SAMPIT – Anggota DPR RI Dapil Kalimantan Tengah dari Fraksi Partai NasDem, Andina Thresia Narang, menegaskan komitmennya untuk terus turun langsung ke desa-desa dalam rangka menyerap aspirasi masyarakat. Hal itu disampaikannya saat melaksanakan kegiatan reses di Kelurahan Baamang Tengah, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).
“Ini adalah komitmen kami dari Partai NasDem, dan saat ini merupakan hari ketujuh saya melaksanakan reses. Sejak hari pertama saya berkeliling ke Katingan hingga ke desa-desa, lalu ke Gunung Mas sampai ke ujung wilayah. Ini komitmen saya sejak terpilih, ingin benar-benar melaksanakan reses langsung ke masyarakat desa,” ujar Andina, Senin 20 Oktober 2025.
Ia menjelaskan, dirinya ditugaskan oleh Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh di Komisi I DPR RI yang membidangi pertahanan dan keamanan. Salah satu perjuangan awal yang ia suarakan adalah terkait daerah blank spot di Kalimantan Tengah.
“Setelah pelantikan, saya langsung menyampaikan bahwa di Kalteng ada lebih dari 300 daerah yang masih blank spot. Alhamdulillah, dari usulan itu sudah ada yang terealisasi di Gunung Mas, dan mudah-mudahan tahun 2026 bisa juga di Kotim, terutama wilayah desa,” jelasnya. Selain memperjuangkan akses komunikasi, Andina juga turut berperan dalam peningkatan status pertahanan di Kalteng.
“Saya juga memperjuangkan agar Korem ditingkatkan menjadi Kodam, dan Alhamdulillah kini Kalteng sudah memiliki Kodam sendiri dengan Kotim terpilih menjadi lokasi Korem-nya. Ini kebanggaan besar bagi kita, karena kini kita punya pertahanan sendiri bahkan Kalsel pun ikut di bawah Kodam Kalteng,” ujarnya bangga.
Dia berharap, keberadaan Kodam ini bisa membuka peluang bagi pemuda daerah untuk menjadi Bintara dan Tamtama. “Selama ini kita kesulitan karena harus ikut provinsi lain sehingga kurang diprioritaskan. Saya sudah sampaikan langsung kepada Panglima agar putra daerah kita mendapat kesempatan lebih besar,” tambahnya.
Dalam reses itu, Andina juga menyalurkan 300 Program Indonesia Pintar (PIP) berupa beasiswa untuk siswa SD, SMP, dan SMA di wilayahnya. “Insya Allah tahun 2026 saya bisa mendapat lebih banyak lagi, karena program ini lintas komisi untuk anak-anak kurang mampu dan berprestasi. Mereka mendapatkan bantuan per semester untuk biaya sekolah,” jelasnya.
Menurutnya, kegiatan reses merupakan bentuk tanggung jawab moral sebagai wakil rakyat. “Kami dari Fraksi NasDem berkomitmen menyuarakan aspirasi masyarakat dengan turun langsung. Kami ingin masyarakat tidak hanya menerima bantuan, tapi juga tahu siapa wakil rakyat yang mewakili mereka di pusat,” ungkapnya.
Dia menambahkan, meski belum semua wilayah bisa dikunjungi, dirinya akan terus berupaya menyapa masyarakat di pelosok. “Dari lebih 4.000 desa di Kalteng memang belum semuanya saya kunjungi. Karena itu, saya selalu berdoa diberi kesehatan agar dalam empat tahun masa jabatan ini bisa mengunjungi setidaknya 60 persen desa yang ada,” pungkasnya.
Lurah Baamang Tengah, Hadi Budiman, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Andina di wilayahnya. “Mudah-mudahan program berkelanjutan ini bisa terus berjalan. Kami juga berharap aspirasi masyarakat Baamang Tengah dapat diteruskan, dan jika di luar kewenangan beliau, bisa disampaikan kepada rekan yang sesuai tupoksinya. Kami berterima kasih karena ini sudah kedua kalinya beliau reses di Baamang,” ujarnya.
Sementara itu, anggota DPRD Kotim sekaligus Ketua DPC Partai NasDem Kotim, Syahbana, mengungkapkan kebanggaannya atas kiprah Andina sebagai satu-satunya perempuan Dayak yang mewakili Kalimantan Tengah di DPR RI.
“Kakak Andina ini perempuan hebat yang membawa suara kita ke pusat. Harapan kami, apa yang disampaikan masyarakat bisa diperjuangkan, dan sinergi antara DPR RI, DPRD provinsi, hingga kabupaten, khususnya Fraksi NasDem, bisa terus terjalin baik,” ucapnya.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post