SAMPIT – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) melaksanakan kegiatan pembinaan kepada TP-PKK kecamatan di wilayah Kecamatan Antang Kalang. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Ketua TP-PKK Kabupaten Kotim, Khairiah Halikinnor, yang juga menyampaikan arahannya kepada seluruh kader PKK di tingkat kecamatan dan desa.
Dalam sambutannya, Khairiah menyampaikan rasa syukur karena dapat berkumpul bersama para kader dalam rangka memperkuat komitmen terhadap tugas pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga. Ia menegaskan bahwa pembinaan ini merupakan bagian penting dari sistem kerja PKK yang dilaksanakan secara berjenjang, dari kabupaten hingga desa.
“Kami tekankan kembali tugas utama TP-PKK Kecamatan yaitu membina PKK Desa dan Kelurahan, merencanakan, menggerakkan, hingga memotivasi demi terlaksananya 10 Program Pokok PKK,” ujar Khairiah, Jumat 7 November 2025.
Lebih lanjut, ia menegaskan pentingnya kemitraan antara TP-PKK dengan pemerintah daerah. Menurutnya, keberhasilan program pemberdayaan keluarga tidak dapat berjalan maksimal tanpa dukungan lintas sektor.
“Kemitraan ini harus terus terjalin dan ditingkatkan, karena TP-PKK adalah mitra pemerintah yang mempercepat capaian pembangunan. Dukungan penuh dari Bapak Camat dan Kepala SOPD terkait sangat diharapkan agar Gerakan PKK di lapangan berjalan sukses,” jelasnya.
Ia juga menyoroti sejumlah fokus kerja TP-PKK di lapangan, mulai dari peningkatan derajat kesehatan masyarakat, pemberantasan rumah tidak layak huni, hingga penguatan ekonomi keluarga melalui pelatihan dan pengembangan UMKM.
“Semua kegiatan ini harus dilakukan secara terarah dan berkelanjutan agar manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat,” tambahnya.
Menutup arahannya, Hj. Khairiah mengajak seluruh kader PKK untuk terus bekerja dengan semangat dan keikhlasan, mengutamakan nilai-nilai kerelawanan dalam setiap kegiatan.
“Mari kita laksanakan amanah ini dengan penuh keikhlasan dan profesionalisme, mengutamakan sifat relawan yang peduli pada kesejahteraan keluarga di Kotim,” pungkasnya.
(dia/matakalteng)




















Discussion about this post