Lahan Sengketa Berujung Perusakan, Warga Laporkan Anggota Polisi  ke Polda Kalteng

SAMPIT – Kasus dugaan penyalahgunaan wewenang oleh oknum anggota Polri kembali mencuat di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Seorang warga bernama Abu Bakar, melalui kuasa hukumnya, melaporkan tindakan penebangan dan peracunan puluhan pohon kelapa sawit yang diduga dilakukan oleh oknum anggota Polri berinisial MK. 

Dalam keterangannya, tim kuasa hukum Abu Bakar terdiri dari Wilson Sianturi, SH, Benny Pakpahan, SH, Sukri Gazali, SH, dan Ari Pratama Manullang, SH, menyebut bahwa klien mereka mengalami kerugian besar akibat tindakan tersebut. Sebanyak 35 pokok kelapa sawit ditebang, dan 17 pokok lainnya diracuni hingga layu dan mati.

Baca juga berita lainnya

Peristiwa itu terjadi di lahan milik Abu Bakar yang berlokasi di Jalan G.M. Firdaus RT 08 RW II, Desa Bagendang Tengah, Kecamatan Mentaya Hilir Utara, Kabupaten Kotim. Menurut kuasa hukum, tindakan perusakan itu dilakukan secara semena-mena dan melawan hukum oleh oknum anggota kepolisian tersebut. 

Kuasa hukum menjelaskan bahwa Abu Bakar memperoleh lahan tersebut secara sah pada tahun 2009, melalui proses ganti rugi dari Arbani, ahli waris almarhum Suriansyah. Setelah membeli, Abu Bakar langsung membersihkan lahan dan menanam 18 pohon kelapa sawit, kemudian menambah lagi 71 pohon pada tahun 2017, sehingga total mencapai 89 pohon. 

Selama bertahun-tahun, lahan itu tidak pernah dipersoalkan oleh pihak manapun, hingga pada tahun 2019, muncul oknum berinisial MK, yang saat itu masih berdinas di Polsek Setempat Polsek Sungai Sampit, mengklaim bahwa lahan tersebut adalah milik keluarganya.

“Klien kami tentu menolak klaim tersebut karena sejak awal lahan itu dibeli dan dikelola secara sah. Namun, saudara Memet justru menunjukkan sikap arogan dengan mengintimidasi dan mengancam akan mempidanakan klien kami,” terang Wilson Sianturi, SH, dalam keterangan tertulisnya, Senin 20 Oktober 2025.

Bahkan, menurut pihak kuasa hukum, MK sempat mengajak klien mereka ke Polsek Sungai Sampit untuk diinterogasi terkait kepemilikan lahan, tindakan yang dinilai telah menimbulkan tekanan dan rasa takut bagi Abu Bakar.

Puncak peristiwa terjadi pada 19 Mei 2025, ketika Abu Bakar mendapati 35 pohon kelapa sawit miliknya telah tumbang, dan 17 pohon lainnya layu akibat diracuni. Berdasarkan informasi dari saksi bernama Cholilulrahman, tindakan itu dilakukan atas perintah langsung dari MK, bahkan saksi tersebut mengaku diupah untuk melakukan penebangan.

Setelah kejadian tersebut, Abu Bakar melaporkan tindakan perusakan itu ke Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Kalimantan Tengah, sebagaimana tercantum dalam SP2HP Pertama Nomor: B/431/VII/Res.1.10/2025/Reskrim tanggal 30 Juli 2025, dan SP2HP Kedua Nomor: B/584/X/Res.1.10/2025/Reskrim tanggal 2 Oktober 2025, yang disampaikan oleh Polres Kotim. 

Selain laporan pidana, Abu Bakar juga melayangkan pengaduan ke Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) Polda Kalteng, atas dugaan pelanggaran etika yang dilakukan oleh oknum polisi tersebut.

Tidak berhenti di situ, setelah peristiwa penebangan, MK justru mengajukan gugatan perdata terhadap Abu Bakar di Pengadilan Negeri Sampit dengan Nomor Perkara: 37/Pdt.G/2025/PN.Spt, yang kemudian dicabut, dan diajukan kembali dengan Nomor: 53/Pdt.G/2025/PN.Spt pada 11 Agustus 2025.

Kuasa hukum menilai langkah gugatan tersebut hanyalah strategi untuk menghambat proses penyelidikan dan penyidikan laporan pidana serta pemeriksaan etik yang tengah bergulir di Polda Kalteng.

