SAMPIT – Wakil Bupati Kotawaringin Timur Irawati menyampaikan laporan pertanggung jawaban (LPJ) pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2023 dalam rapat paripurna di DPRD Kotim. Dalam penyampaiannya, ia merincikan besaran pendapatan hingga belanja pemerintah Kotim selama tahun 2023.
“Penyampaian rancangan LPJ ini merupakan suatu proses dalam rangka menjamin transparansi dan akuntabilitas keuangan daerah, hal ini sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 77 Tahun 2020 Tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Keuangan Daerah,”ujarnya, Senin 10 Juni 2024.
Disebutkannya, adapun gambaran singkat tentang APBD Perubahan Kotim tahun anggaran 2023 yakni pendapatan sebesar Rp 2.297.523.591.136,00, belanja Rp 2.457.932.557.380.00, penerimaan pembiayaan Rp 207.836.047.664.67, pengeluaran pembiayaan Rp 14.510.000.000.00, pembiayaan netto Rp 193.326.047.664.67.
“Yang sudah tercapai selama 2023 yaitu pendapatan Rp 2.100.930.078.345,27 sebesar 91,44 persen, belanja Rp 2.060.149.352.101,42 sebesar 83,82 persen, penerimaan pembiayaan Rp 207.836.047.664.67 sebesar 100 persen, pembiayaan pengeluaran Rp 14.510.000.000.00 sebesar 100 persen, pembiayaan netto Rp 193.326.047.664.67 dan Silpa Rp 234.106.773.908.52,”sebutnya,
Lanjutnya, realisasi PAD Rp.374.879.069.055,27 atau sebesar 69,67% dari target Rp.538.077.621.136,00. Realisasi pajak daerah Rp.190.852.763.606,00 dengan persentase 52,49% dari target Rp. 363.591.294.050,00, realisasi retribusi daerah Rp.13.395.246.190,00 dengan persentase 67.11% dari target Rp.19.959.018.386,00, realisasi pendapatan hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan Rp.1.812.069.557,91 dengan persentase 16.07% dari target sebesar Rp11.276.788.600,00.
Kemudian realisasi pendapatan lain-lain yang sah Rp.168.818.989.701,36 dengan persentase 117,85% dari target Rp. 143.250.520.100.00, realisasi pendaoatan dana transfer Rp.1.339.043.521.376,00 dengan persentase 97,61% dari target Rp.1.371.829.168.000,00, realisasi dana penyesuaian Rp. 176.151.966.000,00 atau 100%, realisasi dana bagi hasil pajak provinsi Rp.208.989.036.277,00 atau 98.83% dari target Rp. 211.464.836.000,00, lain-lain pendapatan yang sah Rp.1.866.485.637,00.
“Sehingga dapat disimpulkan realisasi pendapatan keseluruhan Rp.2.100.930.078.345,27 atau 91,44% dari target Ro.2.297.523 591.136.00,”sebutnya.
Disampaikannya juga terkait belanja yang sudah ditetapkan Rp.2.457.932.557.380,00 hanya mampu direalisasi Rp.2.060.149.352.101,42 atau 83,82% dengan rincian, belanja operasional Rp. 1.537.185.770.843,69 atau 83,92% dari target Rp1.831.660.170.829,00, belanja modal Rp.249.443.369.668.73 atau 80.14% dari target Rp.311.253.155.696.00.
Kemudian belanja tidak terduga Rp.1.809.076.166,00 atau 36,18% dari target Rp.5.000.000.000,00, transfer atau bagi hasil ke desa Rp.271.711.135.423,00 atau 87.64% dari target Rp. 310.019.230.855,00, penerimaan pembiayaan Rp 207.836.047.664,67 atau 100% dan pengeluaran pembiayaan Rp.14.510.000.000,00 atau 100%.
“Demikianlah gambaran singkat pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2023 sebagaimana hasil audit dari BPK perwakilan Kalimantan Tengah,”tutupnya.
(dia/matakalteng)





















Discussion about this post