NANGA BULIK – Salah satu bintang tamu yang tampil dalam Festival Babukung 2019 di Kota Nanga Bulik, 11-13 Oktober 2019, adalah Vimast. Band duo asal Yogyakarta yang digawangi dua musisi berbakat, Viza Mahasa (vokal,gitar dan gamelan) dan Vais Randi (drum). Band unik ini tidak hanya dikenal di dalam negeri saja, dengan menonjolkan musik khas indonesia seperti menggunakan alat musik gamelan,angklung dan sape, band ini sering tampil di mancanegara.
Guna memberi kesempatan para penggemarnya di Kabupaten Lamandau, Panitia Festival Babukung 2019 menggelar Meet and Greet bersama Visa Mahasa, Sabtu (12/10) sore.
“Kami ingin memberikan kesempatan kepada generasi muda Lamandau untuk mengenal lebih jauh Vimast, band fenomenal yang membawa budaya negara kita ke mancanegara,” ungkap Koordinator acara, Edmond Lamey.
Setelah menyapa para pengunjung yang didominasi anak-anak muda Lamandau, pentolan Vimast ,(Viza Mahasa) mulai menyampaikan berbagai hal mengenai musik dan lagu-lagu yang mengkombinasikan musik modern dan aransemen tradisional hingga membawanya tampil di berbagai negara di dunia.
“Saya sangat bahagia bisa berada disini (Lamandau), terima kasih kepada Panitia telah memberi kesempatan untuk berkunjung dan bertemu kalian semua,” ungkapnya.
“Kenapa saya memilih musik aliran ini? Karena dari kecil saya di ajarin etang saya alat musik gamelan, jadi meskipun saya memilih aliran rock, unsur tradisional tetap harus ada,” ungkap Viza Mahasa, menjawab pertanyaan dari penggemarnya.
Dia memberikan motivasi kepada para generasi muda Lamandau agar mencintai adat dan budaya lokal sebagai warisan sejarah bangsa.
“Kita harus bisa menjaga dan melestarikan budaya kita sendiri, jadi diri sendiri dan kuatkan kepercayaan diri kalian,” tukasnya.
(btg/matakalteng.com)
















Discussion about this post