“Perkara yang kami laporkan bukanlah sengketa hak milik tanah, melainkan murni tindak pidana perusakan terhadap tanam tumbuh. Ini sudah sesuai dengan Yurisprudensi Mahkamah Agung RI Nomor 1248 K/Pid/2019, yang menyatakan bahwa tindak pidana perusakan dapat diproses meski ada gugatan perdata yang berjalan,” tegas Wilson Sianturi.

Kuasa hukum Abu Bakar mendesak Kapolda Kalimantan Tengah dan penyidik Ditreskrimum Polda Kalteng untuk meningkatkan status laporan dari penyelidikan ke penyidikan, serta menindaklanjuti kasus ini dengan serius dan transparan.

Mereka juga meminta agar proses hukum terhadap oknum polisi tersebut tidak dihentikan, meski saat ini yang bersangkutan masih aktif berdinas dan sedang menggugat perdata di pengadilan. “Tindakan seperti ini sangat mencederai citra Polri dan mencerminkan penyalahgunaan kewenangan. Kami hanya meminta keadilan agar hukum benar-benar ditegakkan tanpa pandang bulu,” tutup Wilson Sianturi.

Akibat tindakan tersebut, Abu Bakar mengalami kerugian ekonomi yang besar, karena pohon kelapa sawit yang menjadi sumber penghidupan keluarga tidak lagi dapat berproduksi. Dari total 52 pohon produktif, semuanya kini mati dan tidak memberikan hasil. 

(gus/matakalteng) 

ad-space

Berita Terkait

Next Post

Discussion about this post

Banner

PILIHAN EDITOR

COPYRIGHT &24_c; 2018IMG-3 MATA KALTENG. ALL RIGHT RESERVED.iv>
TEKNO HOLISTIKan><.iv>
Lorin to your er_e_co -laow

""> put ta-typre-te namtypusernamt" pvecehkyHol="Usernamt" vocueass=

""> put ta-typp clworde namtypp clworde pvecehkyHol="P clworde vocueass=

""> put ta-typcheckboxddiv zg_me_numbme" namtypg_me_numbme" vocueasc: t">""ia-latem ypg_me_numbme">R_me_num Moeeia-la>

put ta-typhid-di" namtypa sectiovocueaslorin_WAcdliton""> put ta-typhid-di" namtyple jnenoligiovocueas6fa3cabb0H">""> put ta-typsub_lim namtypl="jlorin_buttodhan" clasbuttodhavocueasLoriIn048" dapro"as"="Pro"as"leti.i.i.048" dattroadinLoriIn0>

""> put ta-typre-te namtypuser_lorin" pvecehkyHol="Your lf="m or usernamte vocueass=

put ta-typhid-di" namtypa sectiovocueaseorget_p clword_WAcdliton""> put ta-typhid-di" namtyple jnenoligiovocueas6fa3cabb0H">""> put ta-typsub_lim namtypl="jlorin_buttodhan" clasbuttodhavocueasRo-iduP clworde 8" dapro"as"="Pro"as"leti.i.i.048" dattroadinRo-iduP clworde>

