SAMPIT – Saat ini banyak orang yang mendiagnosis dirinya mengalami stres, namun tahukah bahwa diagnosis stress tersebut tidak bisa kita lakukan sendiri namun harus dengan ahlinya. Yang mana meski kita tahu tanda-tandanya, namun kita tidak tahu apa penyakitnya.
“Orang yang mengalami stres umumnya akan sulit untuk menenangkan pikiran, merasa rendah diri, kesepian, bingung, menghindari orang lain, sulit mengendalikan diri, hingga depresi. Perubahan kondisi fisik juga bisa menjadi tanda seseorang mengalami stres,” kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kotim, Nugroho Kuncoro Yudho, Minggu 3 Maret 2024.
Untuk mengetahui seseorang mengalami stres biasanya dilakukan tes kesehatan gangguan mental emosional (GME) dengan kuesioner SRQ. Bahkan tes ini pernah dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kotim kepada seluruh pegawai yang ada di lingkup tersebut.
“Sebenarnya tes ini juga bisa diikuti oleh instansi lain kalau ada yang mau, tinggal yang bersangkutan membuat surat permintaan yang diajukan ke Dinkes, nanti akan ada tim pelaksana dari Dinkes yang datang. Karena tes ini cukup penting untuk mengetahui daya tahan tubuh dan deteksi dini penyakit yang tentunya bisa mempengaruhi kinerja seseorang,”ujarnya.
Sedangkan cara untuk bisa mengendalikan stres diantaranya, bicarakan keluhan dengan seseorang yang dapat dipercaya, melakukan kegiatan yang sesuai dengan minat dan kemampuan serta kembangkan hobi yang bermanfaat.
“Selain itu juga bisa dengan cara meningkatkan ibadah dan mendekatkan diri pada tuhan, berfikir positif, tenangkan pikiran dengan relaksasi, jagalah kesehatan dengan olahraga atau aktivitas fisik secara teratur, tidur cukup, makan makanan bergizi seimbang, serta terapkan perilaku bersih dan sehat,” jelasnya.
Tambah Nugroho, memendam perasaan, terutama perasaan yang mengganggu, bisa membuat seseorang mengalami stres. Sehingga disarankan agar hal itu diutarakan semuanya supaya bisa melepas beban.
“Utarakan semua yang ada di benak kepada orang yang bersangkutan, orang yang kita percaya, atau psikolog. Percayalah, setelah mengeluarkan semua unek-unek itu, perasaan kita pasti jauh lebih baik,” pungkasnya.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post