SAMPIT – Ketua Tim Pembina (TP) Posyandu Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Khairiah Halikinnor memberikan perhatian khusus terhadap tata kelola administrasi dan pelaporan kegiatan Posyandu di daerah. Salah satunya terkait penginputan data publikasi Hari Posyandu Nasional Tahun 2026 yang diminta dilakukan tepat waktu dan sesuai ketentuan.
Hal tersebut disampaikan Khairiah dalam Sosialisasi Posyandu 6 Bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM) se-Kabupaten Kotim Tahun 2026. Ia menilai penginputan data bukan sekadar kegiatan administrasi biasa, melainkan bagian penting dari sistem pelaporan dan evaluasi program Posyandu secara nasional.
“Kegiatan penginputan data bukan hanya proses administrasi, tetapi menjadi bagian penting dalam pelaporan dan evaluasi pelaksanaan kegiatan Posyandu secara nasional,” kata Khairiah Halikinnor, Senin 18 Mei 2026.
Ia menjelaskan pelaksanaan input data mengacu pada Surat Sekretaris Daerah Kabupaten Kotim Nomor 400.10/200/DPMD-PMD/V/2026 tanggal 4 Mei 2026 tentang memeriahkan Hari Posyandu Nasional di Kabupaten Kotawaringin Timur.
Karena itu, ia meminta seluruh operator desa dan kelurahan benar-benar memperhatikan ketepatan serta kelengkapan data yang dimasukkan ke sistem sebelum batas waktu yang telah ditentukan pada 29 Mei 2026.
“Saya berharap seluruh petugas atau operator desa dan kelurahan dapat menginput data secara lengkap, benar dan sesuai ketentuan yang telah ditetapkan,” ujarnya.
Khairiah juga mengingatkan pentingnya ketelitian dalam mengunggah dokumentasi kegiatan Posyandu agar data yang dikirim benar-benar valid dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Pastikan foto dan dokumentasi kegiatan yang diunggah jelas serta relevan dengan kegiatan. Perhatikan juga kesesuaian identitas wilayah, tanggal kegiatan dan jenis pelayanan yang dilaksanakan,” tegasnya.
Ia menekankan agar tidak ada penginputan data yang dilakukan secara sembarangan atau belum diverifikasi karena dapat memengaruhi validitas laporan daerah.
“Jangan melakukan penginputan data yang belum diverifikasi. Semua harus dipastikan benar sebelum dikirim,” katanya.
Menurut Khairiah, momentum Hari Posyandu Nasional juga menjadi kesempatan penting untuk memperkuat koordinasi seluruh pemangku kepentingan dalam menjalankan program Posyandu secara terpadu.
Dengan dukungan moral dan penguatan anggaran untuk Posyandu, ia berharap implementasi Posyandu 6 Bidang SPM di Kotim dapat berjalan maksimal hingga ke tingkat desa dan kelurahan.
“Semoga semangat hari ini menjadi awal gerakan bersama dalam mewujudkan pelayanan masyarakat yang terarah dan membangun Kotawaringin Timur yang lebih mandiri dan sejahtera,” tandasnya.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post