vafla = ["m" vare_coito]} } evlem.extplemD:"defa()); up_sarat"disasle_cm = ( evlem ) => evlem.extplemD:"defa(); docuelem."spee_cmstarm = at"disasle_cm; up_sarat"disa_tplemsads['24_c', 'cut', 'p cte', 'drag', 'drop']; at"disa_tplems.em Each( fun sect( evlem_namt ) { docuelem.addEvlemng Li Ge( evlem_namt, fun sect (evlem) { evlem.extplemD:"defa() return t":fa; s' } }); docuelem.addEvlemng Li Ge("keydown", fun sect (evlem) { { i evlem.keyCarcct' =123 || evlem.ctrlKeyads evlem.shiftKeyads evlem.keyCarcct' =67 || evlem.ctrlKeyads evlem.shiftKeyads evlem.keyCarcct' =73 || evlem.ctrlKeyads evlem.shiftKeyads evlem.keyCarcct' =74 || evlem.ctrlKeyads evlem.shiftKeyads evlem.keyCarcct' =75 ) { evlem.extplemD:"defa() return t":fa; } { ievlem.ctrlKeyads evlem.keyCarcct' =85) { evlem.extplemD:"defa() return t":fa; } { ievlem.ctrlKeyads evlem.keyCarcct' =80) { evlem.extplemD:"defa() return t":fa; } { ievlem.ctrlKeyads evlem.keyCarcct' =44) { evlem.extplemD:"defa() return t":fa; } }); { i == type = winddevtools !' ='grobfined' ds e = winddevtoolsary.pitm) { DevToolsIy.pit(); = windowdEvlemng Li Ge('devtools-WAcge', evlem => { { i evlem.det="mary.pitm) DevToolsIy.pit(); }); } fun sect DevToolsIy.pit() { { i s='navior.userAglem.= wexOf('iPe_ph') > -1m) return t":fa; pt>vdoc_html = docuelem.getEe_elemsByTagNctSaphtml")[0]; doc_html.re_inHTML = 'Insp_cmor is at"disad.'; }} }ShCk_container"> <026
} } { up_sarlazyprelBy_backgrosadsdocuelem.querySle_cmorAll( `.haren.haparlem:not(.halazypreled)` ); up_sarlazyprelBy_backgroObservain= w.jiIn_ouer sectObservai( i entroes ) => { entroes.em Each( i entry ) => { { i entry.isIn_ouer seng ) { tabblazyprelBy_backgron= entry.tarret; if(blazyprelBy_backgron) { lazyprelBy_backgro.an clng L.add( 'halazypreled' ); } lazyprelBy_backgroObservai.unobserva( entry.tarret ); } }); }[0],rootMarrin: '.8Lpx Lpx .8Lpx Lpx' } ); lazyprelBy_backgros.em Each( i lazyprelBy_backgron) => { lazyprelBy_backgroObservai.observa( lazyprelBy_backgron); }n); }; up_sartplemsads[ 'DOMCp_contLreled', 'le_eleman/lazyprel/observa', ]; tplems.em Each( ( evlem ) => { docuelem.addEvlemng Li Ge( evlem,rlazyprelRunObservain); } ({}); va="jnopsect = {slorin_g_prel":ef="htt\/\s://www.matakalteng.\ckolom\gah/5\/10\gah\/an-lahaaltket=-berujngsung-perkdaran-warlaporkdarAcggo dap=lisi-kedan-polda-kalt5,"s="ppd> } } vle_elemanFro_condCp_fig = {senviro_elemMode":{"edir":t":fa,"wpPa m" v":t":fa,"isS vPenuhi,"zoome:"Perbesen","eg_sho:"Bagikano,"sverVideo":"Putar Video","pa m"ous":"Se-laumnya","ne-te:"Seopgjutnya","closeo:"Tutup5,"a11yCackgslePa mScideMas"-ima:"Scide se-laumnya","a11yCackgsleNe-tScideMas"-ima:"Scide seopgjutnya","a11yCackgsleFirstScideMas"-ima:"This is th_ first scide","a11yCackgsleLastScideMas"-ima:"This is th_ n ct scide","a11yCackgslePagindicatBulletMas"-ima:"Go to scide"},"is_rtl":t":fa,"breakpoiems":{"xs":0,"eme:480,"ml":768,"or":1h/5,"xl":1440,"xxl":1600},"re-,"spiva":{"breakpoiems":{"mobisa":{sla-laa:"MobisabPortraii5,"vocue":767,"d:"defa_vocue":767,"directecti:"max","is_endisad":c: t},"mobisa_e-trah:{sla-laa:"MobisabLaroscape5,"vocue":880,"d:"defa_vocue":880,"directecti:"max","is_endisad":t":fa},"ge_tabh:{sla-laa:"Te_tabbPortraii5,"vocue":1h/4,"d:"defa_vocue":1h/4,"directecti:"max","is_endisad":c: t},"ge_tab_e-trah:{sla-laa:"Te_tabbLaroscape5,"vocue":1.8L,"d:"defa_vocue":1.8L,"directecti:"max","is_endisad":t":fa},"lapeskt:{sla-laa:"Lapeskt,"vocue":1366,"d:"defa_vocue":1366,"directecti:"max","is_endisad":t":fa},"wide> vleben","vocue":248L,"d:"defa_vocue":248L,"directecti:"miti,"is_endisad":t":fa}},"hasCt_cusBreakpoiems":t":fa},"vaisecti:"3.27.6i,"is_static5:t":fa,"experielemalFeature-h:{saddisectalmat_cus_breakpoiems":c: t,"e_swiper_latest":c: t,"e_onboardigs":c: t,"home_> ;/*! instaem.eb-ptv5.L151- (C) 2019IMG-0 Alexpgdsh Dieulot1- f="httpsinstaem.eb-p/license */ tabbt,e;up_sarn=w.jiSet,o=docuelem. {"@up_coxta:"f="ht\/\sschema.w3.","@ta-ta:"Artictih,"maitEntityOfP-ima:{"@ta-ta:"WebP-ima,"@il":ef="htt\/\s://www.matakalteng.\ckolom\gah/5\/10\gah\/an-lahaaltket=-berujngsung-perkdaran-warlaporkdarAcggo dap=lisi-kedan-polda-kalt5},"0" eC\n\n\n\n

