SAMPIT – Menjelang pesta demokrasi 2024, peran pemilih muda dan pemula menjadi peran besar dalam menyukseskan Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2024. Dimana tercatat pemilih usia 27 sampai 42 tahun mendominasi daftar pemilih di kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).
Hal itu disampaikan oleh Ketua KPU Kotim, Muhammad Rifqi mengatakan bahwa klarifikasi generasi dalam daftar pemilih tetap kabupaten Kotim yang mendominasi saat ini generasi Y dengan usia 27 sampai 42 tahun dengan persentase 36,83% dengan 111,813 pemilih, generasi X dengan usia 43 sampai 58 tahun dengan persentase 28,38 % dengan 86,162 pemilih.
Sedangkan generasi Z dengan usia kurang dari 27 tahun dengan persentase 24,23 % dengan 73,574 pemilih, generasi Baby Boomers usia 59 sampai 77 tahun dengan persentase 9,72 % dengan 29,525 pemilih sementara untuk generasi Pre Baby Boomers usia lebih dari 77 tahun dengan persentase 0,83 % dengan 2,534 pemilih.
“Ini memang jadi tantangan bagi KPU artinya memang dari segi usia tentu generasi x generasi y ini adalah yang tingkat pemilih yang paling besar itu tantangan buat KPU,” kata Rifqi saat diwawancarai, Senin 17 Juli 2023. Kendati demikian dengan banyaknya pemilih pemula ini, ia menyatakan dengan adanya perkembangan dunia digital sekarang ini, itu sangat menguntungkan bagi pihaknya, dimana hal demikian pihak memanfaatkan dunia digital untuk memberikan sosialisasi dengan media digital.
“Saat ini dunia digital perkembangannya sangat pesat seiring dengan pesatnya perkembangan digital, generasi x dan generasi y ini mereka yang memahami digital dan ini keuntungan bagi kita artinya apa, media media sosialisasi melalui digital seperti media sosial, kemudian juga website, termasuk berita-berita online itu juga bisa di akses oleh mereka, ini keuntungan bagi kita, jadi sosialisasi dengan menggunakan media digital itu juga menjadi perhatian bagi KPU untuk meningkatkan partisipasi pemilihnya,” bebernya.
Rifqi juga menjelaskan, untuk target pemilih nasional ditargetkan diatas 70%. Untuk wilayah Kabupaten Kotim sendiri, pada tahun kemarin sampai di angka 76% pemilih pemilu. Dia berharap tingkat partisipasi pemilih ini bisa dipertahankan dengan sosialisasi-sosialisasi terhadap masyarakat. “Untuk pemilih pemula dengan melihat beberapa kali kami turun ke sekolah, minat mereka tinggi karena ini merupakan hal yang baru bagi mereka jadi pemilih pemula terutama mereka yang baru berusia 17 tahun ke atas dan baru pada pemilu yang akan datang pertama kali mencoblos,” jelasnya.
“Kita optimis dengan target nasional partisipasi pemilih di 70% lebih kita bisa mencapai di Kabupaten Kotim melihat pada pemilu yang lalu bahwa angka itu pun telah melewati target dan kita harapkan bahwa sosialisasi-sosialisasi juga bisa dimaksimalkan, bukan hanya KPU sebagai penyelenggara, tapi juga rekan pers termasuk juga ormas termasuk juga unsur-unsur masyarakat lainnya ikut mensosialisasikan pemilu,” tutupnya.
(gus/matakalteng.com)






















Discussion about this post