• Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman
  • Kontak
Sabtu, 13 Juni 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
Mata Kalteng
  • Home
  • News
  • Daerah
    • Kalimantan Tengah
    • Palangka Raya
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Legislatif
    • DPRD Kalimantan Tengah
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Seruyan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom
    • Advetorial
    • Opini
  • Home
  • News
  • Daerah
    • Kalimantan Tengah
    • Palangka Raya
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Legislatif
    • DPRD Kalimantan Tengah
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Seruyan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom
    • Advetorial
    • Opini
Mata Kalteng
  • News
  • Daerah
  • Legislatif
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom

Beranda » Bulog Tegaskan Tidak Ada Pengurangan Pasokan Minyakita, Distribusi Hanya Dibagi Lebih Merata ke Mitra

Bulog Tegaskan Tidak Ada Pengurangan Pasokan Minyakita, Distribusi Hanya Dibagi Lebih Merata ke Mitra

Jumat, 12 Juni 2026
in Kotawaringin Timur
A A
Foto:DIAN/MATA KALTENG - sidak dan pengawasan terhadap distribusi kebutuhan pokok, khususnya LPG dan minyak goreng Minyakita oleh Pemda Kotim, 12 Juni 2026.

Foto:DIAN/MATA KALTENG - sidak dan pengawasan terhadap distribusi kebutuhan pokok, khususnya LPG dan minyak goreng Minyakita oleh Pemda Kotim, 12 Juni 2026.

Share on FacebookShare on Twitter

SAMPIT – Perum Bulog Sub Divisi Regional Sampit menegaskan tidak ada pengurangan pasokan Minyakita kepada para mitra penyalur di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Berkurangnya jumlah barang yang diterima sebagian mitra belakangan ini terjadi karena jumlah mitra yang dilayani terus bertambah sehingga distribusi harus dibagi secara merata.

 

Baca juga berita lainnya

163 Jemaah Haji Kotim Tiba di Sampit, Seluruhnya Dilaporkan dalam Kondisi Sehat

Bupati Kotim Sebut Kehadiran Super Air Jet Buka Peluang Investasi dan Umrah dari Sampit

Sampit Jadi Kota ke-36 Jaringan Super Air Jet, Penumpang Kini Bisa Terhubung ke Puluhan Kota dengan Satu Tiket

178 Penumpang Antar Super Air Jet Mendarat Perdana di Sampit, Otoritas Bandara Minta Penerbangan Dijaga Berkelanjutan

Asisten Manajer Bisnis Bulog Sub Divisi Regional Sampit, Agung, mengatakan kebijakan tersebut dilakukan agar seluruh mitra memperoleh kesempatan yang sama dalam mendapatkan pasokan Minyakita dan tidak menimbulkan kecemburuan di lapangan.

 

“Sebenarnya bukan pengurangan ke mitranya. Cuma mitranya sekarang bertambah banyak. Jadi supaya stok yang ada bisa merata ke setiap mitra. Jangan sampai muncul kecemburuan, kenapa hanya mitra ini yang dilayani atau mitra itu yang dilayani,” ujarnya, Jumat 12 Juni 2026.

 

Menurut Agung, Bulog saat ini memprioritaskan penyaluran kepada mitra yang masuk dalam pencatatan program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) serta mitra yang berada di kawasan pasar tradisional.

 

“Fokus kami adalah mitra yang masuk dalam pencatatan pasar. Kemudian sekarang juga ada mitra-mitra baru di area pasar yang jumlahnya semakin banyak. Karena itu stok yang datang harus dibagi supaya semua mendapatkan bagian,” katanya.

 

Ia menegaskan bahwa kondisi yang terjadi saat ini bukanlah kekurangan stok Minyakita. Keluhan yang muncul di masyarakat lebih disebabkan oleh keterlambatan kedatangan barang ke sejumlah titik distribusi.

 

“Sebenarnya kekurangan itu tidak ada. Yang ada hanya keterlambatan kedatangan. Untuk Bulog Kotim sendiri pasokannya bukan dari PT Sukajadi Sawit Mekar, tetapi dilayani dari PT CBU di Kotawaringin Barat,” jelasnya.

 

Agung menerangkan, sistem distribusi Minyakita di Kalimantan Tengah telah diatur berdasarkan pertimbangan efisiensi biaya angkut dan jangkauan wilayah pelayanan. Saat ini Bulog harus melayani 13 kabupaten dan satu kota di Kalimantan Tengah dengan jumlah pabrik produsen yang terbatas.

