• Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman
  • Kontak
Minggu, 14 Juni 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
Mata Kalteng
  • Home
  • News
  • Daerah
    • Kalimantan Tengah
    • Palangka Raya
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Legislatif
    • DPRD Kalimantan Tengah
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Seruyan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom
    • Advetorial
    • Opini
  • Home
  • News
  • Daerah
    • Kalimantan Tengah
    • Palangka Raya
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Legislatif
    • DPRD Kalimantan Tengah
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Seruyan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom
    • Advetorial
    • Opini
Mata Kalteng
  • News
  • Daerah
  • Legislatif
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom

Beranda » Konflik Agraria Marak, Pemkab Dorong Solusi Adil bagi Masyarakat dan Perusahaan

Konflik Agraria Marak, Pemkab Dorong Solusi Adil bagi Masyarakat dan Perusahaan

Kamis, 23 April 2026
in Kotawaringin Timur
A A
Foto:Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Umar Kaderi.

Foto:Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Umar Kaderi.

Share on FacebookShare on Twitter

SAMPIT – Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Umar Kaderi, menyoroti maraknya konflik agraria yang belakangan ramai diperbincangkan, khususnya yang diduga berkaitan dengan persoalan lama seperti program transmigrasi.

“Terkait banyaknya sengketa lahan yang diduga akibat masalah masa lalu, termasuk program transmigrasi, saat ini kita memang masih belum punya data yang lengkap,” ujar Umar Kaderi, Kamis 23 April 2026.

Baca juga berita lainnya

163 Jemaah Haji Kotim Tiba di Sampit, Seluruhnya Dilaporkan dalam Kondisi Sehat

Bupati Kotim Sebut Kehadiran Super Air Jet Buka Peluang Investasi dan Umrah dari Sampit

Sampit Jadi Kota ke-36 Jaringan Super Air Jet, Penumpang Kini Bisa Terhubung ke Puluhan Kota dengan Satu Tiket

178 Penumpang Antar Super Air Jet Mendarat Perdana di Sampit, Otoritas Bandara Minta Penerbangan Dijaga Berkelanjutan

Ia menjelaskan, pemerintah daerah masih melakukan pendalaman untuk mengetahui akar persoalan yang sebenarnya sebelum menentukan langkah penyelesaian yang tepat.

“Kita lihat nanti apa penyebabnya, kemudian solusinya seperti apa, karena hampir setiap hari ada saja konflik agraria antara perusahaan dengan masyarakat dengan berbagai macam persoalan,” katanya.

Secara nasional, konflik agraria memang menjadi isu yang terus meningkat. Berdasarkan catatan lembaga pemantau, sepanjang 2025 terjadi ratusan kasus konflik agraria di Indonesia yang berdampak pada banyak wilayah dan masyarakat.

Salah satu pemicunya adalah konflik lama yang belum terselesaikan serta tumpang tindih kepemilikan lahan. Hal ini juga yang sebelumnya disampaikan DPRD Kotim saat menyoroti persoalan konflik agraria di Kotim.

Dalam konteks transmigrasi, persoalan sering muncul akibat ketidakjelasan status lahan dan tumpang tindih dengan kawasan hutan, hak guna usaha, hingga tanah adat. Bahkan, kajian terbaru menyebut kurangnya data akurat terkait lahan transmigrasi menjadi salah satu pemicu utama konflik agraria di berbagai daerah.

Menanggapi kondisi tersebut, Umar menegaskan bahwa pemerintah daerah selama ini berperan aktif sebagai mediator antara masyarakat dan perusahaan agar konflik tidak semakin meluas.

“Di sekretariat daerah, kami selalu memediasi kepentingan perusahaan dan masyarakat. Kita ingin bagaimana solusi terbaik yang bisa diterima kedua belah pihak,” ungkapnya.

Ia mengingatkan, konflik yang tidak terselesaikan akan berdampak luas, tidak hanya bagi perusahaan, tetapi juga masyarakat dan pemerintah daerah.

“Kalau terjadi konflik berkepanjangan, semua akan rugi. Masyarakat bisa kehilangan pendapatan, perusahaan terganggu operasionalnya, dan daerah juga terdampak,” tegasnya.

Lebih lanjut, Umar berharap ke depan setiap persoalan agraria dapat diselesaikan dengan pendekatan dialog dan mencari titik temu yang menguntungkan semua pihak.

“Kita berharap ada win-win solution antara masyarakat dan perusahaan. Itu yang terus kita dorong agar konflik agraria tidak berlarut-larut,” tandasnya.

Ia juga menekankan pentingnya kehadiran data yang akurat sebagai dasar penyelesaian konflik, sehingga kebijakan yang diambil benar-benar tepat sasaran dan berkeadilan.

Dengan meningkatnya dinamika konflik agraria, pemerintah daerah dituntut tidak hanya menjadi penengah, tetapi juga memastikan setiap penyelesaian memberikan kepastian hukum dan perlindungan bagi masyarakat tanpa menghambat investasi di daerah.

