• Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman
  • Kontak
Selasa, 9 Juni 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
Mata Kalteng
  • Home
  • News
  • Daerah
    • Kalimantan Tengah
    • Palangka Raya
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Legislatif
    • DPRD Kalimantan Tengah
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Seruyan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom
    • Advetorial
    • Opini
  • Home
  • News
  • Daerah
    • Kalimantan Tengah
    • Palangka Raya
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Legislatif
    • DPRD Kalimantan Tengah
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Seruyan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom
    • Advetorial
    • Opini
Mata Kalteng
  • News
  • Daerah
  • Legislatif
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom

Beranda » MENYIBAK DIBALIK ANGKA 2 (DUA) Bagian Pertama

MENYIBAK DIBALIK ANGKA 2 (DUA) Bagian Pertama

Jumat, 25 September 2020
in Kolom
A A
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Dr. JONI, SH., MH ***

Begitu besar dan agung makna angka 2 (dua) dalam kehidupan. Inti dari semua makna itu, jika dibakukan adalah merupakan anghka yang menunjuk harmoni. Dalam kesederhanaan kata harmoni disini, ada sebuah keindahan didalamnya. 

Baca juga berita lainnya

Razia Gabungan di Rutan Palangka Raya, 12 Warga Binaan Positif Narkoba

Kuota BBM Naik Jadi 200 Kiloliter, Pemprov Kalteng Upayakan Antrean Normal

Gubernur Kalteng Tekankan Pembangunan Berbasis SDM, Lingkungan, dan Harmoni Sosial

Kapasitas dan SDM Terbatas, IGD Doris Sylvanus Masih Kewalahan

Didalamnya ada keindahan dalam kehidupan, untuk menyatukan nada kehidupan yang berbeda dalam membangun untuk bergerak, bergerak untuk perbaikan dan perubahan.

Prinsip yang muncul dari masyarakat, yang dibangun  dengan adalah tidak adanya suatu pemaksaan, tetapi lebih menekankan kepada akan keberadaan dan posisi masing masing. Pemimpin yang menciptakan harmoni, mendatangkan keindahan dalam kehidupan masyarakat dimana ia mengabdi. 

Pada  konteks keorganisasian seorang pemimpin dan timnya harus sadar akan posisi dimana memunculkan suatu keharmonian yang berujung akan keindahan. Karena apabila telah sadar akan posisi, harmoni itu akan muncul dan menciptakan kesejahteraan dan kedamaian. Ini meupakan filosofi yang muncul dari harmoni, yang merupakan refleksi dari angka 2 (dua).

Harmoni memunculkan keseimbangan, yang akan menjadi dasar kebaikan. Oleh karena itu sungguh beruntung, dan Insyaallah akan membawa keberuntungan, siapa yang memperoleh nomor urut dua. Setidaknya dalam pengembangannya akan menjadikan nomor urut dua sebagai perlambang kesuksesan, keberhasilan dan sederet kondisi yang baik lainnya. 

Di dalam tata pemerintahan. pemimpin yang beruntung memperoleh angka dua menyadari akan amanah yang dipikulkan di pundaknya. Pemimpin ini menyadari betapa berat amanah yang harus dilaksanakan dan harus dipertanggungjawabkan.

Tidak semata karena kemenangan, tetapi lebih dari itu amanah itu menjadi dasar atas tanggungjawab yang dipikulkan oleh umat kepada dirinya. Ia menyadari bahwa kepemimpinan ini adalah amanah. Amanah yang timbul dari agung dan makna yang ditakdirkan padanya dalam kompetisi Pilkada tahun 2020 ini pada nomor urut 2 (dua), untuk Paslon Gubernur Kalteng sebagai angka keberuntungan. Angka harmoni.

Berikut, beberapa hal yang berkaitan dengan angka 2 (dua), dalam maknanya yang senantiasa berpasangan. Berpasangan itu mencerminkan harmoni. Suatu talenta kehidupan yang tidak ganjil, dan tidak banyak. Dalam makna yang senantiasa merujuk kepaa pilihan yang tepat.

