KUALA PEMBUANG – Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Seruyan Sukardi mengungkapkan jika sampai dengan saat ini realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Seruyan mencapai kurang lebih 37 persen.
Ia mengungkapkan, memang saat ini kondisi di lapangan sangat sulit. Sehingga realisasi PAD hingga bulan Agustus 2021 ini masih jauh dari target yang telah ditetapkan dengan besaran kurang lebih mencapai 137 miliar untuk target PAD pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Seruyan tahun anggaran 2021.
“Disamping itu, kita juga sudah terlanjur targetnya tinggi. Tapi saya juga sudah sampaikan kepada DPRD, dari pada kita memaksakan tetapi tidak ada anggarannya maka lebih baik kita belajar realistis dulu,” katanya di Kuala Pembuang, Senin 16 Agustus 2021.
Maka dari itu, pihaknya berencana untuk melakukan rasionalisasi pendatan dan dirinya berharap agar hal tersebut bisa disetujui oleh kalangan DPRD Seruyan.
Ia menjelaskan, disamping adanya pandemi Covid-19 yang saat ini melanda, yang menjadi salah satu kendala di lapangan yang dialami oleh pihaknya adalah kesadaran dari masyarakat itu sendiri.
“Khususnya untuk sektor pajak, itu kesadaran masyarakat masih rendah dan itu berpengaruh. Maka dari itu, kita akan terus melakukan upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan wajib pajak termasuk para PBS,” pungkasnya.
(ald/matakalteng.com)





















