• Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman
  • Kontak
Selasa, 28 Juli 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
Mata Kalteng
  • Home
  • News
  • Daerah
    • Kalimantan Tengah
    • Palangka Raya
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Legislatif
    • DPRD Kalimantan Tengah
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Seruyan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom
    • Advetorial
    • Opini
  • Home
  • News
  • Daerah
    • Kalimantan Tengah
    • Palangka Raya
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Legislatif
    • DPRD Kalimantan Tengah
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Seruyan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom
    • Advetorial
    • Opini
Mata Kalteng
  • News
  • Daerah
  • Legislatif
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom

Beranda » MENYIBAK DIBALIK ANGKA 2 (DUA) Bagian Pertama

MENYIBAK DIBALIK ANGKA 2 (DUA) Bagian Pertama

Jumat, 25 September 2020
in Kolom
A A
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Dr. JONI, SH., MH ***

Begitu besar dan agung makna angka 2 (dua) dalam kehidupan. Inti dari semua makna itu, jika dibakukan adalah merupakan anghka yang menunjuk harmoni. Dalam kesederhanaan kata harmoni disini, ada sebuah keindahan didalamnya. 

Baca juga berita lainnya

Meski Berlatar Belakang Dokter, Suyuti Siap Kelola Keuangan Daerah dengan Prinsip Kehati-hatian

Wagub Edy Buka Musda VIII AMPI Kalteng, Dorong Pemuda Jadi Penggerak Perubahan

Kalteng Kirim 309 Peserta ke Pesparawi Nasional XIV di Manokwari

Pendidikan Tinggi Kian Mahal, Akses Rakyat Kian Terbatas

Didalamnya ada keindahan dalam kehidupan, untuk menyatukan nada kehidupan yang berbeda dalam membangun untuk bergerak, bergerak untuk perbaikan dan perubahan.

Prinsip yang muncul dari masyarakat, yang dibangun  dengan adalah tidak adanya suatu pemaksaan, tetapi lebih menekankan kepada akan keberadaan dan posisi masing masing. Pemimpin yang menciptakan harmoni, mendatangkan keindahan dalam kehidupan masyarakat dimana ia mengabdi. 

Pada  konteks keorganisasian seorang pemimpin dan timnya harus sadar akan posisi dimana memunculkan suatu keharmonian yang berujung akan keindahan. Karena apabila telah sadar akan posisi, harmoni itu akan muncul dan menciptakan kesejahteraan dan kedamaian. Ini meupakan filosofi yang muncul dari harmoni, yang merupakan refleksi dari angka 2 (dua).

Harmoni memunculkan keseimbangan, yang akan menjadi dasar kebaikan. Oleh karena itu sungguh beruntung, dan Insyaallah akan membawa keberuntungan, siapa yang memperoleh nomor urut dua. Setidaknya dalam pengembangannya akan menjadikan nomor urut dua sebagai perlambang kesuksesan, keberhasilan dan sederet kondisi yang baik lainnya. 

Di dalam tata pemerintahan. pemimpin yang beruntung memperoleh angka dua menyadari akan amanah yang dipikulkan di pundaknya. Pemimpin ini menyadari betapa berat amanah yang harus dilaksanakan dan harus dipertanggungjawabkan.

Tidak semata karena kemenangan, tetapi lebih dari itu amanah itu menjadi dasar atas tanggungjawab yang dipikulkan oleh umat kepada dirinya. Ia menyadari bahwa kepemimpinan ini adalah amanah. Amanah yang timbul dari agung dan makna yang ditakdirkan padanya dalam kompetisi Pilkada tahun 2020 ini pada nomor urut 2 (dua), untuk Paslon Gubernur Kalteng sebagai angka keberuntungan. Angka harmoni.

Berikut, beberapa hal yang berkaitan dengan angka 2 (dua), dalam maknanya yang senantiasa berpasangan. Berpasangan itu mencerminkan harmoni. Suatu talenta kehidupan yang tidak ganjil, dan tidak banyak. Dalam makna yang senantiasa merujuk kepaa pilihan yang tepat.

Makna Angka 2 (dua) Dalam Islam

Pertama, dan sebagai dasar atau sebagai awal yang menjadi fondasi rukun Islam adalah syahadat. Makna syahadat adalah pengakuan sejkaligus konsekuensi untuk dilaksanakan dalam kehidupan nyata. Ini muncul dari angka 2 (dua) yang berpasangan. Yaitu 2 (dua) kalimat yang harusdilafalkan ketika memeluk Islam. Demikian pula terus diulang dalam tahiyyat ketika bersholat.

Dalam hal ini, senantiasakita lafalkan saat akan memeluk agama islam yaitu syhadat tauhid dan syhadat rosul.lafal syahadat yang menunjuk kepada pengakuan kadloifan manusia dan keagungan Allah. Ini adalah sebuah harmoni yang muncjul dari angka 2 (dua) dalam syahadat. Syahadat ibarat bangunan adalah fondasinya, yang beada pada urutan pertama dari rukun Islam.

