SAMPIT – Kontingen Kabupaten Kotawaringin Timur resmi diberangkatkan untuk mengikuti Festival Tandak Intan Kaharingan ke-12 tingkat Provinsi Kalimantan Tengah yang digelar di Muara Teweh. Sebanyak 72 orang ikut dalam rombongan, terdiri dari sekitar 54 peserta, sisanya pendamping, official, serta pelatih.
Ketua Kontingen sekaligus Ketua Lembaga Tandak Intan Kotim, Agus Sanang, menyampaikan bahwa persiapan dilakukan selama kurang lebih satu bulan.
“Peserta yang berangkat hari ini dari Kontingen Kotim untuk mengikuti Festival Tandak Intan Kaharingan ke-12 jumlahnya 72 orang. Persiapan kita sekitar satu bulan, mengingat kontingen ini adalah juara satu seleksi festival tingkat kabupaten tahun 2024 lalu,” ujarnya, Jumat 21 November 2025.
Ia menambahkan, delapan cabang lomba yang diikuti yaitu tandak, mandayu, mandehen, karungut, tari, mangutip basarah, membaca kitab suci, serta satu cabang lainnya sesuai agenda resmi panitia provinsi.
Terkait target prestasi, Agus menegaskan bahwa kondisi kontingen tahun ini berbeda dibanding tahun sebelumnya.
“Kalau dari 100 persen kontingen semestinya hampir 200 orang, tapi yang berangkat hanya 72. Kita tidak memasang target muluk-muluk karena jumlah peserta terbatas. Tapi paling tidak, seperti tahun 2024, kita pertahankan juara umum ketiga,” jelasnya.
Selain jumlah peserta, kontingen juga menghadapi tantangan anggaran dan jarak tempuh menuju lokasi kegiatan.
Agus menyebut, tahun ini anggaran masih terbatas, sementara perjalanan menuju Kabupaten Barito Utara diperkirakan memakan waktu 12 hingga 15 jam.
“Kegiatan berlangsung sekitar lima hari di luar perjalanan, mulai 23 sampai 27 November 2025,” tambahnya.
Dengan segala keterbatasan, kontingen Kotim tetap optimis dapat memberikan penampilan terbaik dan membawa pulang prestasi membanggakan bagi daerah.
(dia/matakalteng)














Discussion about this post