KUALA PEMBUANG – Staff Ahli Bupati Seruyan Bidang Ekonomi Keuangan dan Pembangunan Tunjarsyah membuka secara resmi agenda peringatan Hari Ikan Nasional (Harkannas) ke-11 yang dilaksanakan di Lapangan Tenis Indoor Kuala Pembuang.
Pada kesempatan tersebut, dirinya mengungkapkan bahwa ini merupakan momentum penting untuk mengingatkan semua pihak terkait peran strategis sektor perikanan bagi pembangunan daerah.
“Terlebih di Kabupaten Seruyan, sektor perikanan tidak hanya menjadi sumber penghidupan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi kekuatan ekonomi daerah yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan,” katanya di Kuala Pembuang.
Peringatan hari ikan nasional tahun ini mengusung tema Konsumsi Ikan Mencapai Generasi Emas 2045. “Di mana, tema ini menggambarkan visi besar kita untuk mencetak generasi unggul dan berkualitas yang siap menghadapi indonesia emas pada tahun 2045,” ujarnya.
Kabupaten Seruyan memiliki potensi perikanan yang besar baik dari sektor perikanan tangkap, budidaya dan pengolahan hasil perikanan. Namun, perlu disadari bahwa masih ada tantangan besar yang harus dihadapi seperti ancaman perubahan iklim, penangkapan ikan yang berlebihan dan kebutuhan teknologi serta kapasitas sumber daya manusia.
“Maka dari itulah, melalui momen ini saya ingin mengajak kepada seluruh elemen masyarakat untuk menggalakkan konsumsi ikan di seluruh lapisan masyarakat, terutama bagi anak-anak dan generasi muda demi menciptakan generasi yang cerdas dan sehat,” tambahnya.
Selain itu, ia juga mengajak untuk mengelola sumber daya perikanan secara berkelanjutan tanpa mengabaikan kelestarian
lingkungan. “Dengan demikian, kita tidak hanya memenuhi kebutuhan gizi masyarakat saat ini, tetapi juga memastikan sumber daya ikan tetap tersedia bagi generasi mendatang. Dan terakhir, mari kita meningkatkan inovasi, teknologi dan daya saing sektor perikanan baik dari sisi produksi perikanan, pengolahan ikan, hingga pemasaran hasil perikanan agar produk perikanan di Kabupaten Seruyan mampu bersaing di pasar global,” pungkasnya.
(ald/matakalteng.com)






















Discussion about this post