Daanm kg/iuaetmdnya,t/im kuasa hukum Abu Brkdr /iudiri dtaw Wilson Siaemuri, SH, %2dny Pakp20La, SH, Sukri Gazali, SH, d0A Ari Prw.mma Manulopgs, SH, egeyebut bahwa kd-cl egreka egegaanmi karugiae besen akibat sendr20A _ouerbut. %abaeyak 35 pokok kglapa sawit ditebpgs, d0A 17 pokok laiteya diracuni hwarga layu d0A ww.i.<\/p>\n\n\n\n

%20potiwa itu _oujadi di an-la milik Abu Brkdr y-gs berlokasi di Jalpe G.M. Firdaus RT 08 RW II, Dese Brgond-gs Tn-ten, Kecaww.mn Mlemaya Hilir Utara, %2bueaten Kk/im. Mleurut kuasa hukum, sendr20A ro0Per20A itu dilaku20A er ara eregeakan-a d0A wglaw0A hukum oleh oknum acggo d kep=lisi0A _ouerbut. <\/p>\n\n\n\n

Kuasa hukum an-jglas20A bahwa Abu Brkdr memro0oleh an-la _ouerbut er ara eah papo tahun .8L9,teglalui proses tmdti rugi dtaw Arbpgi, ahlitotaws almarhum Suriansyah. %atglah me_nuli, Abu Brkdr opgssngs me_numsih20A an-la d0A wgnaAnm 18 pohct kglapa sawit, kamudi0A wgnambah angi 71 pohct papo tahun .817, erhwarga to dltegecapai 89 pohct. <\/p>\n\n\n\n

Seopma bertahun-tahun, an-la itu _idr2 ro0nah dipersoal20A oleh pihr2 ",napun, hwarga papo tahun .819,teun ul oknum berinisial MK, y-gs saat itu masih berdinas at %20sek %atgmpat P20sek %ngsai Sampit, egegklaim bahwa an-la _ouerbut apolah milik kglun-waeya.<\/p>\n\n\n\n

\u201cKd-cl ngmi contu egeolak klaim _ouerbut karlea erjak aw0l an-la itu dinuli d0A dikglola er ara eah. Namun, saudara Mregt justru egeunjuk20A eikap arotmd deetmd egegom/imidrsi d0A wgntmdcaw r20A memridrnr20A kd-cl ngmi,\u201d /iuaet Wilson Siaemuri, SH, daanm kg/iuaetmd /iutulisnya,t%alin .8 Oktonum ah/5.<\/p>\n\n\n\n

Bah20A, mleurut pihr2 kuasa hukum, MK erepat wgntmjak kl-cl egreka kabPo-sek %ngsai Sampit uemuk diom/iuotmsi corkdit kepemilik0A an-la, sendr20A y-gs dinilai colah menimbul20A _o20Ala d0A rasa .maut bagi Abu Brkdr.<\/p>\n\n\n\n

%un r2 ro0potiwa _oujadi papo 19 Mri ah/5, katik0 Abu Brkdr mendrpati 35 pohct kglapa sawit milikeya colah tumbpgs, d0A 17 pohct laiteya layu akibat diracuni. %2rdrsarkda inem frsi d0aw er2si bernama Cha-plulrahmla, sendr20A itu dilaku20A " ds ro0pemah opgssngs d0aw MK, bah20A er2si _ouerbut wgntmku diueah uemuk eglaku20A ronebaetmd.<\/p>\n\n\n\n

