SERUYAN – Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Kalimantan Tengah terus memperkuat upaya pencegahan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya di wilayah perairan. Salah satu fokus utama yang disasar adalah bahaya penyalahgunaan narkoba yang dinilai berpotensi merusak stabilitas sosial dan keamanan lingkungan.
Melalui pendekatan Polisi Masyarakat (Polmas), personel Ditpolairud turun langsung menyambangi warga di kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) Seruyan. Dalam interaksi tersebut, polisi menyampaikan imbauan agar masyarakat tidak terlibat dalam penggunaan maupun peredaran narkotika.
Ditpolairud Polda Kalteng, Kombes Pol, Dony Eka Putra mengatakan bahwa pihaknya dalam hal ini menekankan kalau narkoba tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga berdampak serius terhadap kesehatan mental dan kejiwaan, serta dapat memicu tindak kriminal lainnya.
“Lingkungan perairan, yang menjadi jalur mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi, dinilai rawan dimanfaatkan sebagai jalur peredaran gelap narkoba jika tidak diawasi bersama,” kata Dony. Selasa, 2 Februari 2026.
Imbauan tersebut ditujukan khusus kepada warga yang sehari-hari beraktivitas di sekitar perairan, seperti nelayan dan pelaku transportasi sungai.
“Kami meminta kepada masyarakat lebih waspada terhadap potensi penyalahgunaan narkoba serta berani melaporkan jika mengetahui adanya indikasi peredaran narkotika di lingkungannya,” ungkapnya.
Kegiatan ini diharapkan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat sehingga dapat tumbuh dari bawah sehingga tercipta lingkungan perairan yang aman, sehat, dan terbebas dari pengaruh narkoba.
“Upaya pencegahan akan terus dilakukan secara berkelanjutan sebagai bagian dari menjaga kondusivitas wilayah perairan di Kalimantan Tengah,” tutupnya.
(gus/matakalteng)






















Discussion about this post