SAMPIT – Barak dua pintu di Jalan Smekto Barat, Kelurahan Baamang Hulu, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) hangus terbakar hingga menjadi arang pada pukul 09.14 WIB.
Bangunan semi permanen dua pintu tersebut dihuni oleh dua orang bernama Suyatmi dan Nur Aida. Salah seorang penghuni barak Suyatmi menceritakan bahwa awalnya ia melihat asap membumbung tinggi dari tempat Nur Aida.
“Awalnya saya melihat di luar ada asap sudah tinggi dan saat itu ada bau-bau sayur. Kemudian saya keluar dan kaget api sudah diatas. Melihat itu saya panik dan mencoba mengeluarkan motor,” ucapnya. Kamis, 16 Mei 2024.
Lanjut Suyatmi bahwa dirinya tinggal di barak itu kurang lebih satu tahun. Dimana menurutnya saat itu Nur Aida tidak ada di lokasi, namun saat ia kembali api sudah membesar dan melahap barak yang mereka tempati.
Sementara itu, Nur Aida mengaku saat itu dirinya sedang keluar untuk mengantarkan makan anaknya yang sedang ujian di sekolah. Ia membantah bahwa dirinya lupa mematikan kompor atau sedang memasak.
“Keluar antarkan makan anak saya di sekolah. Saya tidak memasak, saya tinggal itu tidak ada api karena saya mengantar makan ke anak di sekolah,” jelasnya.
Dilokasi kejadian, petugas Disdamkar Mat, BPBD dan bersama tim relawan lainnya berjibaku untuk memadamkan api yang melahap bangunan semi permanen tersebut.
Hingga berita ini dinaikan belum diketahui pasti penyebab dan kerugian dalam peristiwa kebakaran tersebut. Namun beruntung dalam insiden tersebut tidak ada korban jiwa.
(gus/matakalteng)





















Discussion about this post