Makna Angka 2 (dua) Dalam Islam

Pertama, dan sebagai dasar atau sebagai awal yang menjadi fondasi rukun Islam adalah syahadat. Makna syahadat adalah pengakuan sejkaligus konsekuensi untuk dilaksanakan dalam kehidupan nyata. Ini muncul dari angka 2 (dua) yang berpasangan. Yaitu 2 (dua) kalimat yang harusdilafalkan ketika memeluk Islam. Demikian pula terus diulang dalam tahiyyat ketika bersholat.

Dalam hal ini, senantiasakita lafalkan saat akan memeluk agama islam yaitu syhadat tauhid dan syhadat rosul.lafal syahadat yang menunjuk kepada pengakuan kadloifan manusia dan keagungan Allah. Ini adalah sebuah harmoni yang muncjul dari angka 2 (dua) dalam syahadat. Syahadat ibarat bangunan adalah fondasinya, yang beada pada urutan pertama dari rukun Islam.

Berikutnya, kita tahu bahwa Nabi Muhammad SAW  bersabda dalam hadits muttafaq alaih tatkala berada pada akhir kenabiannya. Rasulullah SAW menjelang menutup mata untuk selamanya, berwasiat kepada umatnya dalam hadits yang maknanya bahwa kita, umat Muhammad SAW tidak akan tersesat, dan jaminan itu berkepastian tuntuk selama lamanya jika berpegang teguh pada 2 (dua) hal yaitu Al qur’an dan hadits.

Quran sebagai kitabullah dan hadits sebagai ementara fungsi hadits atau sunnah sebagai sumber hokum islam yang ke dua menurut para ulama berfungsi sebagai  dasar dalam hal memperkuat Alquran. Kandungannya sejajar dengan Alquran, yang a mengungkapkan kembali apa yang terdapat didalam Alquran, tanpa menambah atau menjelaskan apapun.

Hadits sebagai pasangan Alquran juga berkedudukan sebagai penjelas dari Alquran, baik dalam bentuk lebih rinci.. Sebagai contoh adalah perincian tentang tatacara shalat, zakat, puasa dan haji. Dasarnya ditentukan dalam Alquran jabarannya di dalam hadits. Quran dan hadits adalah harmoni, yang bersumber dari angka 2(dua), yang berpasangan.

Pasangan Lain Bersumber dari Angka 2 (dua)

Makna berpasangan, juga bersumber dari angka 2 (dua) dalam penuturan para ulama ini menjadi dasar bahwa pasangan yang merujuk pada angka 2 (dua) itu menjadi dasar kehidupan umat muslimin. Alquran dan hadits adalah pegangan utama, dan dijamina keselamatannya jika berpegang kepada keduanya. 

Berikuitnya, yang lain dari hal di atas adalah bahwa para fuqoha (ahli fikih)  menjabarkan tentang pemahaman untuk meneliti dan selanjutnya memahami lebih mendalam ajaran Islam, khususnya yang berdimensi petunjuk yang berorientasi masa kini. 

Orientasi masa kini yang didaarkan pada hukum masa lalu itu adalah fiqih. Di dalam usul fiqih itu ada 2 (dua) usul fiqih yang paling baik menurut penilaian para ulama. Dua ushul fiqih itu adalah usul fiqihnya Imam Syafii dan Imam Hanafi.  

Selebihnya, menimbulkan kontroversi tentang dasar yang kemudian dikembangkan dalam perilaku ibadah. Kontroversi itu khususnya berkaitan dengan muatan politis pada jamannya, dari para pencetus ushul fiqih dimaksud. Di sini, angka 2 (dua juga menimbulkan harmoni yang pada gilirannya menenteramkan pemeluk Islam.

