SAMPIT – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur (Kotim) terus berupaya mewujudkan Desa Mandiri. Hingga kini terdapat 70 desa yang statusnya meningkat menjadi Desa Mandiri pada tahun 2023.
“Dalam kemandirian dan kemajuan desa, kami Pemkab Kotim sangat serius. Ini dibuktikan dengan bertambahnya jumlah Desa Mandiri,” kata Wakil Bupati Kotim Irawati, Senin 17 Juli 2023.
Disebut Irawati, peningkatan jumlah desa mandiri itu sangat signifikan setiap tahunnya. Dari 186 desa di Kabupaten Kotim, yang sudah naik status menjadi desa mandiri pada tahun 2022 baru 7 desa, meningkat menjadi 70 desa mandiri pada tahun 2023.
Keseriusan Pemkab Kotim dalam mewujudkan Desa Mandiri tersebut lantaran strategi membangun ekonomi pinggiran yang memungkinkan warga desa dan kelompok masyarakat miskin di desa memperoleh apa yang mereka inginkan dan perlukan.
Selain itu, pembangunan sarana dan prasarana di segala bidang, upaya pengembangan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat yang semakin lebih terarah dan produktif karena cakupannya hanya berskala desa dan ditangani sendiri oleh desa bersangkutan.
Pengembangan pembangunan lain seperti pengelolaan aset wisata, produk-produk lokal, pengembangan kesempatan kerja, pengembangan kelompok usaha, pengelolaan pasar desa dan sebagainya.
Hal ini akan berdampak pada peningkatan nilai ekonomi desa yang dikelola secara mandiri. Peningkatan di bidang ekonomi tidak lepas dari kemampuan desa membangun perencanaan yang konsisten, partisipatif, dan disepakati dalam dokumen perencanaan dan penganggaran desa (RPJMDesa atau Rencana Kerja Pemerintah Desa dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa).
“Selain itu kami juga mendorong agar setiap desa mempunyai pendapatan asli desa, dan semua bantuan yang diterima dari pihak ketiga atau perusahaan masuk ke dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDesa). Sehingga desa dapat mandiri dan mengurangi ketergantungan terhadap dana transfer dari pusat maupun daerah,” pungkasnya.
(dev/matakalteng.com)





















Discussion about this post