SAMPIT – Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas) Polres Kotawaringin Timur AKP Hariyanto menyebutkan ada sejumlah titik rawan terjadinya kecelakaan lalu lintas pada periode mudik Idulfitri 2025 ini. Yang mana bahkan pagi ini 26 Maret 2025 telah terjadi kecelakaan hingga menyebabkan korban meninggal dunia di Jalan Jendral Sudirman km 59.
“Dapat kami informasikan menurut peta kami untuk daerah rawan kecelakaan berdasarkan data laka yang kami miliki yaitu daerah Jalan Jenderal Sudirman km 51 sampai dengan km 60, kemudian Jalan Cilik Riwut km 31 sampai dengan km 40,”bebernya.
Selain itu, Jalan Cilik Riwut KM 71 sampai dengan km 80 dan Jalan HM Arsyad km 1 sampai dengan km 10. Yang mana pihaknya terus melaksanakan patroli ke daerah rawan tersebut untuk menekan kecelakaan lalu lintas.
“Hal ini kami sampaikan harapannya Camat serta Lurah yang hadir dalam rapat kesiapsiagaan ini bisa menyampaikan pesan tersebut untuk sama-sama kita menjaga keselamatan dalam berlalu lintas,”ucapnya.
Selain itu ujarnya, melalui sosialisasi daerah rawan ini diharapkan pada arus mudik 2025 Zero kecelakaan.
Kasatlantas AKP Hariyanto juga menyampaikan, saat ini kepadatan lalu lintas di Kota Sampit sudah mulai meningkat. Khususnya di daerah pasar yakni Jalan Letjen Sutoyo, tepatnya di kawasan Bintang Swalayan dan Kusuka serta menuju Ikon Patung Jelawat dan Pusat Perbelanjaan Mentaya.
“Biasanya H-2 di tengah jalan itu kita pasang patok agar tidak terjadi penumpukan atau tidak terjadi pengambilan jalur yang secara tiba-tiba. Karena sopan terakhir ini kami pantau jalur itu sudah mulai padat bahkan banyak bus-bus besar yang parkir,”ungkapnya.
Tambahnya, saat ini pihaknya masih melihat kondisi lalu lintas untuk melakukan rekayasa jalur agar tidak terjadi kemacetan yang mana berdasarkan aturan lalu lintas di arah ikon patung jelawat Sampit sebenarnya merupakan jalan satu arah menuju PPM. Sementara sekarang ini masih banyak masyarakat yang belum mengetahui itu dan menjadikan jalan di depan ikon patung jelawat menjadi jalan dua arah.
“Selain itu kami juga akan melakukan pengamanan di wilayah pantai wisata ujung Pandaran yang mana biasanya h+2 lebaran akan padat dikunjungi masyarakat,”bebernya.
Ditegaskan AKP Hariyanto, agar arus mudik libur lebaran ini dapat berjalan dengan lancar pihak adalah mempersiapkan pengamanan secara maksimal yang mana salah satu indikator kelancaran arus mudik yaitu tidak adanya kecelakaan.
“Karena memang kita akui pada tahun ini kepadatan arus mudik meningkat drastis bahkan seluruh tiket baik itu penerbangan maupun jalur darat dan laut sudah habis terjual untuk keberangkatan dari Kota Sampit. Melalui upaya yang optimal kita harapkan semua dapat berjalan lancar,”tutupnya.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post