Tentang angka 2 (dua) dalam hukum Islam juga dapat dicermati dari hukumnya.Dalam hal ini ada 2 (dua) macam fardlu. Keduanya adalah fardlu kifayah dan satubnya adalah fardlu ai’n. ini adalah pasangan harmoni yang menjadi ketetapan Allah SWT, dalam hal hukum yang harus ditaati oleh hambaNya. Tidak hanya satu, tetapi keduanya menjadi sepasang harmoni yang bersumber pada angka 2 (dua).

Pada konsekuensi dari perbuatan manusia, juga akan berujung kepada 2 (dua) hal. Yaitu kebaikan yang merupakan sebuah nikmat. Sementara itu dari perbuatan buruk manusia di dunia nantinya akan membawa konsekuensi ditimpakannyab azab. Nikmat dan azab adalah pasangan harmoni yang merupakan konsekuensi dari perbuatan manusia di dunia. 

Penyadaran akan adanya 2 (dua) hal ini akan menuntun manusia untuk berbuat bauik sehingga nanti akan memperoleh nikmat. Pada perspektif lain, sebagai konsekuensi dari nikmat dan azab itu adalah tempat yang akan menjadi tujuan akhir manusia di akherat kelak. Tujuan nikmat adalah surga. Sementrara tujuan azab sebagai konsekuensinya adalah neraka. 

Surga dan neraka adalah 2 (dua) hal, atau sepasang tempat yang menyadarkan kepada manusia akan harmoni untuk selalu berbuat baik. Penyadaran ini melahirkan sikap untuk senantiasa taat kepada hukum Allah sehingga memperoleh surga. Insya Allah. Berikutnya, di dalam perbuatan di dunia, sebagai pencatat amal  yang akan berakibat kepada masuk neraka atau surga yaitu Roqib dan Atid. 

Demikian pula penanya di alam kubur nantinya, adalah Munkar dan Nakir. Pasangan ini menyadarkan kepada manusia untuk senantiasa menjaga diri dari perbuatan munkar. Orientasi kepaa kebaikan yang muncul dari angka 2(dua) memberikan penyadaran relevansinya untuk senantiasa berbuat baik dalam kehidupan. Inspirasi angka 2 (dua) sungguh memerikan makna mendalam kepada hal tersebut.

Tidakhanya di atas. Manakala dirinci, sangat banyak penyebutan yang bersumber ada pasangan yang maknanya adalah angka 2 (dua). Al Qur’an yang berulang-ulang menyebut adanya pasangan dalam alam semesta yang merupakan ciptaanNya. Pasangan harmoni yang akan abadi hingga akhir waktu tiba.

Ada tumbuh-tumbuhan, juga menyebut adanya pasangan dalam rangka yang lebih umum, dan dengan batas-batas yang tidak ditentukan. Sejak awal keujudan manusia, manusia dapat perhatikan hubungan berpasangan ini telah wujud. Di mana lelaki pasanganya wanita, langit pasangannya bumi, matahari pasangannya bulan, siang pasangannya malam, dan masih sangat banyak. 

(Dr. Joni SH, adalah pengamat politik dan hukum berdomisili di Kota Sampit)

(bersambung)

Share326Tweet195SendShareShareSendScan
ad-space
Previous Post

13 Desa Yang Terendam Banjir di Mentaya Hulu Sudah Surut

Next Post

Disnakertran Pulpis Akan Persiapkan Tenaga Kerja Dari Lokal

Berita Terkait

Kolom

Razia Gabungan di Rutan Palangka Raya, 12 Warga Binaan Positif Narkoba

Kamis, 21 Mei 2026
Kolom

Kuota BBM Naik Jadi 200 Kiloliter, Pemprov Kalteng Upayakan Antrean Normal

Kamis, 7 Mei 2026
Kolom

Gubernur Kalteng Tekankan Pembangunan Berbasis SDM, Lingkungan, dan Harmoni Sosial

