KUALA PEMBUANG – Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Seruyan Bahrun Abbas mengungkapkan, bahwa pengelolaan keuangan daerah diarahkan untuk mengatasi permasalahan-permasalahan pokok yang ada.
“Jadi selain untuk mempercepat realisasi visi dan misi, pengelolaan keuangan daerah juga untuk mengatasi berbagai permasalahan pokok,” katanya, Rabu 15 Mei 2024.
Adapun beberapa permasalahan pokok yang dimaksud adalah seperti penanganan kemiskinan, perluasan kesempatan kerja, perbaikan mutu pelayanan publik utamanya pelayanan dasar, peningkatan produktifitas sektor yang mempengaruhi Produk Domestik Regional Bruto (PDRB).
Hal ini merujuk pada pengelolaan keuangan pada tahun anggaran sebelumnya. Di mana, realisasi pendapatan daerah tahun anggaran 2023 adalah sebesar Rp1,195 triliun, realisasi belanja sebesar Rp1,245 triliun, dengan sisa lebih perhitungan anggaran tahun sebelumnya sebesar Rp181,9 miliar.
Dan menurutnya, pelaksanaan realisasi dan capaian tugas-tugas pemerintah daerah di Kabupaten Seruyan tersebut merupakan buah dari kerjasama yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seruyan, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), masyarakat dan seluruh elemen pemangku kepentingan di wilayah setempat.
Kendati demikian, disadari sepenuhnya bahwa masih terdapat hal-hal yang memerlukan upaya peningkatan pada masa mendatang. “Oleh karena itu, catatan-catatan strategis, saran dan masukan dari DPRD Seruyan merupakan rekomendasi penting bagi penyempurnaan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di Kabupaten Seruyan,” pungkasnya.
(ald/matakalteng.com)






















Discussion about this post