Berikutnya, kita tahu bahwa Nabi Muhammad SAW  bersabda dalam hadits muttafaq alaih tatkala berada pada akhir kenabiannya. Rasulullah SAW menjelang menutup mata untuk selamanya, berwasiat kepada umatnya dalam hadits yang maknanya bahwa kita, umat Muhammad SAW tidak akan tersesat, dan jaminan itu berkepastian tuntuk selama lamanya jika berpegang teguh pada 2 (dua) hal yaitu Al qur’an dan hadits.

Quran sebagai kitabullah dan hadits sebagai ementara fungsi hadits atau sunnah sebagai sumber hokum islam yang ke dua menurut para ulama berfungsi sebagai  dasar dalam hal memperkuat Alquran. Kandungannya sejajar dengan Alquran, yang a mengungkapkan kembali apa yang terdapat didalam Alquran, tanpa menambah atau menjelaskan apapun.

Hadits sebagai pasangan Alquran juga berkedudukan sebagai penjelas dari Alquran, baik dalam bentuk lebih rinci.. Sebagai contoh adalah perincian tentang tatacara shalat, zakat, puasa dan haji. Dasarnya ditentukan dalam Alquran jabarannya di dalam hadits. Quran dan hadits adalah harmoni, yang bersumber dari angka 2(dua), yang berpasangan.

Pasangan Lain Bersumber dari Angka 2 (dua)

Makna berpasangan, juga bersumber dari angka 2 (dua) dalam penuturan para ulama ini menjadi dasar bahwa pasangan yang merujuk pada angka 2 (dua) itu menjadi dasar kehidupan umat muslimin. Alquran dan hadits adalah pegangan utama, dan dijamina keselamatannya jika berpegang kepada keduanya. 

Berikuitnya, yang lain dari hal di atas adalah bahwa para fuqoha (ahli fikih)  menjabarkan tentang pemahaman untuk meneliti dan selanjutnya memahami lebih mendalam ajaran Islam, khususnya yang berdimensi petunjuk yang berorientasi masa kini. 

Orientasi masa kini yang didaarkan pada hukum masa lalu itu adalah fiqih. Di dalam usul fiqih itu ada 2 (dua) usul fiqih yang paling baik menurut penilaian para ulama. Dua ushul fiqih itu adalah usul fiqihnya Imam Syafii dan Imam Hanafi.  

Selebihnya, menimbulkan kontroversi tentang dasar yang kemudian dikembangkan dalam perilaku ibadah. Kontroversi itu khususnya berkaitan dengan muatan politis pada jamannya, dari para pencetus ushul fiqih dimaksud. Di sini, angka 2 (dua juga menimbulkan harmoni yang pada gilirannya menenteramkan pemeluk Islam.

Tentang angka 2 (dua) dalam hukum Islam juga dapat dicermati dari hukumnya.Dalam hal ini ada 2 (dua) macam fardlu. Keduanya adalah fardlu kifayah dan satubnya adalah fardlu ai’n. ini adalah pasangan harmoni yang menjadi ketetapan Allah SWT, dalam hal hukum yang harus ditaati oleh hambaNya. Tidak hanya satu, tetapi keduanya menjadi sepasang harmoni yang bersumber pada angka 2 (dua).

Pada konsekuensi dari perbuatan manusia, juga akan berujung kepada 2 (dua) hal. Yaitu kebaikan yang merupakan sebuah nikmat. Sementara itu dari perbuatan buruk manusia di dunia nantinya akan membawa konsekuensi ditimpakannyab azab. Nikmat dan azab adalah pasangan harmoni yang merupakan konsekuensi dari perbuatan manusia di dunia. 

Penyadaran akan adanya 2 (dua) hal ini akan menuntun manusia untuk berbuat bauik sehingga nanti akan memperoleh nikmat. Pada perspektif lain, sebagai konsekuensi dari nikmat dan azab itu adalah tempat yang akan menjadi tujuan akhir manusia di akherat kelak. Tujuan nikmat adalah surga. Sementrara tujuan azab sebagai konsekuensinya adalah neraka. 

Surga dan neraka adalah 2 (dua) hal, atau sepasang tempat yang menyadarkan kepada manusia akan harmoni untuk selalu berbuat baik. Penyadaran ini melahirkan sikap untuk senantiasa taat kepada hukum Allah sehingga memperoleh surga. Insya Allah. Berikutnya, di dalam perbuatan di dunia, sebagai pencatat amal  yang akan berakibat kepada masuk neraka atau surga yaitu Roqib dan Atid. 

Demikian pula penanya di alam kubur nantinya, adalah Munkar dan Nakir. Pasangan ini menyadarkan kepada manusia untuk senantiasa menjaga diri dari perbuatan munkar. Orientasi kepaa kebaikan yang muncul dari angka 2(dua) memberikan penyadaran relevansinya untuk senantiasa berbuat baik dalam kehidupan. Inspirasi angka 2 (dua) sungguh memerikan makna mendalam kepada hal tersebut.

Tidakhanya di atas. Manakala dirinci, sangat banyak penyebutan yang bersumber ada pasangan yang maknanya adalah angka 2 (dua). Al Qur’an yang berulang-ulang menyebut adanya pasangan dalam alam semesta yang merupakan ciptaanNya. Pasangan harmoni yang akan abadi hingga akhir waktu tiba.

