SAMPIT – Dalam upaya mendukung ketahanan pangan nasional sesuai dengan instruksi pemerintah pusat, Desa Patai, Kecamatan Cempaga, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), bersiap meluncurkan program ketahanan pangan yang berfokus pada pertanian. Kepala Desa Patai, Hendrik K., menyampaikan bahwa salah satu komoditas unggulan yang akan dikembangkan adalah jagung.
“InsyaAllah, dalam waktu dekat program ketahanan pangan akan kami laksanakan. Jagung menjadi prioritas utama, sementara komoditas lainnya masih dalam tahap pembahasan bersama dengan RT dan RW setempat,” ujar Hendrik. Selasa, 14 Januari 2025.
Hendrik menambahkan bahwa program ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian desa, dengan hasil panen yang akan menjadi sumber penghasilan bagi masyarakat setempat.
“Kami berharap hasil dari program ini tidak hanya mencukupi kebutuhan pangan desa tetapi juga memberikan penghasilan tambahan bagi warga,” lanjutnya.
Selain fokus pada program ketahanan pangan, Hendrik juga menyoroti pelayanan administratif yang diberikan oleh pihak desa kepada masyarakat. Menurutnya, jenis pelayanan yang paling banyak diminta adalah pembuatan surat keterangan tidak mampu (SKTM) dan surat keterangan catatan kepolisian (SKCK) serta surat Keterangan Usaha.
“Di sini, kami banyak melayani masyarakat yang memerlukan surat keterangan tidak mampu dan surat pengantar SKCK serta surat keterangan usaha. Kami juga memberikan surat pengantar untuk berbagai keperluan administrasi,” jelas Hendrik.
Dengan program ketahanan pangan yang akan segera dilaksanakan, Desa Patai berharap dapat menjadi contoh desa yang mandiri dalam bidang pangan serta mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya melalui sektor pertanian. Pemerintah desa juga terus berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi warga, terutama dalam hal administratif yang sangat dibutuhkan.
(gua/matakalteng)




















Discussion about this post