PALANGKA RAYA – Pembangunan ruang terbuka hijau (RTH) di kawasan eks Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kalimantan Tengah tetap berjalan di tengah kebijakan efisiensi anggaran, tanpa perubahan signifikan pada konsep awal.
Kepala Dinas PUPR Kalteng, Juni Gultom, memastikan desain pembangunan tidak mengalami revisi, namun justru akan diperkuat dengan konsep penghijauan yang lebih maksimal. “Tetap sesuai desain awal. Hanya ada penambahan agar lebih berwajah hijau, seperti penambahan pohon dan estetika yang lebih baik,” ujarnya, Kamis 23 April 2026.
Ia mengungkapkan progres pembangunan saat ini telah mencapai sekitar 45 persen. Dengan capaian tersebut, pekerjaan ditargetkan rampung pada akhir tahun 2026. “Sekarang progresnya sekitar 45 persen. Target kita selesai akhir tahun,” katanya.
Menurutnya, keberadaan RTH ini nantinya akan menjadi bagian dari pengembangan kawasan perkotaan yang terintegrasi, khususnya dengan kawasan Bundaran Besar Palangka Raya.
Ia juga membuka kemungkinan peresmian RTH dilakukan bersamaan dengan pengembangan kawasan lain di sekitarnya, termasuk ekskontrak yang berada dalam satu kesatuan wilayah. “Bisa saja nanti diresmikan bersamaan, karena ini menjadi satu kesatuan kawasan dengan Bundaran Besar,” pungkasnya.
(nra/matakalteng)






















Discussion about this post