SAMPIT – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) mulai menyalurkan bantuan hewan kurban untuk masyarakat menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah. Di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), sebanyak 38 ekor sapi kurban diserahkan kepada masjid dan lembaga penerima yang tersebar di sejumlah kecamatan.
Penyerahan simbolis dilakukan di Masjid Al-Falah Sampit oleh perwakilan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Kalteng, Sri Wulan Dari, yang mendapat tugas langsung mewakili Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran.
“Dan hari ini saya mewakili DPMPTSP Provinsi Kalimantan Tengah yang ditugaskan Pak Gubernur untuk menyerahkan hewan kurban untuk Kabupaten Kotawaringin Timur. Jumlah hewan kurban yang disalurkan untuk Kotim itu berjumlah 38 ekor,” kata Sri Wulan saat kegiatan serah terima bantuan hewan kurban tersebut, Senin 25 Mei 2026.
Ia menjelaskan, bantuan tersebut tidak hanya difokuskan di wilayah perkotaan, namun juga disebarkan ke sejumlah kecamatan di Kotim agar manfaatnya bisa dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
“Tidak hanya di kota, ada juga yang disebarkan ke beberapa kecamatan. Untuk data lebih lengkap nanti bisa berkoordinasi dengan bagian Kesra Kabupaten Kotim,” ujarnya.
Menurut Sri, seluruh penerima bantuan hewan kurban merupakan masjid atau lembaga tempat ibadah yang sebelumnya mengajukan proposal kepada Pemerintah Provinsi Kalteng. Proposal tersebut kemudian melalui proses seleksi sebelum ditetapkan sebagai penerima bantuan.
“Kalau terkait kategori penerima, itu sebelumnya mengajukan proposal yang diajukan melalui Pak Gubernur Kalimantan Tengah. Setelah itu diseleksi, baru nanti yang berhak menerima hewan kurban,” jelasnya.
Ia menegaskan, bantuan tersebut tidak diberikan kepada individu atau perorangan, melainkan langsung kepada pengurus masjid yang nantinya bertanggung jawab mendistribusikan daging kurban kepada masyarakat yang berhak menerima.
“Jadi bukan pribadi, tetapi masjid atau lembaga tempat ibadah. Nanti panitia hewan kurban di masing-masing masjid yang menentukan siapa penerimanya sesuai ketentuan,” katanya.
Sri Wulan menyebut masyarakat kurang mampu tetap menjadi prioritas utama dalam pendistribusian daging kurban tersebut.
“Insya Allah prioritas utama tetap masyarakat yang tidak mampu di sekitar wilayah masjid penerima. Dalam Islam juga sudah jelas siapa saja yang berhak menerima hewan kurban,” ungkapnya.
Sementara itu, program penyaluran hewan kurban ini menjadi bagian dari upaya Pemprov Kalteng dalam memperkuat kepedulian sosial dan membantu masyarakat menjelang Iduladha.
Sebelumnya, Pemprov Kalteng juga aktif menyalurkan berbagai bantuan sosial dan pangan melalui program Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS) yang digagas Gubernur Agustiar Sabran.
Pemprov Kalteng juga diketahui rutin menyalurkan bantuan hewan kurban ke seluruh kabupaten dan kota di Kalteng setiap momentum Iduladha sebagai bentuk dukungan terhadap masyarakat dan rumah ibadah.
(dia/matakalteng)





















Discussion about this post