NANGA BULIK – Kementerian Agama Kabupaten Lamandau bekerjasama dengan Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) setempat, menggelar jalan sehat kerukunan dalam rangka memperingati Hari Amal Bhakti (HAB) ke 74 tahun 2019.
Kegiatan yang rutin digelar setiap tahun ini dilepas secara langsung oleh Wakil Bupati Lamandau, Riko Porwanto.
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Lamandau, H Hamim mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan keempat kali sejak digelar pertama kali tahun 2015 silam. “Kegiatan jalan sehat kerukunan ini merupakan agenda rutin kami bersama FKUB untuk mengajak masyarakat Lamandau agar senantiasa menjalin kerukunan dengan melakukan olahraga bersama,” ungkapnya.
Selain itu, lanjut H Hamim, melalui kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap kwalitas kerukunan masyarakat Kabupaten Lamandau dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
“Jalan sehat kerukunan ini, selain sebagai upaya mengolahragakan masyarakat, lebih dari itu juga memberikan pesan moral untuk semua lapisan masyarakat agar menjunjung tinggi nilai-nilai kerukunan guna menciptakan suasana damai dan tenteram di Bumi Bahaum Bakuba,” tegas H Hamim.
Kegiatan ini juga dihadiri Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Tengah, H Masrawan. Dirinya mengatakan bahwa kwalitas kerukunan umat beragama di Kabupaten Lamandau telah terbina dengan baik.
“Tugas kita bersama untuk senantiasa menjaga dan memelihara kerukunan antar warga di Lamandau yang sudah tercipta dengan baik selama ini. Saya ucapkan terima kasih dan apresiasi yang tinggi untuk pemerintah daerah, organisasi-organisasi masyarakat, pemuda dan keagamaan serta masyarakat Kabupaten Lamandau, semoga Kabupaten Lamandau semakin maju, damai dan sejahtera,” kata H Masrawan.
Sementara itu, Wakil Bupati Riko Porwanto dalam sambutannya menyampaikan bahwa Pemerintah Daerah senantiasa mendukung dan mengapresiasi setiap kegiatan yang memberikan dampak positif bagi kelangsungan hidup bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
“Jalan sehat kerukunan ini sangat positif, selain sebagai upaya menjaga kesehatan dengan berolahraga, juga sebagai kegiatan untuk menjalin silaturahmi, menyatukan perbedaan serta memelihara kerukunan antar warga yang sudah terbina dengan baik,” ungkapnya.
(btg/matakalteng.com)
















Discussion about this post