SAMPIT – Menjelang Iduladha tahun 2024, harga sapi diprediksi meningkat seiring dengan bertambahnya permintaan di pasar. Yang mana setiap Idul Adha selalu ada ibadah tahunan, yakni kurban, baik sapi maupun kambing.
“Menjelang Iduladha ini, permintaan hewan Kurban sudah pasti akan mengalami lonjakan. Sehingga harganya pun akan meningkat. Bahkan saat ini saja kenaikan harga sapi sudah mulai dirasakan sedikit demi sedikit dan biasanya akan terus meningkat hingga Idul Adha nanti,” ucap seorang pedagang hewan kurban dan aqiqah di Sampit, Rudi, Minggu 5 Mei 2024.
Menurutnya, selain permintaan yang meningkat faktor lainnya juga populasi sapi lokal yang masih sedikit. Sehingga kebanyakan sapi dipasok dari luar daerah dan memerlukan biaya perjalanan yang juga mempengaruhi harga sapi di daerah.
“Kenaikan harga sapi potong di pasar juga sudah mulai terjadi, hal itu lantaran berkurangnya stok sapi potong karena banyak pedagang yang memborong sapi siap potong untuk mencukupi stok kebutuhan jual untuk hari raya Idul Adha,” bebernya.
Apalagi lanjutnya, tidak sampai dua belum lagi umat Islam akan merayakan hari raya Idul Adha 1445 Hijriah, sehingga biasanya di masa ini para pedagang sapi memang sudah mulai menyiapkan hewan Kurban begitu juga dengan pedagang sapi dan kambing dadakan yang sudah mulai bermunculan di beberapa titik khususnya di kota Sampit.
“Untuk harga sapi sendiri bervariasi tergantung bobotnya. Dari Rp 16 juta hingga Rp 30 juta. Bobotnya berkisar 75 sampai 80 kg per ekor. Dan bisa menghasilkan 140-150 kg daging bersih. Untuk harga kambing naik Rp 2,5-3,5 juta per ekor. Kambing tahun ini dijual di kisaran Rp 4 sampai Rp 6 juta, tergantung bobot mulai dari 9-12 kg,” pungkasnya.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post