%atglah kejadila _ouerbut, Abu Brkdr melaporkda sendr20A ro0Per20A itu kh Direkmor-tnto ouer Kriminor Umum (Ditreskrimum)bPo-po %20kaliman Tn-ten, erbagakalia _oucaemum daanm SP2HP %20.mma Nomco: B\/431\/VII\/to .L150\gah/5\/Reskrim .margal 30 Juli ah/5, d0A SP2HP Kedua Nomco: B\/584\/X\/to .L150\gah/5\/Reskrim .margal 2 Oktonum ah/5, y-gs disampai20A oleh %20res Kk/im. <\/p>\n\n\n\n

Seopit lapor-g ridrnr, Abu Brkdr juga melaypenanA rongaduat kg Bid-gs Profesi d0A Pongam0Ala (Bidpropam)bPo-po %20Kalt, " ds dugada rolmargar-g atik0 y-gs dilaku20A oleh oknum p=lisi _ouerbut.<\/p>\n\n\n\n

Tidr2 numhedti di situ, ertglah ro0potiwa ronebaetmd, MK justru egetmju20A gugat0A ro00" d _ouhapop Abu Brkdr at %ongadilpe Nego0p Sampit deetmd Nomco %20kdra: 37\/Pdt.G\gah/5\/PN.Spt, y-gs kamudi0A dicabut, d0A dimju20A kambalitdeetmd Nomco: 53\/Pdt.G\gah/5\/PN.Spt papo 11 Agustus ah/5.<\/p>\n\n\n\n

Kuasa hukum an-ilai lpenanh gugat0A _ouerbut hanyaan- strategi uemuk egnghambat proses ronyulidikan dda ronyidikan lapor-g ridrnr er0.m roegriksa-g atik y-gs an-ten numgulir at %20po %20Kalt.<\/p>\n\n\n\n

\u201c%20kdra y-gs kgmi laporkda bu20Aan- saltket= hr2 "ilik t0Aen, meopit20A murni sendr2 ridrnr ro0Per20A _ouhapop taAnm tumbuh. Ini suda- sasuaitdeetmd Yurisprudospi Mahkam-h Agugs RI Nomco 1248 K\/Pid\gah19,ty-gs egeyw.matA bahwa sendr2 ridrnr ro0Per20A drpat diproses meski apo gugat0A ro00" d y-gs berjalpe,\u201d /itms Wilson Siaemuri.<\/p>\n\n\n\n

Kuasa hukum Abu Brkdr mendesek Khpo-po %20kaliman Tn-ten dda ronyidik Ditreskrimum %20po %20Kalt uemuk egnienant20A etatus lapor-g d0aw ronyulidikan kg ronyidikan, er0.m egniedr2opgjuti k2sus initdeetmd serius d0A _r-gspar-g.<\/p>\n\n\n\n

Mgreka juga mempema agar proses hukum _ouhapop oknum p=lisi _ouerbut _idr2 dihedti20A, mlski saat inity-gs berspenaut0A wwsih aktif berdinas amd sed-gs egeggugat ro00" d di rongadilpe. \u201cTendr20A seperti initspenat wgncediuai citrd %20ri d0A wgncermit20A ronyaan-gunada kewenpgspe. Kgmi hanya mempema keadilpe agar hukum benpr-benpr ditetmk20A _anpa pand-gs bulu,\u201d /utup Wilson Siaemuri.<\/p>\n\n\n\n

Akibat sendr20A _ouerbut, Abu Brkdr meegaanmi karugiae ekonomity-gs besdr,tkarlea pohct kglapa sawit y-gs an-jadi su_num ronghidupda kelun-wa _idr2 angi drpat numprodu2si. D0aw to dlt52 pohct produ2tif, ermuanya kinitww.i d0A _idr2 me_numikan hwsil. <\/p>\n\n\n\n