Ada tumbuh-tumbuhan, juga menyebut adanya pasangan dalam rangka yang lebih umum, dan dengan batas-batas yang tidak ditentukan. Sejak awal keujudan manusia, manusia dapat perhatikan hubungan berpasangan ini telah wujud. Di mana lelaki pasanganya wanita, langit pasangannya bumi, matahari pasangannya bulan, siang pasangannya malam, dan masih sangat banyak. 

(Dr. Joni SH, adalah pengamat politik dan hukum berdomisili di Kota Sampit)

(bersambung)

Share326Tweet195SendShareShareSendScan
ad-space
Previous Post

13 Desa Yang Terendam Banjir di Mentaya Hulu Sudah Surut

Next Post

Disnakertran Pulpis Akan Persiapkan Tenaga Kerja Dari Lokal

Berita Terkait

Meski Berlatar Belakang Dokter, Suyuti Siap Kelola Keuangan Daerah dengan Prinsip Kehati-hatian
Kolom

Meski Berlatar Belakang Dokter, Suyuti Siap Kelola Keuangan Daerah dengan Prinsip Kehati-hatian

Jumat, 26 Juni 2026
Wagub Edy Buka Musda VIII AMPI Kalteng, Dorong Pemuda Jadi Penggerak Perubahan
Kolom

Wagub Edy Buka Musda VIII AMPI Kalteng, Dorong Pemuda Jadi Penggerak Perubahan

Minggu, 14 Juni 2026
Kalteng Kirim 309 Peserta ke Pesparawi Nasional XIV di Manokwari
Kolom

Kalteng Kirim 309 Peserta ke Pesparawi Nasional XIV di Manokwari

Minggu, 14 Juni 2026
Opini

Pendidikan Tinggi Kian Mahal, Akses Rakyat Kian Terbatas

Minggu, 14 Juni 2026
Kemitraan Harmonis Jadi Kunci Keberhasilan Plasma, Koperasi Sinar Mentari Pagi Fokus Pengembangan Lahan
Kolom

Kemitraan Harmonis Jadi Kunci Keberhasilan Plasma, Koperasi Sinar Mentari Pagi Fokus Pengembangan Lahan

Sabtu, 13 Juni 2026
Kunjungan Perpustakaan Kalteng Melonjak Tajam
Kolom

Kunjungan Perpustakaan Kalteng Melonjak Tajam

Jumat, 5 Juni 2026
Load More
Next Post

Disnakertran Pulpis Akan Persiapkan Tenaga Kerja Dari Lokal

Gencarkan Sosialisasi Penerapan Wajib Bermasker Hingga Ke Pedesaan

Siswa SMAN 1 Kurun Wakili Kalteng Pada Ajang FLS2N Tingkat Nasional

Komisi II DPRD Barsel Akan Sidak Dugaan Proyek Asal-Asalan

DPRD Gunung Mas Lakukan Pertemuan dengan PBS, Ini Pokok Bahasannya

Discussion about this post

Banner

PILIHAN EDITOR

Karhutla Mulai Ganggu Transportasi Kotim, Penerbangan Sempat Delay Dua Jam

Selasa, 28 Juli 2026

Polres Barsel Lakukan Penyelidikan Terkait Dugaan Aktivitas Galian C di Desa Talekoi

Polres Barsel Lakukan Penyelidikan Terkait Dugaan Aktivitas Galian C di Desa Talekoi

Sabtu, 25 Juli 2026

Bapenda Barsel: “Aktivitas Galian C di Desa Talekoi Belum Kantongi Perizinan”

Bapenda Barsel: “Aktivitas Galian C di Desa Talekoi Belum Kantongi Perizinan”

Sabtu, 25 Juli 2026

Galian C Ilegal di Talekoi, Diduga Ada Ormas Terseret

Sabtu, 25 Juli 2026

PT PIR Diduga Gunakan Material Ilegal untuk Pemeliharaan Jalan Houling Tambang  PT Hasnur

Jumat, 24 Juli 2026

HANI 2026, Pemkab Kotim Tegaskan Komitmen Wujudkan Daerah Bersih dari Narkoba

Kamis, 23 Juli 2026

  • Hakim Nyatakan Penangkapan Tidak Sah, Rudiyanto Resmi Bebas dari Tahanan

    12235 shares
    Share 4894 Tweet 3059
  • TPP Bukan Hak bagi ASN

    5952 shares
    Share 2381 Tweet 1488
  • Ini Jadwal Libur Siswa saat Bulan Ramadhan

    4269 shares
    Share 1708 Tweet 1067
  • 317.000 Hektare Kebun Sawit Behasil Disita Satgas PKH

    3807 shares
    Share 1523 Tweet 952
  • Satgas PKH Dari Jakarta Akan Mendarat di Sampit, Tinjau Penyitaan Lahan Perusahaan Nakal

    3618 shares
    Share 1447 Tweet 905
  • Kunjungi Kalteng, Kasum TNI Pantau Langsung Penyitaan Lahan Satgas Garuda di Kotim

    2790 shares
    Share 1116 Tweet 698
  • PT HMBP dan Polda Kalteng Didenda Rp 335 Juta