(dia/matakalteng)

Share2Tweet1SendShareShareSendScan
ad-space
Previous Post

Hipertensi hingga TBC Masih Dominan, Cek Kesehatan Gratis Belum Optimal

Next Post

Di Tengah Kenaikan BBM, Pemkab Kotim Perkuat Kerja Sama Layanan dengan Pertamina

Berita Terkait

Kotawaringin Timur

163 Jemaah Haji Kotim Tiba di Sampit, Seluruhnya Dilaporkan dalam Kondisi Sehat

Jumat, 12 Juni 2026
Kotawaringin Timur

Bupati Kotim Sebut Kehadiran Super Air Jet Buka Peluang Investasi dan Umrah dari Sampit

Jumat, 12 Juni 2026
Kotawaringin Timur

Sampit Jadi Kota ke-36 Jaringan Super Air Jet, Penumpang Kini Bisa Terhubung ke Puluhan Kota dengan Satu Tiket

Jumat, 12 Juni 2026
Kotawaringin Timur

178 Penumpang Antar Super Air Jet Mendarat Perdana di Sampit, Otoritas Bandara Minta Penerbangan Dijaga Berkelanjutan

Jumat, 12 Juni 2026
Kotawaringin Timur

Bulog Tegaskan Tidak Ada Pengurangan Pasokan Minyakita, Distribusi Hanya Dibagi Lebih Merata ke Mitra

Jumat, 12 Juni 2026
Kotawaringin Timur

Minyakita Jadi Sorotan, Pemkab Kotim Sidak Pabrik dan Distribusi untuk Tekan Inflasi

Jumat, 12 Juni 2026
Load More
Next Post

Di Tengah Kenaikan BBM, Pemkab Kotim Perkuat Kerja Sama Layanan dengan Pertamina

Akses Sulit di Seranau, Pemkab Siapkan Ambulans hingga Dukungan Transportasi Sungai

Siraman Rohani Jadi Pengingat Moral ASN dalam Pelayanan Publik

17 Calon Paskibraka Disiapkan Wakili Kotim ke Seleksi Provinsi

Progres RTH Ex - Disnakertrans Capai 45 Persen, Penyelesaian Dikebut Hingga Akhir Tahun

Discussion about this post

Banner

PILIHAN EDITOR

Pendidikan Tinggi Kian Mahal, Akses Rakyat Kian Terbatas

Minggu, 14 Juni 2026

178 Penumpang Antar Super Air Jet Mendarat Perdana di Sampit, Otoritas Bandara Minta Penerbangan Dijaga Berkelanjutan

Jumat, 12 Juni 2026

Minyakita Jadi Sorotan, Pemkab Kotim Sidak Pabrik dan Distribusi untuk Tekan Inflasi

Jumat, 12 Juni 2026

Penerbangan Baru Lancarkan Arus Barang, Bupati Kotim Temukan Solusi Kendalikan Inflasi

Rabu, 10 Juni 2026

Bazar UMKM Dorong Produk Lokal Tembus Pasar Luar Daerah

Rabu, 10 Juni 2026

Polda Kalteng Ungkap 121 Kasus Kejahatan Jalanan Selama 2026, 233 Tersangka Berhasil Diamankan

Sabtu, 30 Mei 2026

  • Hakim Nyatakan Penangkapan Tidak Sah, Rudiyanto Resmi Bebas dari Tahanan

    12227 shares
    Share 4891 Tweet 3057
  • TPP Bukan Hak bagi ASN

    5949 shares
    Share 2380 Tweet 1487
  • Ini Jadwal Libur Siswa saat Bulan Ramadhan

    4269 shares
    Share 1708 Tweet 1067
  • 317.000 Hektare Kebun Sawit Behasil Disita Satgas PKH

    3799 shares
    Share 1520 Tweet 950
  • Satgas PKH Dari Jakarta Akan Mendarat di Sampit, Tinjau Penyitaan Lahan Perusahaan Nakal

    3618 shares
    Share 1447 Tweet 905
  • Kunjungi Kalteng, Kasum TNI Pantau Langsung Penyitaan Lahan Satgas Garuda di Kotim

    2782 shares
    Share 1113 Tweet 696
  • PT HMBP dan Polda Kalteng Didenda Rp 335 Juta

    2363 shares
    Share 945 Tweet 591
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman
  • Kontak
COPYRIGHT © 2018-2023 MATA KALTENG. ALL RIGHT RESERVED.
PROUDLY POWERED BY TEKNO HOLISTIK.
TENTANG KAMI  |  PEDOMAN  |  DISCLAIMER
KEBIJAKAN PRIVASI  |  KONTAK
© 2018-2023 MATA KALTENG. ALL RIGHT RESERVED.
PT RAJA DIGITAL MEDIA
JL. BUMI RAYA I, PERUM.ZAHRANA, RT.01/RW.01
KEL. BAAMANG BARAT, KEC. BAAMANG
SAMPIT, KOTAWARINGIN TIMUR, KALIMANTAN TENGAH
PROUDLY POWERED BY TEKNO HOLISTIK

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • News
  • Daerah
    • Kalimantan Tengah
    • Palangka Raya
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Legislatif
    • DPRD Kalimantan Tengah
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Seruyan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom
    • Advetorial
    • Opini

COPYRIGHT © 2018-2023 MATA KALTENG
PROUDLY POWERED BY TEKNO HOLISTIK