangan Global: Wajah Nyata Kegagalan Kapitalisme

Minggu, 18 Januari 2026
Load More
Next Post

Kwartir Baamang Kembali Raih Predikat Kwartir Tergiat 1 

Kwartir Baamang Kembali Raih Predikat Kwartir Tergiat 1 

Poktan ini Akan Terima Dana Alokasi Khusus Swakelola, untuk Apa Ya ?

Event 1st Tambun Bungai KOI Festival 2024 Resmi Dibuka di Palangka Raya

Event 1st Tambun Bungai KOI Festival 2024 Resmi Dibuka di Palangka Raya

Banner

PILIHAN EDITOR

Polda Kalteng Ungkap 121 Kasus Kejahatan Jalanan Selama 2026, 233 Tersangka Berhasil Diamankan

Sabtu, 30 Mei 2026

Raih WTP Ke-12 Beruntun, Bukti Komitmen Pemkab Kotim Kelola Keuangan Secara Transparan

Jumat, 29 Mei 2026

Gubernur Kalteng Lantik Sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama

Selasa, 26 Mei 2026

Damkar Kotim Bergerak Cepat Padamkan Kebakaran di Gang Mutiara, Dugaan Sementara Korsleting Listrik

Sabtu, 23 Mei 2026

Kapasitas Pesawat Tetap Full 180 Penumpang, Super Air Jet Kurangi Bagasi Gratis

Selasa, 19 Mei 2026

Drainase Tersumbat dan Kesadaran Warga Jadi Sorotan di Tengah Banjir Perkotaan Kotim

Selasa, 19 Mei 2026

  • Hakim Nyatakan Penangkapan Tidak Sah, Rudiyanto Resmi Bebas dari Tahanan

    12225 shares
    Share 4890 Tweet 3056
  • TPP Bukan Hak bagi ASN

    5948 shares
    Share 2379 Tweet 1487
  • Ini Jadwal Libur Siswa saat Bulan Ramadhan

    4268 shares
    Share 1707 Tweet 1067
  • 317.000 Hektare Kebun Sawit Behasil Disita Satgas PKH

    3798 shares
    Share 1519 Tweet 950
  • Satgas PKH Dari Jakarta Akan Mendarat di Sampit, Tinjau Penyitaan Lahan Perusahaan Nakal

    3617 shares
    Share 1447 Tweet 904
  • Kunjungi Kalteng, Kasum TNI Pantau Langsung Penyitaan Lahan Satgas Garuda di Kotim

    2782 shares
    Share 1113 Tweet 696
  • PT HMBP dan Polda Kalteng Didenda Rp 335 Juta

    2363 shares
    Share 945 Tweet 591
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman
  • Kontak
COPYRIGHT © 2018-2023 MATA KALTENG. ALL RIGHT RESERVED.
PROUDLY POWERED BY TEKNO HOLISTIK.
TENTANG KAMI  |  PEDOMAN  |  DISCLAIMER
KEBIJAKAN PRIVASI  |  KONTAK
© 2018-2023 MATA KALTENG. ALL RIGHT RESERVED.
PT RAJA DIGITAL MEDIA
JL. BUMI RAYA I, PERUM.ZAHRANA, RT.01/RW.01
KEL. BAAMANG BARAT, KEC. BAAMANG
SAMPIT, KOTAWARINGIN TIMUR, KALIMANTAN TENGAH
PROUDLY POWERED BY TEKNO HOLISTIK

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • News
  • Daerah
    • Kalimantan Tengah
    • Palangka Raya
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Legislatif
    • DPRD Kalimantan Tengah
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Seruyan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom
    • Advetorial
    • Opini

COPYRIGHT © 2018-2023 MATA KALTENG
PROUDLY POWERED BY TEKNO HOLISTIK