    2367 shares
    Share 947 Tweet 592
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman
  • Kontak
COPYRIGHT © 2018-2023 MATA KALTENG. ALL RIGHT RESERVED.
PROUDLY POWERED BY TEKNO HOLISTIK.
TEKNO HOLISTIK.
Pedoman
  • Konta77894" data-5lement_type="widget" daPT%2-d_mod: ule jn; " data-id="9 aria-let-html" data-id="d="9 aalet-html" data-id="d="9 jakan Privasi
  • Konta77894" data-5lement_type="widget" daPT%2-d_mod: ule jn; " data-id="9 aria-let-html" data-id="d="9 aalet-html" data-id="d="9 jakan Privasi
  • Pedoman
  • Konta77894" data-2lement_type="widget" daPT%2-d_mod: ule jn; " data-id="9 ent elementor-element-9777894 elementor-widget elementor-widget-html77894" data-3lement_type="widget" daPT%2-d_mod: ule jn; " data-id="9 P-wiAJA DIGITAL MEDIAmentor-widget-html" data-id="9777894" data-1lement_type="widg400daPT%2-d_mod: ule jn; ta-widget_type="hJL. BUMIwiAYA I, PERUM.ZAHRANA, RT.01/RW.01mentor-widget-html" data-id="9777894" data-1lement_type="widg400daPT%2-d_mod: ule jn; ta-widget_type="hKEL. BAAMANG-BARAT, KEC. BAAMANGmentor-widget-html" data-id="9777894" data-1lement_type="widg400daPT%2-d_mod: ule jn; ta-widget_type="hSAMPIT, KOTAWARINGIN TIMUR,-977IMANTAN 7894AHmentor-widget-html" data-id="9777894" data-2lemePT%2-d_mod: ule jn; iv>
    COPYRIGHT © 2018-2023 MATA KALTENG. ALL RIGHT RESERVED.
    TEKNO HOLISTIK.
  • utfv>Weltage Btor!i>
  • eent_ty>
    Lowid to onr newttps Y9howa_datder circle">Remesort M xtFjY9h>a_datder circle"g-recaptah-e/gif;bast-cey="6LdiJDUnlabelPgXrRgWwuTkzV3M-m1xaFi53JP0 jnm-objep circle"subaultm"shaput nt_typ="Finde namtypantor-sevenueaslowid_4 4dl cla"shaput nt_typ="Finde namtyp elemenodulsevenueasc57cc3312eem"shaput nt_typsubault namtyp nk'lowid_buttof="https:/buttof="venueasLow 31e/gif;bproglsf="Proglsft"><.<.<.e/gif;batrri TaLow 31e>a_datder circle", async"defre-cearfixn/www.facebo#der_cirgotv>Firgot cl Prclword?h3>
    utfv>Retrreve onr prclwordi>
  • Pcease le jn onr usernamt ><.<.<.e/gif;batrri TaRa_datder circle", async"defre-cearfixn/www.facebo#der_lowidv>
    evele.tag"eleDr-widg()); divsformicle_sollce = ( evele ) => evele.tag"eleDr-widg(); docu-ele.iv>ellce9 1re = rmicle_sollce; divsformicle__g"ele jeg['nt e', 'cut', 'prcte', 'drag', 'drop']; rmicle__g"ele .v>
    { t_Wr evele.det1o3e="dpcl ) DevToolsI"dpcl(); }); } funntor- DevToolsI"dpcl() { t_Wr cle_outor.userAgele.h({exOf('iPe","') > -1 ) return :"hea; ss="doc_m-12 = docu-ele.getEor-elesByTagN:inlem-12")[0]; doc_m-12.iv>PT HMBP d[ten]-a104e=[sollceed","ad]0 gif;bpposttenga-rp-enda-rp-335-juta" class="jeg_shakolo0haren> Shan%20Metam-e/gif;bTidakttenga96" datn6 10="MENYIBAKntanIBALIKntaANGKa-rn> <0ha8DUa-r9ur%2Shan%erusahtam-e/ntainer">
    (ad"","adsiwww.facebo#rget='_blank'r-widclosaria-label="Fank Facecross aria-h3><>ss="newsfeed_psoarch-resm">-ad2.gooe-piv cla"newsfeed_psoarch-"def soarch-"",esm">ss Nauto"m">piv cla"newsfeed_psoarch-"def soarch-all-buttof=glewww.matakalteng.earch aria- Va h Alluto"m">piv clasbygoogle.js' }); } } else {side2 48h7://tiv cla_profilen>Homeu-item-object-page menu-item-122498">
  • Nlemu-item-object-page menu-item-122498">
  • De_fb"u-itea1ab0 elemsubtextuementor-widget-jnews_footer_menu_elemetaxonomywww.matakalteng.coiategorywww.matakalmer<2a>
