SAMPIT – 18 hari menjelang hari raya Idul Fitri tahun 2025, pemudik sudah mulai memadati keberangkatan melalui Pelabuhan Sampit. Bahkan per 12 Maret 2025 ini, Kapal KM Lawit dari PT Pelni mengangkut hingga 1.134 penumpang dengan tujuan Sampit-Surabaya.
“Kita memperkirakan puncak mudik lebaran mulai tanggal 20 hingga 28 Maret 2025, dan untuk tanggal 24 Maret 2025 kita ada program mudik gratis yang tiketnya sudah habis terjual,”kata Kepala Cabang (Kacab) PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) Sampit, Nafilah, Rabu 12 Maret 2025.
Menurutnya, saat ini aktivitas penumpang yang bepergian dengan kapal laut memang sudah mulai ramai. Bahkan pihaknya menyediakan 5 hingga 6 call untuk arus mudik dan 5 hingga 6 call juga untuk arus balik.
“PT Pelni cabang Sampit menyiapkan tiga unit kapal untuk arus mudik ini, pertama KM Lawit, dan kapal perbantuan dari pusat, yakni KM Lauser dan KM Kalimutu,” bebernya.
Yang mana diketahui, KM Lawit berkapasitas 912 penumpang, KM Leuser berkapasitas 962 penumpang dan KM Kalimutu berkapasitas 912 penumpang. Namun untuk arus mudik ini, Kementerian Perhubungan memberikan dispensasi kapasitas dengan maksimal 1.500 penumpang.
Tambah Nafilah, PT Pelni menyediakan sedikitnya 11 jadwal keberangkatan, mengingat kapal KM Kalimutu yang belum turun docking dan ditarget akan beroperasi pada 15 Maret 2025 mendatang.
“Jika dibandikan dari tahun 2024, penjualan tiket kapal laut mengalami kenaikan 30 hingga 50 persen. Sementara untuk harga tiket sendiri, PT Pelni sendiri menyesuaikan tarif tiket keberangkatan kapal laut berdasarkan keputusan dari Kementerian Perhubungan,” tandasnya.
kapal Kelimutu berkapasitas 912 penumpang, sedangkan untuk Lauser berkapasitas 962 penumpang. Namun untuk arus mudik ini ada dispensasi kapasitas dari Kementerian Perhubungan, yaitu maksimal sekitar 1.500 penumpang.
(dia/matakalteng)




















Discussion about this post