Kamis, 30 April 2026
Kolom

Kapasitas dan SDM Terbatas, IGD Doris Sylvanus Masih Kewalahan

Selasa, 28 April 2026
Opini

Kekerasan Seksual Verbal, Cermin Kerusakan Sistem Sosial

Jumat, 24 April 2026
Kolom

Pimpinan Parlemen Ikuti Retret Nasional

Sabtu, 18 April 2026
Load More
Next Post

Disnakertran Pulpis Akan Persiapkan Tenaga Kerja Dari Lokal

Gencarkan Sosialisasi Penerapan Wajib Bermasker Hingga Ke Pedesaan

Siswa SMAN 1 Kurun Wakili Kalteng Pada Ajang FLS2N Tingkat Nasional

Komisi II DPRD Barsel Akan Sidak Dugaan Proyek Asal-Asalan

DPRD Gunung Mas Lakukan Pertemuan dengan PBS, Ini Pokok Bahasannya

Discussion about this post

Banner

PILIHAN EDITOR

Polda Kalteng Ungkap 121 Kasus Kejahatan Jalanan Selama 2026, 233 Tersangka Berhasil Diamankan

Sabtu, 30 Mei 2026

Raih WTP Ke-12 Beruntun, Bukti Komitmen Pemkab Kotim Kelola Keuangan Secara Transparan

Jumat, 29 Mei 2026

Gubernur Kalteng Lantik Sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama

Selasa, 26 Mei 2026

Damkar Kotim Bergerak Cepat Padamkan Kebakaran di Gang Mutiara, Dugaan Sementara Korsleting Listrik

Sabtu, 23 Mei 2026

Kapasitas Pesawat Tetap Full 180 Penumpang, Super Air Jet Kurangi Bagasi Gratis

Selasa, 19 Mei 2026

Drainase Tersumbat dan Kesadaran Warga Jadi Sorotan di Tengah Banjir Perkotaan Kotim

Selasa, 19 Mei 2026

  • Hakim Nyatakan Penangkapan Tidak Sah, Rudiyanto Resmi Bebas dari Tahanan

    12225 shares
    Share 4890 Tweet 3056
  • TPP Bukan Hak bagi ASN

    5948 shares
    Share 2379 Tweet 1487
  • Ini Jadwal Libur Siswa saat Bulan Ramadhan

    4268 shares
    Share 1707 Tweet 1067
  • 317.000 Hektare Kebun Sawit Behasil Disita Satgas PKH

    3798 shares
    Share 1519 Tweet 950
  • Satgas PKH Dari Jakarta Akan Mendarat di Sampit, Tinjau Penyitaan Lahan Perusahaan Nakal

    3617 shares
    Share 1447 Tweet 904
  • Kunjungi Kalteng, Kasum TNI Pantau Langsung Penyitaan Lahan Satgas Garuda di Kotim

    2782 shares
    Share 1113 Tweet 696
  • PT HMBP dan Polda Kalteng Didenda Rp 335 Juta

    2363 shares
    Share 945 Tweet 591
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman
  • Kontak
COPYRIGHT © 2018-2023 MATA KALTENG. ALL RIGHT RESERVED.
PROUDLY POWERED BY TEKNO HOLISTIK.
TENTANG KAMI  |  PEDOMAN  |  DISCLAIMER
KEBIJAKAN PRIVASI  |  KONTAK
© 2018-2023 MATA KALTENG. ALL RIGHT RESERVED.
PT RAJA DIGITAL MEDIA
JL. BUMI RAYA I, PERUM.ZAHRANA, RT.01/RW.01
KEL. BAAMANG BARAT, KEC. BAAMANG
SAMPIT, KOTAWARINGIN TIMUR, KALIMANTAN TENGAH
PROUDLY POWERED BY TEKNO HOLISTIK

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • News
  • Daerah
    • Kalimantan Tengah
    • Palangka Raya
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Legislatif
    • DPRD Kalimantan Tengah
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Seruyan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom
    • Advetorial
    • Opini

COPYRIGHT © 2018-2023 MATA KALTENG
PROUDLY POWERED BY TEKNO HOLISTIK