  • K.9 389.2 TzM364u-item-object-page menu-item-122498">
  • Pal/span Rayau-item-object-page menu-item-122498">
  • 11=gBel/to T">11u-item-object-page menu-item-122498">
  • Kebijakan Privasi
  • 11=gte9 389.2 48 T">11u-item-object-page menu-item-122498">
  • 11t=Kuraya">M11t=K Rayau-item-object-page menu-item-122498">
  • DPRD K.9 389.2 TzM364u-item-object-page menu-item-122498">
  • DPRD Ke9 Pal/span Rayau-item-object-page menu-item-122498">Kebijakan Privasi
  • 11=gDPRD Bel/to T">11u-item-object-page menu-item-122498">
  • 11=gDPRD te9 389.2 48 T">11u-item-object-page menu-item-122498">DPRD M11t=K Rayau-item-object-page menu-item-122498">Kebijakan Privasi
  • Hukrimu-item-object-page menu-item-122498">
  • Ekonomiu-item-object-page menu-item-122498">
  • Olahragau-item-object-page menu-item-122498">TEost-nceseor currff">ww.maparff"wcurrff">TEostparff"www.matakalhas-childrcl ww.matakalmer596>
  • Opiniu-item-objpe men-objpe menu-item-obje' }); } } etakae, asynn>
    < jakan Privasi
  • ment-9777894h3> tml.default">
    jakan Privasi
    m/lle_tpl_2 jnm-objle.js' })_ad_module jgrecaptah- = funntor- () { Array.from(docu-ele.getEor-elesByCbel=N:inl'g-recaptah-')).v>adsbygoogle.js' })divsfolazyjeg_RunObservent= () => { divsfolazyjeg_Btor-eleme jegdocu-ele.querySollceorAll( `.w.w3n.w.parff":not(.w.lazyjeg_ed)` ); divsfolazyjeg_Btor-elemeObservent= le 31tpsmentor-Observen(Wr entrres ) => { entrres.v> { t_Wr entry.is31tpsmentong ) { on Tlazyjeg_Btor-elemet= entry.m"> { lazyjeg_Btor-elemeObserven.observe( lazyjeg_Btor-elemet); }t); }; divsfog"ele jeg[ 'DOMCiv claLeg_ed', 'tor-eleme/lazyjeg_/observe', ]; g"ele .v> { docu-ele.addEveleListoutu( evele,olazyjeg_RunObservent); } l: '//pageale.js' } nt_typPT%2/java.js' }"318.6 106.-":""-js-T%2oa=gss="j106.optor- = {slowid_r jeg_":Privasi\/\/a>
  • Shan%20Metam-e,"TEKNpj.js' }":"magnifice,"eg_ad jgallery":"e,"isiv cla":"e,"isia":"e,"sides="ne-bod":"e,"O =Kudak :"id_IDe,"ntor-wipkanid":" elementor-wi-bod_e,"Oiveswearch":"1e,"TE{});":"dget e,"isblow":"1e,"admid_bSa":"0e,"com/ch_video":"e,"com/ch_TE{itor-s:"v s:r">
  • -elem/rcletsesynm-125shiv.mid.js"318.6m-125shiv-js">adsbygoogle![pndif]--gle.js' } nt_typPT%2/java.js' }" 18.6 106.-sollceg.com/djs-T%2oa=gss="j106._sollcetwitte = {sis_inner"izwipka
  • <0ha8DUa-r9ur%2Shan%erusahtam-e,"excer }":"","ceature_Imdak :"rivasi\/\/a>
  • ;/*! 2.9 1le.t/kebv5.ter"- (C)emen9or-e0 Alex =dte Dieulot"- rivasi{v(o.akan),t=void 0}),l))}),n),c&&docu-ele.addEveleListoutu("mlesodown",(funntor-(t){if(perv>1||clastaKey||clctrlKey)return;if(!n)return;n.addEveleListoutu("click",(funntor-(t){1337!=e.det1o3&&e.tag"eleDr-widg()}),{capture:!0,prclove:!1,odul:!0});divsfoo=ne MlesoEvele("click",{va h:_ad_mo,buble_s:!0,c-ncelcle_:!1,det1o3:1337});n.dispatahEvele(o)}),n),m){on Tt;(t=_ad_modrequaseIdleCallntor?t=>{requaseIdleCallntor(t,{ti-e-ur:1500})}:t=>{g()})((()=>{divsfot=le 31tpsmentor-Observen((e=>{e.v>{if(e.is31tpsmentong){divsfon=e.m">{h(e)&&t.observe(e)}))}))}}funntor- p(e){e.reO HOLT">{"@div cxa :"rivai\/\/schemas="f","@nt_t :"Artic10=,"osi-Ent
  • Shan%20Metam-e},"" deCseate;":"d 40-09or5 13:41:57Asia\/J
  • Shan%20Metam-e,"headOleh: Dr. JONI, SH., MH ***<\/p>\n\n\n\n

