SAMPIT – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur menargetkan peningkatan keselamatan lalu lintas malam hari melalui proyek pemasangan Penerangan Jalan Umum (PJU) di kawasan perkotaan. Salah satu ruas prioritas adalah Jalan Kapten Mulyono di Kota Sampit, yang direncanakan mulai dikerjakan pada 2026 dengan alokasi anggaran sekitar Rp2 miliar lebih.
Kepala Dinas Perhubungan Kotawaringin Timur, Raihansyah, menyampaikan bahwa pemasangan PJU akan membentang dari Simpang MT Haryono hingga pertigaan Jalan Lingkar Selatan. “Kami berharap anggaran ini tidak lagi mengalami pemangkasan agar proyek benar-benar terealisasi dan masyarakat bisa merasakan dampaknya, terutama pada malam hari,” ujarnya, Minggu 15 Februari 2026.
Dalam proses perencanaan, Dishub sempat mengkaji penggunaan PJU berbasis tenaga surya. Namun, opsi tersebut dinilai memiliki risiko teknis dan pembiayaan jangka panjang, mulai dari usia baterai yang terbatas hingga potensi kerusakan dan kehilangan komponen. “Karena itu, pemerintah akhirnya memilih sistem PJU konvensional yang terhubung dengan jaringan listrik PLN karena lebih efisien dari sisi perawatan dan biaya,”ucapnya.
Raihansyah menjelaskan, PJU listrik dinilai lebih sederhana dalam pemeliharaan karena umumnya hanya membutuhkan penggantian bohlam jika terjadi gangguan. Selain itu, nilai investasinya lebih rendah dibandingkan PJU surya yang sebelumnya diproyeksikan menelan biaya hingga Rp3 miliar. Pada tahap pelaksanaan, Dishub Kotim merencanakan pemasangan sekitar 82 tiang PJU di satu sisi Jalan Kapten Mulyono dengan jarak antar tiang sekitar 40–50 meter.
“Perencanaan teknis ditargetkan rampung pada triwulan II 2026, sementara pekerjaan fisik diproyeksikan berlangsung pada triwulan III atau sekitar Juli hingga September,” tegasnya. Untuk biaya operasional listrik, Dishub memperkirakan kebutuhan anggaran bulanan berkisar Rp10–15 juta, mengacu pada konsumsi PJU di ruas Jalan Pramuka–Pemuda yang memiliki jumlah tiang hampir serupa. Pemerintah berharap kehadiran PJU baru ini dapat meningkatkan rasa aman sekaligus mendukung aktivitas ekonomi warga pada malam hari.
(dia/matakalteng)




















Discussion about this post