SAMPIT – Setelah melakukan survei, BPBD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mendapati ada 15 desa yang terendam banjir di wilayah Hulu Kotim khususnya di Kecamatan Telaga Antang, Antang Kalang, Mentaya Hulu dan Tualan Hulu sejak Sabtu 25 Mei 2024 lalu.
“Sampai sekarang banjir masih terjadi. Banjir tersebut merupakan banjir luapan sungai Mentaya di wilayah Kecamatan Tualan Hulu dan Kecamatan Antang Kalang karena adanya curah hujan yang tinggi beberapa waktu lalu,”kata Kapala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kotim, Agus Mulyadi, Selasa 28 Mei 2024.
Lanjutnya, dari pantauan di Desa Tumbang Sangai pada 27 Mei 2024. Banjir Luapan sungai Mentaya menggenangi wilayah bantaran sungai. selain Tumbang Sangai ada desa lainnya yang mengalami banjir.
Adapun desa-desa yang terendam banjir yakni di Kecamatan Telaga Antang tepatnya di Desa Tukang Langit, Desa Rantau Katang, Desa Tumbang Mangkup, Desa Tumbang Boloi, Desa Rantau Sawang, Tumbang Bajenai, Desa Luwuk Kowan, Desa Rantau Sawang dan Desa Rantau Suang.
Sementara di Kecamatan Antang Kalang yaitu di Desa Tumbang Puan, Desa Tumbang Manya dan Desa Sungai Hanya. Kemudian di Kecamatan Mentaya Hulu yakni di Desa Tanjung Jariangau, Desa Bawan dan Kelurahan Kuala Kuayan.
“Dan di mungkinkan masih ada desa lainnya yang terendam banjir namun belum terkonfirmasi, karena keterbatasan akses jalan maupun akses telekomunikasi,”ujarnya.
Ia berharap, situasi ini bisa terkendali. Untuk itu dihimbau kepada masyarakat agar berhati-hati dalam penggunaan listrik, mengamankan harta benda pada daerah tinggi.
Untuk informasi, sebelumnya BPBD Kotim telah melakukan survei ke lokasi banjir bekerjasama dengan Kepala Desa terdampak banjir, Polsek, Koramil, Camat, BWS provinsi Kalteng, Dinas Sosial dan Dinas Pertanian.
(dia/matakalteng)




















Discussion about this post