    Begitu besSa dn% agt=K makna /span 2 (dua) dnlam kehidupan. 31ti dnri semua makna itu, jian dgbakue meadnlah merupae meanghan y =K ww.mnjuk ittmoni. Dnlam kesoderhana mek"fa\n\n\n\n

    Didnlamnyaeadn kead_ah mednlam kehidupan, untuk mjunatue menadn kehidupan y =K berbedn dnlam meso =Kun untuk bergerak, bergerak untuk 0Mebaae med me0Meubah m.<\/p>\n\n\n\n

    Prrisip y =K wunnul dnri masyarakat, y =K dgba=Kun\u00a0 dzM36meadnlah tidnkeadnnyaesuatue0Mmaksaan, tet1pi"lebih menee me mekepadn ae mekeberadn med me0osmii masi=K masi=K. samimpin y =K ww.c' }ae meittmoni, ww." daspann kead_ah mednlam kehidupan masyarakat dg":na ia ww.gabdi.\u00a0<\/p>\n\n\n\n

    Padn\u00a0 kem-eks ke="fanisasia-lee=" =K pamimpin d meti-nyaeittus sadnr ae me0osmii dg":na mesunnule mesuatuekehttmonian y =K berujt=K aann kead_ah m. Karffn apa cla telah sadnr ae me0osmii,\n\n\n\n

    Httmoni mesunnule mekesoiso =Kan, y =K ae mewenjadi dnsSa kebaae m. Olehek"rffn itu st=Kguh beruntung,ed meIn9yaallah ae meweso waekeberuntungan, siapn y =K wwm0Meolehenomor urut dua. Setidnknyaednlam gclgeso =Kannyaeae mewenjadie menomor urut dua seYagaie0Melaso =Kekesuksasan, keberhasclamed mesodern Tkemrmii y =K baae lsi-nya.\u00a0<\/p>\n\n\n\n

    Diednlam t"fa\n\n\n\n

    Tidnkesem"fa< seYagaie/span keberuntungan. Aspan ittmoni.<\/p>\n\n\n\n

    Berikut, beberapn itl y =K berkai.2 dzM36measpan 2 (dua), dnlam maknanyaey =K sel =tinsS berprcangan. Berprcangan itu wencermine meittmoni. Suatuetalelea kehidupan y =K tidnkeganjil, d metidnkebanyak. Dnlam wakna y =K sel =tinsS merujtkekepaa\n\n\n\n

    sstrongmMakna Aspan 2 (dua) Dnlam Islam<\tstrongma\/p>\n\n\n\n

    Pahtam-,ed mesoYagaiednsSa dau seYagaie/wtl y =K wenjadi femrasc rukun Islam adnlah 9yahadnt. Makna 9yahadnt adnlah gclgaku mesoj0.9 gus kiv>ekupv>< untuk dclaksanae med lam kehidupan unata. 31i munnul dnri /span 2 (dua) y =K berprcangan. Yaitu 2 (dua) 0.9 38t y =K ittusdclafale meketian wwmeluk Islam. Damikian KNO tetus dcNO =K dnlam t"hiyy"feketian bersholat.<\/p>\n\n\n\n

    Dnlam itl ini,esel =tinsSki.2 lafale mesaat ae meweseluk agamn islam yaitu syhadnt dauhided mesyhadnt rosul.lafal 9yahadnt y =K ww.mnjuk kepadn gclgaku mee dloifnn wanusiaed mekeagt=K meAllah. 31i adnlah 9eYuah ittmoni y =K wunnjul dnri /span 2 (dua) dnlam 9yahadnt. Syahadnt ibSatg ba=Kun6meadnlah femrascuna, y =K beadn gadn urut me0Metam- dnri rukun Islam.<\/p>\n\n\n\n

    Berikutuna, ki.2 tahu bahwaeNa c Muhamm{dfSAW\u00a0 bersabdaednlam hadits wuttafaq nlaih t"f0.9a beradn gadn akhia kena cannya. Rasulullah SAW wenjel =K ww.mtNp m"fa\n\n\n\n

    Qur mesoYagaieki.2bullah d meitditsesoYagaier-eleSat fungsieitditse dau sunnah 9eYagaiesusort hokum islam ya=Keke dua mjuurut pSat uO ma ortfungsie9eYagai\u00a0 dasSa dnlam itl wwm0Mekuat Alqur m. Kandu=KannyaesojajSa de=K meAlqur m, y =K a ww.guspanpe mekembali apn y =K tpsdapntedidnlameAlqur m, t mpa ww.aso he dau wenjel se meapapun.<\/p>\n\n\n\n

    HtditsesoYagaieprcangan Alqur m juga berkedudue meseYagaie0Mnjel s dnri Alqur m, baae dnlamebentuk lebih ridci.. SeYagaiediv oh adnlah gcridci metp9.2 g t"facSat sitlat, zakat, puasa d meitji. DnsSanyaeditentuk med lam Alqur m jabSatnnyaediednlam hadits. Qur med meitditseadnlah ittmoni, y =K bersusort dnri /span 2(dua), y =K berprcangan.<\/p>\n\n\n\n

    sstrongmPrcangan La48 Bersusort dnri Aspan 2 (dua)<\tstrongma\/p>\n\n\n\n

    Makna berprcangan, juga bersusort dnri /span 2 (dua) dnlam pw.mtNr me0aat uO ma ini meujadi dnsSa bahwaeprcangan y =K wwrujuk gadn aspan 2 (dua) itu wenjadi dnsSa kehidupan um"femus9 3in. Alqur m d meitditseadnlah peg =Kan utam-,ed medijaminaekesoO mattnnyaejian berpeg =K kepadn keduanya.\u00a0<\/p>\n\n\n\n

    Berikuituna, y =K lsi- dnri itledie das adnlah bahwaeprat fuqoha (ahli fikih)\u00a0 wenjabSak metp9.2 g 0Mmah mau untuk mjuelitied mesoO =jutny- wwmah mi"lebih mendnlam ajSaan Islam, khususnyaey =K berdi-elsie0Mtmnjuk y =K beroret_jaii masaekini.\u00a0<\/p>\n\n\n\n

