KUALA PEMBUANG – Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Seruyan Bahrun Abbas bersama Kapolres Seruyan Hans Itta Papahit mengunjungi peternakan ayam petelur yang ada di Desa Mugi Panyuhu, Kecamatan Seruyan Tengah tepat di Koperasi Produsen Mugi Desa Bersama.
Pj Sekda mengungkapkan, bahwa kunjungan ini bertujuan untuk melihat langsung perkembangan usaha peternakan ayam petelur yang merupakan program dari KUP yang dijalankan bersama oleh salah satu perusahaan besar swasta yang ada di wilayah setempat.
Pihaknya berbincang dengan para peternak mengenai berbagai tantangan dan keberhasilan yang mereka hadapi dalam menjalankan usaha peternakan. Para peternak merasa sangat terbantu dalam meningkatkan perekonomian di masyarakat agar tidak tergantung pada sawit semata.
“Tentu kita sangat mengapresiasi kepada para peternak yang telah bekerja keras dan memanfaatkan program ini dengan baik. Saya berharap usaha ini bisa dikembangkan dan menjadi contoh, bahwa kita bisa mengembangkan usaha lain dari sisi perekonomian, tidak harus dari sawit tetapi di luar sawit pun ada usaha-usaha yang menguntungkan,” katanya.
Ia juga menekankan pentingnya keberlanjutan program ini untuk mendukung peningkatan ekonomi masyarakat lokal dan kesejahteraan. Selain itu, pemerintah daerah akan terus mendorong kerja sama antara pemerintah dan pihak terkait untuk memastikan program ini berjalan lancar serta memberikan manfaat yang maksimal.
Para peternak menyambut baik kunjungan Sekda dan merasa termotivasi untuk terus mengembangkan usaha mereka. Mereka berharap dukungan dan perhatian dari pemerintah daerah dapat terus berlanjut sehingga usaha peternakan ayam petelur di daerah ini dapat semakin maju dan berkontribusi dalam pemenuhan kebutuhan pangan nasional.
Sementara itu, Ketua Koperasi Mugi Bina Bersama, Kino Imran, menerangkan bahwa usaha ayam petelur telah berjalan dengan populasi sebanyak 1.000 ekor ayam dan menghasilkan sekitar 800 butir telur per hari. “Telur-telur tersebut akan didistribusikan ke pasar dan perusahaan sekitar. Rencana pengembangan usaha mencakup penambahan kandang dan jumlah ayam untuk meningkatkan produksi,” pungkasnya.
(ald/matakalteng.com)






















Discussion about this post