 

“Kami di Bulog Kalimantan Tengah melayani 13 kabupaten dan satu kota. Sementara pabrik produsen yang menjadi sumber pasokan hanya ada di Kotim dan Kotawaringin Barat. Karena itu distribusinya diatur berdasarkan lokasi yang paling efisien,” ujarnya.

 

Menurut dia, PT Sukajadi Sawit Mekar di Kotim saat ini lebih banyak melayani kebutuhan Bulog wilayah timur Kalimantan Tengah seperti Palangka Raya, Kapuas dan sejumlah kabupaten di kawasan DAS Barito.

 

“Untuk SSM ini melayani daerah timur seperti Palangka Raya, Kapuas dan Barito. Sedangkan Bulog Kotim mendapatkan pasokan dari pabrik di Kotawaringin Barat. Itu dilakukan agar biaya distribusi lebih efisien dan merata,” katanya.

 

Agung menjelaskan strategi tersebut penting agar harga jual Minyakita tetap dapat dijaga sesuai ketentuan pemerintah meskipun harus menjangkau daerah-daerah yang memiliki biaya transportasi tinggi.

 

“Kalau misalnya Bulog Barito Utara harus mengambil barang dari pabrik yang terlalu jauh, tentu biaya distribusinya akan membengkak. Nanti akan sulit menjual dengan harga yang tetap sesuai ketentuan. Karena itu kami mengatur distribusi berdasarkan pabrik yang paling dekat dengan wilayah pelayanan,” tuturnya.

 

Selain faktor distribusi, Agung mengakui pasokan Minyakita juga dipengaruhi oleh kuota Domestic Market Obligation (DMO) yang ditetapkan pemerintah kepada perusahaan sawit.

 

“Kuota itu sifatnya variatif. Sesuai dengan DMO dari ekspor. Ketika ekspor menurun maka kuota DMO juga ikut menurun. Sebaliknya ketika ekspor tinggi, kuota DMO juga meningkat sehingga produksi Minyakita lebih banyak,” jelasnya.

 

Meski demikian, Bulog memastikan stok Minyakita untuk wilayah Kalimantan Tengah tetap tersedia dan terus didistribusikan ke seluruh mitra yang telah terdaftar. Menurutnya, langkah pemerataan distribusi justru dilakukan agar tidak ada wilayah maupun pedagang yang mengalami kekosongan pasokan.

 

“Kami punya strategi supaya setiap daerah tidak ada yang kosong stoknya dan tetap bisa menjual Minyakita sesuai harga yang ditetapkan pemerintah,” katanya.

 

Agung menilai persoalan yang perlu menjadi perhatian bersama saat ini bukan hanya soal ketersediaan barang, tetapi juga pengawasan harga jual di tingkat pengecer. Sebab setelah barang keluar dari jaringan distribusi resmi, harga yang diterapkan pedagang sering kali bervariasi.

 

“Yang perlu menjadi perhatian adalah pemerataan distribusi dan kewajaran harga di tingkat pengecer. Karena masyarakat yang merasakan langsung adalah harga yang dijual di lapangan,” pungkasnya.

 

(dia/matakalteng)

Share1Tweet1SendShareShareSendScan
ad-space
Previous Post

Produksi Menurun, PT Sukajadi Sawit Mekar Fokuskan Pasokan Minyakita ke Bulog

Next Post

178 Penumpang Antar Super Air Jet Mendarat Perdana di Sampit, Otoritas Bandara Minta Penerbangan Dijaga Berkelanjutan

Berita Terkait

Kotawaringin Timur

163 Jemaah Haji Kotim Tiba di Sampit, Seluruhnya Dilaporkan dalam Kondisi Sehat

Jumat, 12 Juni 2026
Kotawaringin Timur

Bupati Kotim Sebut Kehadiran Super Air Jet Buka Peluang Investasi dan Umrah dari Sampit

Jumat, 12 Juni 2026
Kotawaringin Timur

Sampit Jadi Kota ke-36 Jaringan Super Air Jet, Penumpang Kini Bisa Terhubung ke Puluhan Kota dengan Satu Tiket

