PALANGKA RAYA – Pemerintahan adalah tanggung jawab yang penting dan harus dijalankan dengan sungguh-sungguh. Hal tersebut juga menjadi perhatian Pejabat Sementara (Pjs) Bupati Kotawaringin Timur, Shalahuddin, yang ditugaskan sampai Bupati terpilih pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.
Shalahuddin mengatakan bahwa tugas utamanya adalah menyelenggarakan pemerintahan di Kotawaringin Timur, mensukseskan Pilkada yang digelar, dan menjalankan program strategis gubernur yang meliputi pengendalian stunting, ketahanan pangan, pembangunan Jembatan Mentaya, serta kesejahteraan masyarakat.
“Salah satu hal yang menjadi fokus utama adalah program strategis gubernur yaitu pembangunan Jembatan Mentaya di Kotawaringin Timur,” ungkap Shalahuddin, Kamis 26 September 2024. Menurutnya, Gubernur Kalteng meminta agar program ini dilaksanakan sebelum masa akhir jabatan gubernur dengan melibatkan Kepala Dinas PUPR.
Hal ini karena pembangunan Jembatan Mentaya dibutuhkan waktu selama 3-4 tahun dengan anggaran yang diperkirakan sebesar Rp 1,5 triliun sampai Rp 1,8 triliun untuk program multiyears.
Jembatan Mentaya nantinya akan menghubungkan dua kota, yakni Kotawaringin Timur dan Daerah Aliran Sungai (DAS). Dengan demikian, pembangunan Jembatan Mentaya merupakan program yang sangat penting dan diharapkan dapat direalisasikan pada tahun 2025.
(vi/matakalteng)





















Discussion about this post