SAMPIT — Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mulai merumuskan skema pembangunan jalan secara terencana dan berkelanjutan. Kepala Dinas SDABMBKPRKP Kotim, Mentana Dhinar Tistama, menyatakan bahwa pihaknya akan melakukan inventarisasi terhadap seluruh usulan kepala desa sebagai dasar penentuan prioritas pembangunan ke depan.
“Kita akan melakukan inventarisasi terhadap seluruh masukan yang telah disampaikan oleh para kepala desa. Hal tersebut menjadi bahan pertimbangan penting untuk menentukan prioritas pembangunan jalan ke depan, khususnya dalam kondisi anggaran yang terbatas,” ujar Mentana, Selasa 22 Juli 2025.
Ia menyebutkan, Pemkab juga membuka peluang pendanaan alternatif di luar APBD, termasuk melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Menurutnya, pelaksanaan program tersebut akan dirumuskan bersama antara DPRD, OPD teknis, dan pemerintah kecamatan.
“Nanti kita akan rumuskan bersama seperti apa skemanya, bagaimana pelaksanaannya. DPRD akan bersinergi dengan pihak kecamatan dan perangkat daerah (OPD) terkait,” jelasnya.
Menyoal kemampuan fiskal daerah, Mentana mengungkapkan bahwa pada APBD murni tahun ini terjadi efisiensi anggaran sekitar Rp133 miliar. Namun pada perubahan anggaran, Kotim memperoleh tambahan alokasi sekitar Rp43 miliar yang akan didistribusikan ke seluruh wilayah.
“Alhamdulillah pada anggaran perubahan kita mendapat tambahan sekitar Rp43 miliar yang dialokasikan untuk seluruh wilayah Kotim. Meski prioritas utama masih di wilayah dalam kota, namun daerah-daerah lain tetap mendapatkan alokasi, termasuk Kecamatan Tualan Hulu,” tambahnya.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya perencanaan pembangunan jalan yang matang agar tidak lagi dilakukan secara tambal sulam. Tahun ini, pemerintah daerah fokus pada perencanaan teknis sebagai tahap awal pelaksanaan pembangunan tahun depan.
“Kita ingin pembangunan jalan benar-benar terencana dengan baik. Tahun ini akan dimulai tahap perencanaan, termasuk menentukan jenis konstruksi jalan yang sesuai dengan kondisi medan di lapangan. Harapannya, tahun depan kita bisa melaksanakan pembangunan secara optimal,” tutup Mentana.
(dia/matakalteng)




















Discussion about this post