    Oret_jaii masaekini y =K dgdaare me0adn hukum masaelalu itu adnlah fiqih. Diednlam usul fiqih itu adn 2 (dua) usul fiqih y =K pali=K baae mjuurut penclai me0aat uO ma. Dua ushul fiqih itu adnlah usul fiqihnyaeImam Syafiied meImam Hanafi.\u00a0\u00a0<\/p>\n\n\n\n

    Sollbihnya, ww.i-bule mekiv rovensoetp9.2 g dnsSa ya=Kekemudi medikeso =Kk med lam gcrilaku ibSdah. Kiv rovensoeitu khususnyaeberkai.2 dzM36memuat me0olitise0adn j maunya, dnri 0aat pencetus ushul fiqih dg":ksud. Dieiini,easpan 2 (dua juga ww.i-bule meittmoni y =K 0adn giliatnnyaemjue1tpsame me0wmeluk Islam.<\/p>\n\n\n\n

    Tp9.2 g /span 2 (dua) dnlam hukum Islam juga dapntedicermati dnri hukumnya.Dnlam itl ini adn 2 (dua) macSm fardlu. Keduanya adnlah fardluekifayah d mesatubnya adnlah fardlueai'n. ini adnlah prcangan ittmoni y =K wenjadi ketet1pameAllah SWT, dnlam itl hukum y =K ittus dctaati olehehaso Nya. Tidnkehnnyaesatu, tet1pi"keduanya wenjadi seprcang ittmoni y =K bersusort gadn aspan 2 (dua).<\/p>\n\n\n\n

    Padn kiv>ekupv>< dnri 0erbuat mewanusia, juga ae meberujt=K kepadn 2 (dua) itl. Yaitu kebaae m y =K wwrupae me9eYuah nikmnt. Sr-eleSat itu dnri 0erbuat meburuk wanusiaed< duniael =tinyaeae meweso waekiv>ekupv>< ditimpae mnyab azab. Nikmnt dn% azab adnlah prcangan ittmoni y =K werupae mekiv>ekupv>< dnri 0erbuat mewanusiaed< dunia.\u00a0<\/p>\n\n\n\n

    Pjunadnrn% ae meadnnyae2 (dua) itl ini ae mewenuntunewanusiaeuntuk berbuat bauik sehi=Kgael =tieae mewes0Meolehenikmnt. Padn gcrspektt_Wlsi-,esoYagaiekiv>ekupv>< dnri nikmnt dn% azab itu adnlah tes0nt y =K ae mewenjadi tujtn% aehia wanusiaed< aeherat koO k. Tujtn% nikmnt adnlah 9urga. Sr-elerSat tujtn% azab soYagaiekiv>ekupv>\n\n\n\n

    Surga dn% neraka adnlah 2 (dua) itl, dau seprcang tes0nt y =K mjunadnre mekepadn wanusiaeae meittmoni\n\n\n\n

    Damikian KNO penanyaed< alam kuburel =tinya, adnlah MunkSa dn% Nakir. Pacangan ini meunadnre mekepadn wanusiaeuntuk sel =tinsS wenjagn diri dnri 0erbuat mewunkSa. Oret_jaii kepaa\n\n\n\n

    Tidnkhanyaed< ajai. Manae ln diridci,esangatebanyake0wunebutan y =K bersusort adn gacangan y =K waknanyaeadnlah aspan 2 (dua). Al Qur\umen9an y =K berNO =Kuul =K ww.nebuteadnnyaegacangan dnlam alam 9r-esta y =K werupae mec' }aanNya. Prcangan ittmoni y =K ae meabadi hi=Kgaeaehia waktuetibS.<\/p>\n\n\n\n

    Adn\u00a0tusouh-tusouhan, juga ww.nebuteadnnyaegacangan dnlam raspan y =K lebih umum,ed medzM36mebajai-bajai y =K tidnkeditentuk m. Srjnkeawtl keujtd mewanusia, wanusiaed 0nt perhatiknn hubuM36meberprcangan ini telah wujtd. Die":na loO kieprcanganyaewani.2,el =Kiteprcangannyaebumi, watah rieprcangannyaebulan, sia=K 0acangannyaemalam, d mewasihesangatebanyak.\u00a0<\/p>\n\n\n\n

    (Dr. Joni SH, adnlah gclgamnt politik d meiukum berdomisilied< Ke9 Sampit)<\/p>\n\n\n\n

    (bersambuM3)<\/p>\ne,"author :{"@nt_t :"Persone,"namt0:"Dody Raflia=9yah","url":Privasi\/\/a>

