NANGA BULIK – Bupati Lamandau, H Hendra Lesmana, menjalani vaksinasi Covid-19, Senin 8 Maret 2021. Hal itu dikarenakan pada vaksinasi tahap pertama pada awal bulan Februari lalu, Bupati Lamandau tidak jadi disuntik karena ada riwayat vaksinasi hepatitis.
Tidak hanya bupati, vaksinasi tahap II itu dilaksanakan kepada sejumlah tokoh agama, anggota DPRD serta belasan wartawan yang tergabung di Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lamandau di Puskesmas Bulik.
“Hari ini saya bersama dengan para tokoh agama serta teman-teman wartawan di suntik vaksin Covid-19,” ungkap Bupati Hendra usai menjalani vaksinasi. Dirinya berharap, dengan adanya vaksinasi ini, akan muncul kepastian dan tidak ada keragu-raguan ditengah masyarakat, bahwa vaksin tersebut aman.
“Diharapkan juga vaksinasi ini didukung oleh semua pihak sehingga dapat menekan angka penyebaran covid-19 di kalangan masyarakat,” ujarnya. Ditempat yang sama, Ketua PWI Lamandau, Hendi Nurpalah, mengatakan bahwa pihaknya juga sangat mendukung pelaksanaan vaksinasi covid- 19.
“Alhamdulillah, hari ini anggota PWI Kabupaten Lamandau bersama pak Bupati Hendra Lesmana serta anggota DPRD dan tokoh agama, telah mengikuti Vaksinasi Covid-19 pertama. Semoga ikhtiar ini menjadi ibadah dan washilah agar terbabas dari Covid-19,” ujarnya.
Sementara, salah seorang wartawan penerima vaksin, Karamoi, mengaku tidak merasakan gejala atau efek apapun usai disuntik vaksin. “Rasanya biasanya saja, tidak ada efek apapun. Sempat dag dig dug juga saat mau disuntik karena lama tidak disuntik, tetapi ternyata nggak ada sakit sama sekali, rasanya seperti digigit semut saja,” ucapnya.
Hal yang sama juga disampaikan oleh salah satu anggota DPRD Kabupaten Lamandau, Herianto. “Tidak ada rasa sakit dan efek samping sampai saat ini, masyarakat tidak perlu takut dan ragu,” tukasnya.
(btg/matakalteng.co.id)






















Discussion about this post