SAMPIT – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Murjani Sampit menatap masa depan dengan rencana ambisius. Dalam rentang lima hingga sepuluh tahun mendatang, rumah sakit kebanggaan masyarakat Kotawaringin Timur (Kotim) ini menargetkan pembangunan gedung khusus layanan kanker, jantung, stroke, dan urologi (KJSU).
Plt Direktur RSUD dr Murjani, dr Yulia Nofiany, menyebut kebutuhan akan layanan KJSU di Kotim sudah sangat mendesak. Dengan fasilitas terpadu tersebut, pasien tidak perlu lagi dirujuk ke luar daerah hanya untuk mendapatkan penanganan medis spesialis.
“Temanya, hari ini kami memperkenalkan kepada masyarakat terkait rencana kita, wacana kita untuk 5-10 tahun ke depan adalah pembangunan dan pengadaan gedung layanan KJSU,” ujarnya, Minggu 24 Agustus 2025.
Yulia menegaskan bahwa rencana ini bukan sekadar menghadirkan bangunan baru, melainkan langkah transformasi besar dalam peningkatan mutu layanan kesehatan. Visi besarnya adalah menjadikan RSUD Murjani sebagai pusat layanan modern di kawasan tengah Kalimantan.
Tak berhenti di situ, pihaknya juga menargetkan agar RSUD Murjani dapat bertransformasi menjadi rumah sakit pendidikan. Status itu dinilai penting karena akan berdampak langsung pada kualitas pelayanan sekaligus pengembangan tenaga kesehatan.
“Kami juga memperkenalkan kepada masyarakat dan meminta doa supaya Murjani bisa bertransformasi dari rumah sakit umum daerah menjadi rumah sakit pendidikan,” imbuhnya. Terkait jadwal pembangunan, Yulia menyebut target awal rampung dalam lima tahun, meski realistisnya bisa berlangsung hingga sepuluh tahun. Hal itu menyesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah.
“Targetnya 5-10 tahun berproses. Pengennya sih 5 tahun selesai. Tapi kan kita juga memperhitungkan kemampuan daerah. Optimis bisa, bisa terwujud. Dan Pak Bupati beserta pemerintah daerah sudah mengetahui, karena ini sudah masuk ke dalam rencana strategis (Renstra) kita 5 tahun ke depan,” tegasnya.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post