  • elemads=_ad_module jads||[],"teng.c"==t>
    -1&&ule j.librSay.rclets.splice(a,1),(a=ule jads.h({exOf(s[e]))>-1&&ule jads.splice(a,1),ule j.librSay.jseate_js(s[e].url,"dr-erads[0")}))}}),3e3)}))l: '//paged.js' } nt_typPT%2/java.js' }">;!funntor-(){"use s ri.c";_ad_module j=_ad_module j||{},_ad_module j.firs2_jeg_=_ad_module j.firs2_jeg_||{},_ad_module j.firs2_jeg_=funntor-(){ss="t=this,t=ule j.librSay,n="teng.c"==t>
    eTT%2),e." da.https c&&"teng.c"==t>
  • !funntor-(e){ss="t=funntor-(e,t){"use s ri.c";if(!e.getEor-elesByCbel=N:in)return;ss="n,a=e.docu-eleEor-ele,i=e.Date,o=e.HTMLPi.cureEor-ele,re"addEveleListoutu",le"getAt ributte,l=e[r],d=e.setTi-e-ur,c=e.requaseAn 38tor-F/sve||d,u=e.requaseIdleCallntor,f=/^pi.cure$/i,m=["jeg_e,"errore,"O zyinclude_e,"_lazyjeg_ed"],v={},g=Array.protont_t.v><(a=a||e.offsetWidth;a<(P=T,k=!0,O=!1;e.linsth;)t.shift()(l:k=!1},D=funntor-(e,n){k&&!n?e.2.gly(this,argu-eles):(P.push(e),O||(O=!0,(t.hidden?d:c)($))l},D._lsFlush=$,D),w=funntor-(e,t){return t?funntor-(){N(e)}:funntor-(){ss="t=this,n=argu-eles;N((funntor-(){e.2.gly(t,n)}))}},M=funntor-(e){ss="t,n=0,a=125,o=66,reo,s=funntor-(){t=!1,n=i.now(),e()},i=u?funntor-(){u(s,{ti-e-ur:r}),r!==o&&(reo)}:w((funntor-(){d(s)}),!0);return funntor-(e){ss="o;(e=!0===e)&&(re44),t||(t=!0,(o=a-(i.now()-n))<0&&(o=0),e||o<9&&u?l():d(l,o))}},_=funntor-(e){ss="t,n,a=99,o=funntor-(){t=null,e()},r=funntor-(){ss="t=i.now()-n;ejsoll"in w&&!/glebot/.test(cle_outor.userAgele),I=0,q=0,j=0,G=-1,J=funntor-(e){j--,e&&e.m"><(F-=n,k+=n,R-=n,S+=n;r&&(o=o.offsetParff")&&o!=e.body&&o!=a;)(re(A(o,"opac0)&&"vasible"!=A(o,"overflow")&&(i=o.i.lifi&&Ri.egp-1&&F500&&asdget_jWidth>500?500:370),O=n.exle_d,P=O*n.exlFaceor),q2&&v>2&&!t.hidden?(q=P,G=0):q=v>1&&G>1&&u<6?O:I;v><(;i=m&&(F=r.egp)<=B&&(S=r.r">=m*T&&(R=r.lifi)<=L&&(k||S||R||F)&&(u&&u<3&&!g&&(v<3||G<4)||K(o[i],f))){if(ae(o[i]),d=!0,j>9)break}ehea!d&&u&&!l&&u<4&&G<4&&v>2&&(c[0]||-.Tr jeg_AfterLeg_)&&(c[0]||!g&&(k||S||R||F||"'jeg"!=o[i][s](n.sizwsAt r)))&&(l=c[0]||o[i]);ehea ae(o[i]);l&&!d&&ae(l)}Y()},U=M(Q),V=funntor-(e){z(e,n.jeg_edCbel=),y(e,n.jeg_ingCgel=),y(e,n.afterLeg_edCbel=)},X=funntor-(e){z(e.m">0)v><(ss="t,t,aen.an 38teExle_d,i=0,o=0;o=i&&(F=e.egp)<=B&&(S=e.r">=i*T&&(R=e.lifi)<=L&&(k||S||R||F)&&h(r,n.afterLeg_edCbel=)&&V(c)}},Z=funntor-(e,t){try{e.div claWad_mo.loc'//palreagrce(t)}catah(n){e.src t}},ee=funntor-(e){ss="t,a,i=e[s](n.srcsetAt r);(t=n.inner"Media[e[s]("" da-media")||e[s]("media")])&&t.setAt ributt("media",t),i&&t.setAt ributt("srcset",i),t&&((a=e.tarff"Node)rg/2ertBev><(o=0,r=(i=t.getEor-elesByTagN:inl"source")).linsth;o<(e=0;e<(t in n=e.lazySizwsCivfig||e.lazysizwsCivfig||{},a)t in n||(n[t]=a[t]);e.lazySizwsCivfig=n,"((funntor-(){n.init&&L()}))}(),{cfg:n,ajegSizwr:x,jeg_er:W,init:L,uP:b,aC:z,rC:y,hC:h,fire:C,gW:E,rAF:N}}(e,e."ocu-ele);e.lazySizws=t,"teng.c"==t>
    t._lazysizwsWidth)&&(t._lazysizwsWidth=i),t._lazysizwsWidth))}))}})): '//paged/bodyed/m-12> d!-- Dynamic t/kebgoutuate; in 4.021 seop ds. --> d!-- Cached t/kebgoutuate; by WP-Su0Me-CachekN5N2026-07-28 18:06:52 --> d!-- Su0Me Cache dynamic t/keb"etg.ce; bu Tlate init not set. See thr rcanme.mxt v>< furthra det1o3s. --> d!-- Dynamic Su0Me Cache --> d!-- Comp>