SAMPIT – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kotawaringin Timur (Kotim) menggelar doa bersama sekaligus peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW sebagai bentuk ikhtiar batiniah dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas yang belakangan meningkat di wilayah Kota Sampit dan sekitarnya.
Kegiatan tersebut berlangsung di halaman belakang Mako Satlantas Polres Kotim, Selasa (20/1/2026) malam, dan dihadiri langsung oleh Kapolres Kotim AKBP Resky Maulana Zulkarnain, jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Kotim, personel Satlantas, tokoh agama, Ketua PWI Kotim, serta insan pers.
Doa bersama ini menjadi refleksi bersama atas berbagai peristiwa kecelakaan lalu lintas yang menelan korban jiwa, khususnya kalangan remaja, dalam kurun waktu singkat di awal tahun 2026. Satlantas Polres Kotim menilai bahwa upaya pencegahan tidak hanya dilakukan melalui penegakan hukum dan patroli, tetapi juga dengan pendekatan spiritual.
Kasat Lantas Polres Kotim, AKP Hariyanto, menyampaikan bahwa peringatan Isra Mi’raj merupakan momentum penting untuk menanamkan kembali nilai-nilai keimanan dan ketaatan, yang sangat relevan dengan perilaku berlalu lintas.
“Isra Mi’raj mengajarkan kita tentang ketaatan, disiplin, dan tanggung jawab. Nilai-nilai ini sangat berkaitan erat dengan keselamatan berlalu lintas. Ketika seseorang taat aturan dan memiliki kesadaran moral, maka potensi kecelakaan dapat ditekan,” ujarnya dalam sambutan.
Ia menegaskan, disiplin dan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas bukan sekadar kewajiban hukum, tetapi juga bagian dari akhlak dan cerminan keimanan seseorang.
Rangkaian kegiatan diisi dengan pembacaan doa, tausiah keagamaan, serta refleksi bersama mengenai keselamatan berlalu lintas sebagai bagian dari tanggung jawab sosial dan ibadah kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Melalui kegiatan ini, Satlantas Polres Kotim berharap muncul kesadaran kolektif, baik di internal kepolisian maupun masyarakat, bahwa keselamatan di jalan raya adalah tanggung jawab bersama yang harus dijaga dengan sikap, etika, dan kesadaran spiritual.
(gus/matakalteng)






















Discussion about this post