SAMPIT – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) terus berupaya meningkatkan akses layanan kesehatan di wilayah Kecamatan Seranau yang masih menghadapi kendala infrastruktur, baik jalan darat maupun transportasi sungai.
Bupati Kotim, Halikinnor, mengakui bahwa kondisi geografis menjadi tantangan utama dalam pemerataan layanan kesehatan di wilayah tersebut.
“Kita masih menghadapi kendala transportasi, terutama yang harus melalui jalur air. Memang ada jalur darat, tapi kondisinya belum sepenuhnya baik,” ujarnya, Kamis 23 April 2026.
Meski demikian, ia memastikan bahwa pemerintah terus berupaya melakukan perbaikan, termasuk pembangunan jembatan dan infrastruktur pendukung lainnya.
“Alhamdulillah, tahun ini ada anggaran dari provinsi untuk pembangunan box culvert di beberapa titik jalan menuju wilayah tersebut,” ungkapnya.
Selain perbaikan infrastruktur, Pemkab Kotim juga merencanakan penguatan sarana layanan kesehatan, seperti pengadaan ambulans untuk mempercepat rujukan pasien dari wilayah terpencil ke fasilitas kesehatan yang lebih lengkap.
“Kita perlu menyiapkan ambulans atau sarana transportasi yang bisa menjangkau masyarakat, minimal sampai ke titik tertentu seperti pinggir sungai,” jelas Halikinnor.
Ia menambahkan, untuk wilayah yang masih mengandalkan transportasi air, pemerintah tidak akan menghilangkan aktivitas penyeberangan yang sudah berjalan, melainkan mengoptimalkan dukungan yang ada.
“Penyeberangan di sana berjalan 24 jam dan menjadi bagian dari aktivitas masyarakat. Jadi kita tidak mematikan itu, tapi bagaimana pelayanan kesehatan tetap bisa menjangkau masyarakat dengan cepat,” katanya.
Menurutnya, solusi yang disiapkan bisa berupa integrasi antara layanan darat dan sungai, sehingga pasien tetap dapat dirujuk dengan efektif ke fasilitas kesehatan lanjutan.
“Yang penting bagaimana pasien bisa cepat sampai ke tempat pelayanan, baik lewat darat maupun air,” tegasnya.
Langkah ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk memastikan pelayanan kesehatan dapat diakses seluruh masyarakat, termasuk di wilayah dengan kondisi geografis yang menantang.
Dengan kombinasi pembangunan infrastruktur dan penyediaan sarana transportasi kesehatan, Pemkab Kotim berharap kualitas layanan kesehatan di daerah terpencil seperti Seranau dapat terus meningkat dan lebih merata.
(dia/matakalteng)




















Discussion about this post