PALANGKA RAYA – Putus asa melihat sang kekasih berinisial AR (25) pergi bersama wanita lain, seorang gadis asal Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) berinisial BN (23), nekat hendak bunuh.
AR yang merupakan pegawai perusahaan kebun kelapa sawit di Kobar tersebut, menjalin hubungan tanpa status dengan BN selama 6 bulan. Akan tetapi, selama berhubungan, keduanya yang bekerja di perusahaan yang sama tersebut telah melakukan hal-hal yang dilarang.
Namun sejak dua bulan yang lalu, AR dipindah tugaskan ke cabang perusahaan yang ada di Kabupaten Lamandau. Sejak saat itu AR jarang menghubungi BN dan ternyata AR telah memiliki kekasih baru.
Hal itu membuat BN sakit hati dan meminta AR untuk meminta maaf. Namun AR tak ingin, sehingga membuat BN semakin sakit hati hingga mau bunuh diri dengan melukai tangannya dengan senjata tajam (Sajam) jenis silet.
Kabid Humas Polda Kalteng, Kombes Pol Erlan Munaji mengungkapkan, BN yang dalam keadaan hampir putus asa kemudian curhat online ke pihaknya melalui Ketua Tim Virtual Police H. Shamsudin atau biasa disapa Cak Sam.
“Oleh Cak Sam, Bunga diberikan pemahaman dan motivasi agar tidak putus asa dalam menghadapi masalah. Setiap masalah pasti ada solusinya dan Tuhan tidak akan membebani masalah seseorang diluar kemampuannya,” ungkapnya, Selasa, 8 Agustus 2023.
Usai berhasil membuat BN tenang, Cak Sam kemudian memediasi secara online melalui sambungan telepon dengan menghubungi BN dan AR. Hasilnya, AR kemudian mengakui kesalahannya dan mau minta maaf ke BN.
“Saya mengimbau, apabila ada masalah hendaknya diselesaikan dengan baik-baik dan jangan berputus asa. Yakinlah bahwa setiap masalah pasti ada jalan keluarnya,” tegasnya.
(rzl/matakalteng.com)






















Discussion about this post