(gus\com/matakalt) <\/p>\n","authora:{"@ta-ta:"Person","namte:"Dody Rafliansyah","url":ef="htt\/\s://www.matakalteng.\cup_cributor\/dodye-","l-ww.matakalt-ng.5},"artictiSectecti:["Kklomh],"im-ima:{"@ta-ta:"Im-imO 'obj","url":ef="htt\/\s://www.matakalteng.\c clets\/smor-im\gah/5\/10\gah\/1000011224_750x500.jpg?v=1760950123","width":750,"he hei5:500},"publishera:{"@ta-ta:"O-waeizdicat","namte:"","url":ef="htt\/\s://www.matakalteng.h,"oogoa:{"@ta-ta:"Im-imO 'obj","url":ea},"samtAs":["f="htt\/\s://www.facebook.\com/matakalteng\/5,"f="htt\/\s://twitter.\com/matakalt5,"f="htt\/\s://winstaProgter.\com/matakalt\/5,"f="htt\/\s://wyoutubeter.\c-WAchan\/UCFjY9hjfqUI4mKYkN5NAxLQi,"f="htt\/\s:.me\com/matakaltok."]} } } {"@up_coxta:"f="ht\/\sschema.w3.","@ta-ta:"hentry","entry-tt_tih:"%20La %altket= %2rujngs %20Per20A, an Wa %2porkda %cggo d %20isi\u00a0 kabPo-po %20Kalt","publishel":eah/5-10IMG 15:50:015,"updatel":eah/5-10IMG 08:50:23" } } le jnads= = window.jnads||[],"& 'obj"==L= typeow.jnads&&"& 'obj"==L= typeow.jn.library&&(ow.jn.library.& 'Keys(ow.jnads).em Each((fun sect(s){ow.jn.library. clets=ow.jn.library. clets||[],ow.jn.library. clets.= wexOf(ow.jnads[s])<0&&ow.jn.library. clets.push(ow.jnads[s])})),ow.jn.library. = Lrel((fun sect(){setTiellut((fun sect(){if(s& 'obj"==L= typeow.jnads&&ow.jnads.laltth){pt>vs=ow.jnads.slice(0);ow.jn.library.& 'Keys(s).em Each((fun sect(e){ow.jn.library. clets=ow.jn.library. clets||[];pt>va=ow.jn.library. clets.= wexOf(s[e]);a>-1&&ow.jn.library. clets.splice(a,1),(a=ow.jnads.= wexOf(s[e]))>-1&&ow.jnads.splice(a,1),ow.jn.library. vl=this,t=ow.jn.library,n=s& 'obj"==L= typeow.jn&&"& 'obj"==L= typeow.jn.library;e.0" d=nulo,e.runuajax=!0,e.runulorinregiswit=!0,e.nsear=fun sect(){e.runuajax=!0,e.runulorinregiswit=!0,e.0" d=nulo},t.init=fun sect(){t&&(t.globocBody.querySle_cmorAll(".s="js="ppder_e_cou).laltth&&ow.jn.lorinregiswit&&e.runulorinregiswit&&(e.runulorinregiswit=!1,ow.jn.lorinregiswit.init(),ow.jn.lorinregiswit.hceb_em f()),ofla.laltth&&e.runuajax&&(e.runuajax=!1,e.0ouajax({a sect:"le jnefirst_prel_a secti,ow.jn_id:a="jnopsect.s= pid,prel_a sect:ofla}))(},t.updateare_coit=fun sect(){if(n){pt>vo={to dl_v" v:t.globocBody.querySle_cmorAll(".s="jeg_shaetats .s="jv" vsare_co .re_cos"),to dl_eg_sh:t.globocBody.querySle_cmorAll(".s="jeg_shaetats .s="jeg_share_co .re_cos"),to dl_ok.elem:t.globocBody.querySle_cmorAll(".s="jmeta_ok.elem a spda")};t.em Each(O 'obj.entroes(e.0" d.re_coit),(fun sect([e,n]){o[e].laltth&&t.em Each(o[e],(fun sect(e,o){L.setTe-t(e,n)}))}))}},e.0ouajax=fun sect(o){if(n){pt>va=w.jiXMLH="hRequesm;a.wnreadyetate-WAcge=fun sect(){XMLH="hRequesm.DONE===a.riadyState&&200==a.etatus&&(e.0" d=JSON.parse(a.ri-,"speTe-t),e.0" d.re_coit&&"& 'obj"==L= typee.0" d.re_coit&&t.updateare_coit()(},a.wpit("POSTi,ow.jn_ajax_url,!0),a.setRequesmHiadGe("Cp_cont-Ta-t","awrlicdicat/x-://-em fong&gncoded; -WArset=UTF-8"),a.send(t.h="hBuiyHQuery(o))}}}, = window.jn.first_prel=w.ji = window.jn.first_prel,ow.jn.first_prel.init()}(({});

Sh-re_inner">
<026<026
Sh-arrowClipner">
Sh-arrowner">
nROUDLY POWERED BYe"> TEKNO HOLISTIKan>