Jumat, 12 Juni 2026
Kotawaringin Timur

178 Penumpang Antar Super Air Jet Mendarat Perdana di Sampit, Otoritas Bandara Minta Penerbangan Dijaga Berkelanjutan

Jumat, 12 Juni 2026
Kotawaringin Timur

Minyakita Jadi Sorotan, Pemkab Kotim Sidak Pabrik dan Distribusi untuk Tekan Inflasi

Jumat, 12 Juni 2026
Kotawaringin Timur

Penerbangan Baru Lancarkan Arus Barang, Bupati Kotim Temukan Solusi Kendalikan Inflasi

Rabu, 10 Juni 2026
Load More
Next Post

178 Penumpang Antar Super Air Jet Mendarat Perdana di Sampit, Otoritas Bandara Minta Penerbangan Dijaga Berkelanjutan

Sampit Jadi Kota ke-36 Jaringan Super Air Jet, Penumpang Kini Bisa Terhubung ke Puluhan Kota dengan Satu Tiket

Bupati Kotim Sebut Kehadiran Super Air Jet Buka Peluang Investasi dan Umrah dari Sampit

163 Jemaah Haji Kotim Tiba di Sampit, Seluruhnya Dilaporkan dalam Kondisi Sehat

Discussion about this post

Banner

PILIHAN EDITOR

178 Penumpang Antar Super Air Jet Mendarat Perdana di Sampit, Otoritas Bandara Minta Penerbangan Dijaga Berkelanjutan

Jumat, 12 Juni 2026

Minyakita Jadi Sorotan, Pemkab Kotim Sidak Pabrik dan Distribusi untuk Tekan Inflasi

Jumat, 12 Juni 2026

Penerbangan Baru Lancarkan Arus Barang, Bupati Kotim Temukan Solusi Kendalikan Inflasi

Rabu, 10 Juni 2026

Bazar UMKM Dorong Produk Lokal Tembus Pasar Luar Daerah

Rabu, 10 Juni 2026

Polda Kalteng Ungkap 121 Kasus Kejahatan Jalanan Selama 2026, 233 Tersangka Berhasil Diamankan

Sabtu, 30 Mei 2026

Raih WTP Ke-12 Beruntun, Bukti Komitmen Pemkab Kotim Kelola Keuangan Secara Transparan

Jumat, 29 Mei 2026

  • Hakim Nyatakan Penangkapan Tidak Sah, Rudiyanto Resmi Bebas dari Tahanan

    12227 shares
    Share 4891 Tweet 3057
  • TPP Bukan Hak bagi ASN

    5949 shares
    Share 2380 Tweet 1487
  • Ini Jadwal Libur Siswa saat Bulan Ramadhan

    4269 shares
    Share 1708 Tweet 1067
  • 317.000 Hektare Kebun Sawit Behasil Disita Satgas PKH

    3799 shares
    Share 1520 Tweet 950
  • Satgas PKH Dari Jakarta Akan Mendarat di Sampit, Tinjau Penyitaan Lahan Perusahaan Nakal

    3617 shares
    Share 1447 Tweet 904
  • Kunjungi Kalteng, Kasum TNI Pantau Langsung Penyitaan Lahan Satgas Garuda di Kotim

    2782 shares
    Share 1113 Tweet 696
  • PT HMBP dan Polda Kalteng Didenda Rp 335 Juta

    2363 shares
    Share 945 Tweet 591
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman
  • Kontak
COPYRIGHT © 2018-2023 MATA KALTENG. ALL RIGHT RESERVED.
PROUDLY POWERED BY TEKNO HOLISTIK.
TENTANG KAMI  |  PEDOMAN  |  DISCLAIMER
KEBIJAKAN PRIVASI  |  KONTAK
© 2018-2023 MATA KALTENG. ALL RIGHT RESERVED.
PT RAJA DIGITAL MEDIA
JL. BUMI RAYA I, PERUM.ZAHRANA, RT.01/RW.01
KEL. BAAMANG BARAT, KEC. BAAMANG
SAMPIT, KOTAWARINGIN TIMUR, KALIMANTAN TENGAH
PROUDLY POWERED BY TEKNO HOLISTIK

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • News
  • Daerah
    • Kalimantan Tengah
    • Palangka Raya
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Legislatif
    • DPRD Kalimantan Tengah
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Seruyan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom
    • Advetorial
    • Opini

COPYRIGHT © 2018-2023 MATA KALTENG
PROUDLY POWERED BY TEKNO HOLISTIK