SAMPIT – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kotawaringin Timur menyalurkan bantuan air bersih kepada warga Desa Bagendang Permai, Kecamatan Mentaya Hilir Utara, sebagai respons cepat atas permohonan masyarakat yang mengalami kesulitan air bersih, terutama saat musim kemarau.
Penyaluran ini dilakukan melalui pengoperasian lima unit water tank dengan total kapasitas 22 ribu liter.
Kepala Pelaksana BPBD Kotim, Multazam, mengatakan bahwa bantuan tersebut merupakan tindak lanjut dari surat permohonan yang baru diterima pihaknya sehari sebelumnya.
“Giat hari ini, telah diluncurkan lima unit water tank dengan total kapasitas 22 ribu liter untuk Desa Bagendang Permai. Baru kemarin surat permintaan kami terima, dan hari ini langsung kita tindak lanjuti,” ujarnya, Kamis 29 Januari 2026.
Ia menjelaskan, permohonan bantuan air bersih tersebut diajukan oleh Pemerintah Desa Bagendang Permai untuk warga RT 001 RW 001, khususnya di kawasan Jalan Anang Asran. Wilayah tersebut hingga kini belum terlayani jaringan PDAM, sehingga warga hanya mengandalkan air hujan dan air sungai untuk kebutuhan sehari-hari.
“Kondisi ini tentu sangat menyulitkan warga, apalagi saat musim kemarau. Karena itu, pemerintah desa bersama masyarakat mengajukan permohonan bantuan air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, dengan kebutuhan sekitar lima tangki air,” jelas Multazam.
Bantuan air bersih yang disalurkan tersebut diperuntukkan bagi 18 kepala keluarga di Desa Bagendang Permai. Tim distribusi air bersih BPBD Kotim telah tiba di wilayah Kecamatan Mentaya Hilir Utara dan melakukan penyaluran langsung kepada warga yang membutuhkan.
Selain penyaluran di Desa Bagendang Permai, BPBD Kotim juga menerima surat permohonan bantuan air bersih dari Desa Regei Lestari, Kecamatan Teluk Sampit. Permohonan tersebut diajukan menyusul adanya keluhan masyarakat terkait ketersediaan air bersih yang semakin terbatas.
Dalam surat permohonan tersebut, Pemerintah Desa Regei Lestari meminta bantuan air bersih untuk 77 kepala keluarga. Adapun kebutuhan air bersih yang diajukan sebanyak empat unit tangki dengan total kapasitas 20 ribu liter, yang akan disalurkan ke beberapa titik lokasi yang membutuhkan.
Multazam menyampaikan bahwa untuk penyaluran bantuan ke Desa Regei Lestari, pihaknya akan berkoordinasi langsung dengan kepala desa setempat terkait lokasi dan tata cara distribusi agar penyaluran berjalan tertib dan tepat sasaran.
“Rencananya, besok akan kita distribusikan ke Desa Regei Lestari. Hari ini kami lakukan persiapan, mulai dari pengisian ulang air hingga penambahan bahan bakar minyak untuk armada,” katanya.
BPBD Kotim menegaskan komitmennya untuk terus merespons cepat setiap permohonan bantuan air bersih dari masyarakat, terutama di wilayah-wilayah yang belum terjangkau layanan PDAM dan rawan mengalami krisis air bersih saat musim kemarau.
Melalui penyaluran bantuan ini, BPBD Kotim berharap kebutuhan dasar masyarakat dapat terpenuhi dan aktivitas sehari-hari warga tetap berjalan normal, sembari menunggu solusi jangka panjang terkait penyediaan akses air bersih yang lebih permanen di wilayah-wilayah terdampak.
(dia/matakalteng)




















Discussion about this post