SAMPIT – Seorang janda berinisial A dianiaya oleh sang kekasih hingga mengalami luka lebam di bagian wajah serta tubuhnya. Motif terduga pelaku lantaran masalah sepele, Selasa, 5 September 2023.
A merupakan seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) dianiaya oleh kekasihnya, di Jalan Jenderal Sudirman kilometer 36, Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Korban merupakan seorang wanita yang telah kehilangan sang suami karena meninggal dunia. Korban mengaku jika kenal dengan kekasihnya berinisial MF, sekitar satu bulan lalu.
Dia menjelaskan, sekitar dua minggu menjalani hubungan ia dipukul sang kekasih hanya karena masalah sepele. Bahkan, kejadian ini merupakan kejadian yang kedua kalinya yang dialami oleh korban.
“Saya dipukul menggunakan kursi plastik hingga patah kursi plastiknya. Kejadiannya yang kedua sudah sekitar tiga hari lalu,” katanya.
Lanjutnya, ia mengaku sempat takut melapor kejadian yang menimpa dirinya itu, hingga ada kerabat yang datang ke rumahnya dan menemukan dirinya dalam keadaan yang sudah babak belur di tubuh korban. Korban mengalami luka lebam di wajah, mata hingga lengan akibat dipukul sang kekasih.
Kerabat yang syok melihat keadaan A yang memprihatinkan, langsung membawanya ke kantor polisi untuk melaporkan penganiayaan itu.
“Kami awalnya hanya khawatir dengan anaknya, juga korban ini akhirnya saya suruh dia melaporkan yang menimpa dirinya ini. Awalnya dia takut untuk melaporkan,” ucap kerabat korban yang tidak ingin disebutkan namanya.
Selain menganiaya korban, sang kekasih juga menganiaya sang anak korban yang masih berusia sekitar lima tahun. “Anaknya ini bibirnya dibakar dengan puting rokok, itu pengakuan anaknya dan dikurung di kamar mandi. Mana mungkin kan anak-anak ditanya bohong,” jelasnya.
Kini korban bersama kerabatnya tersebut telah melaporkan penganiayaan yang dilakukan oleh kekasih korban itu kepada pihak kepolisian Polres Kotim. Dan berharap pelaku tidak mengulangi perbuatannya terhadap korban.
(gus/matakalteng.com)






















Discussion about this post